.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

      KOMPAS, JUMAT, 5 NOVEMBER 2010

      Robin Li Yanhong

      Raja Mesin Pencari Internet di China


      "Misi kami adalah memberikan cara-cara terbaik bagi orang banyak untuk mendapatkan informasi. Untuk melakukan ini, kami terlebih dahulu mendengarkan dengan cermat setiap kebutuhan dan keinginan para pengguna."

      OLEH PASCAL S BIN SAJU

      Pendiri, pemilik, dan CEO Baidu Inc, Robin Li Yan­hong, mengucapkan hal itu dengan keyakinan dan percaya diri. Dia telah membukti-kannya melalui Baidu, mesin pencari internet nomor satu di China yang kini melesat ke tiga besar dunia setelah Google dan Yahoo.

      Keingintahuan, inovasi, kreativitas, dan kerja keras telah mengantarnya menjadi orang kaya bam di Negeri Tirai Bambu. Majalah Forbes edisi terbaru, pekan lalu, bahkan memasukkan Robin Li sebagai satu dari dua orang terkaya China selain Zong Qinghou, pengusaha mi-numan ringan.

      Li telah masuk dalam deretan orang kaya di dunia. Dia berada dalam satu rentang daftar orang kaya bersama dengan pendiri Google, mesin pencari internet terbesar di dunia saat ini, Sergey Brin dan Larry Page.

      Kekayaan Li naik hampir tiga kali lipat atau 281 persen men­jadi 7,2 miliar dollar AS tahun lalu. Kekayaan itu mendongkraknya naik ke urutan kedua dari sebelumnya di urutan ke-14 daftar orang kaya China. Setelah Google hengkang dari China, Baidu kian kindong. Keuntungan bersih Baidu naik 112,4 persen per tahun.

       

      Saham Baidu sejak Januari 2005 hingga Juni 2006 melonjak melampaui 50 persen. Pada 2008, sahamnya naik menjadi 62 persen, lalu meroket menjadi 76 persen pada 2009. Mulai Desember 2007, Baidu menjadi perusahaan China pertama da­lam indeks Nasdaq-100.

      Berkat kegigihan Li, Baidu terus memperoleh pangsa pasar di China, terutama lagi karena adanya dukungan dari pemerintah. Pada kuartal ketiga tahun 2010, Baidu menguasai pangsa pasar internet sekitar 73 persen, menyisihkan Yahoo dan Google yang telah tutup untuk pasar domestik China.

      Bermula dari "kebetulan"

      Evolusi Baidu, dan perjalanan Li sebagai pengusaha, merupa-kan contoh keberhasilan di bidang bisnis serta keuletan dan ketabahan seorang pengusaha. China memiliki penduduk 1,3 miliar. Robin Li tahu benar potensi pasar dalam negeri China. Saat ini ada 420 juta pengguna internet di China, atau sekitar sepertiga total penduduknya, dan 70 persen di antaranya ada­lah para pengunjung Baidu.

      Total populasi pengguna in­ternet itu merupakan peluang besar, menjadi saingan AS. Apa-lagi China telah menjadi raksasa ekonomi dunia yang bertumbuh paling cepat. Model Baidu yang dikembangkan Li bekerja super-baik tanpa masalah berarti dan loyal pada kebutuhan pengguna.

      Prestasi bisnis Li bermula da­ri "kebetulan" pada musim panas tahun 1998 di Silicon Valley, Amerika Serikat. Saat itu Eric Xu, seorang ahli biokimia, memperkenalkan rekannya yang pemalu, Robin Li, kepada John Wu yang kemudian menjadi ke-tua tim mesin pencari Yahoo.

      Li, yang ketika itu masih berusia 30 tahun, sedang frustrasi. Dia hanya seorang anggota staf di Infoseek, sebuah mesin pen­cari internet milik Disney. Ko-mitmen Disney untuk mengem-bangkan Infoseek lambat laun terus memudar dan hal itu membuat Li frustrasi hingga ia terdorong untuk menemukan caranya sendiri.

      Setahun setelah piknik ke Si­licon Valley, pada 1999, Li ber­sama Eric Xu lalu mendirikan perusahaan pencari bernama Baidu. Kini, Baidu telah mem-punyai nilai pasar sekitar 3 mi-liar dollar AS, menjadi empat

      Robin Li Yanhong

      « Nama Lain : Li Yanhong atau Robin Li Yanhong

      * Lahir: Yangquan, Provinsi Shanxi, China, 17 Novem­ber 1968

      * Istri: Ma Dongmin, dini-kahi pada tahun 1995

      * Anak: Satu orang

      * Pendidikan:

      - Gelar BSc (Bachelor of Science) dalam Informa­si Manajemen pada tahun 1991 di Universi-tas Peking

      - Gelar MSc (Master of Science) khusus dalam bidang komputer pada tahun 1994 di State University of New York, Buffalo.

      besar website dunia yang paling diminati pengguna internet.

      Nama Baidu terinspirasi oleh sebuah puisi yang ditulis lebih dari 800 tahun silam di China, tepatnya pada masa Dinasti Song yang berkuasa tahun 960-1279 Masehi.

      Baidu, secara literal berarti "ratusan kali", mempresentasi-kan sebuah "pencarian yang gi-gih terhadap apa yang dicita-ci-takan". Baidu adalah puncak da­ri pencarian tiada henti, kerja keras, dan ketabahan dari se­orang yang frustrasi menjadi sukses mengubah hidup serta menjadi salah satu orang ter-kaya di dunia. Dialah Robin Li.

      Untuk meningkatkan penga-laman para pengguna, Li terus melakukan perbaikan produk dan layanannya. "Sebagai con-toh, kami memperkenalkan 'fo-netik' atau 'pin-yin' pencarian yang memungkinkan para peng­guna untuk mengetik kata kunci dalam bahasa China mengguna-kan abjad Inggris," katanya.

      Li berasal dari Yangquan, kita miskin di Provinsi Shanxi, ba-rat daya Beijing. Anak keempat dari lima bersaudara itu dibe-sarkan dalam suasana revolusi budaya China yang brutal.

      Sekalipun penindasan me-ngepungnya, ia fokus pada mi-natnya sebagai pengoleksi prangko. la terlibat pertunjukan opera tradisional dan kegiatan lainnya hingga akhirnya terjun ke dunia komputer.

      Li cukup cerdas ketika masuk perguruan tinggi paling bergengsi di China, Universitas Pe­king. Dia mengambil jurusan il-mu perpustakaan dan berkecimpung dalam ilmu komputer. la mendapat Bachelor of Science (BSc) dalam Informasi Manajemen (1991).

      Setelah lulus, Li meninggalkan tanah airnya yang sedang kacau menyusul peristiwa La-pangan Tiananmen. Dia hijrah ke AS untuk belajar komputer. "Saya mengirimkan lebih dari 20 surat lamaran," katanya.

      Dia kemudian diterima di State University of New York, Buffalo. Setelah meraih gelar Master of Science (MSc) dalam Ilmu Komputer (1994) dan langsung bergabung dengan New Jersey Dow Jones & Com­pany,' Li mengembangkan prog­ram perangkat lunak untuk edisi online The Wall Sreet Journal.

      Selama di AS dia terus meng-ikuti perkembangan teknologi di Silicon Valley. Terobosan me-ngejutkan muncul pada 1996 ketika Li berhasil mengembang­kan mekanisme pencarian yang disebutnya link analysis.

      Li lalu bekerja sebagai staf Infoseek, pelopor internet per-usahaan mesin pencari (1997-1999). Dia juga menjadi konsultan senior untuk IDD In­formation Service (1994-1997). Saat di Infoseek itulah dia me-rasa frustrasi.

      "Lalu lintas Baidu terus me-ningkat. Kami sekarang menjadi mesin pencari nomor satu di China," kata Li bangga.

      (NEW YORK TIMES/AFP/AP)

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Monday, 12 March 2012 07:50  

      Items details

      • Hits: 632 clicks
      • Average hits: 6.9 clicks / month
      • Number of words: 5576
      • Number of characters: 47894
      • Created 7 years and 8 months ago at Monday, 12 March 2012 by Administrator
      • Modified 7 years and 8 months ago at Monday, 12 March 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,798
      • Sedang Online 75
      • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9124949
      DSCF8768.jpg

      Kalender & Agenda

      November 2019
      S M T W T F S
      27 28 29 30 31 1 2
      3 4 5 6 7 8 9
      10 11 12 13 14 15 16
      17 18 19 20 21 22 23
      24 25 26 27 28 29 30

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC