.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Siswa
E-mail

 

KOMPAS, SENIN, 29 AGUSTUS 2005

Implikasi Pemberlakuan Buku Pelajaran Lima Tahun

Oleh: ABDI HUSAIRI NASUTION

Akhirnya pemerintah memberlakukan pemakaian buku teks pelajaran selama lima tahun, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 11 Tahun 2005. Pemberlakuan ini tentu saja disambut hangat dan suka cita oleh para orangtua murid yang selama ini selalu dibebankan oleh biaya buku yang tak bisa dibilang murah.

Meski pemberlakuan tersebut menimbulkan pro dan kontra, namun pemerintah tetap men-jalankan keputusan itu, yang mungkin dianggapnya tepat untuk saat ini. Lantas, bagaimanakah implikasinya bagi dunia pendidikan kita dan industri bu­ku pelajaran selanjutnya?

Bagi dunia pendidikan, kebijakan pemberlakuan buku lima tahun hanya menyelesaikan sedikit persoalan yang selama ini dihadapi orangtua murid. Bahkan, kalau bisa jujur, kebijakan tersebut belum menyentuh pokok persoalan yang selama ini lebih membebani orangtua mu­rid, seperti makin mahalnya ongkos pendaftaran ke suatu sekolah dengan segala tetek bengek biaya plus-plus lainnya di luar buku pelajaran.

Last Updated on Friday, 24 February 2012 09:51 Read more...
 
E-mail

 

KOMPAS 11 September 2008

 

90% Anak Telah Buka Situs Porno

JAKARTA (MI): Dari sebuah penelitian diketahui 90% anak usia 8-16 tahun telah membuka situs porno di internet. Atas dasar itu pemerintah berencana mengembangkan situs yang ramah terhadap anak. Tujuannya untuk menghadang situs porno yang makin marak di internet, dan sedang mengancam keberlangsungan hidup anak Indonesia.

Hal itu dikatakan Ketua Umum Badan Pengurus Nasional Asosiasi Warung Internet Indonesia (Awari) Irwin Day di Jakarta, Jumat (25/7). Rata-rata anak usia 11 ta­hun membuka situs porno untuk pertama kaliriya."Bahkan banyak di antara mereka yang membuka situs porno di sela-sela mengerjakan pekerjaan rumahkata Irwin.Di tingkat global, sekitar 72 juta pengguna internet mengunjungi situs porno setiap bulannya. Saat ini, kata dia, terdapat 4,2 juta situs porno yang tersedia di internet.

Last Updated on Friday, 24 February 2012 09:18 Read more...
 
E-mail

 

M Najibur Rahman

Mahasiswa IAIN Walisongo

Ketekunan Berbuah Penghargaan

Di lingkungan IAIN Walisongo Semarang, ia dianggap penulis paling produktif. Bisa dipastikan, hampir setiap bulan tulisannya muncul di media massa. Lokal maupun nasional. Ya, M Najibur Rahman, begitulah nama yang diberikan orang tuanya.

Pria kelahiran Rembang 4 Juli 1986 ini memang memiliki talenta menulis sejak duduk di bangku sekolah. Setelah bergabung di LPM Justisia Fakultas Syariah IAIN Walisongo, kemampuannya menorehkan makna dalam tinta kian terasah. Ketekunan dalam menulis mengantarkan Najib menjadi juara dalam beberapa kali perlombaan penulisan. Regional maupun na­sional. Bahkan, Depag RI pada 2006 menobatkannya sebagai penulis paling produktif.

Last Updated on Thursday, 23 February 2012 07:40 Read more...
 
E-mail

PIKIRAN RAKYAT, 23 JUNI 2008

 

Kebebasan Memilih Sekolah

 

TAHUN ajaran baru 2008/2009 segera dimulai. Seperti biasanya, anak kembali dipusingkan dengan perburuan sekolah tempat mereka belajar kelak. Selain itu, sering keinginan anak tidak sehaluan dengan cita-cita atau keinginan para orang tua. Hal ini lantaran sebagian orang tua memiliki rencana ideal, yang mesti diterapkan pada anak‑anaknya.

 

Anak dengan demikian tidak memiliki ke­hebasan untuk memi­lih atau menentukan masa depannya sendiri. Misalnya da­lam memilih sekolah, ada anak yang sebenarnya berba­kat di bidang musik, tetapi ka­rena orangtuanya berkeingin­an anaknya menjadi dokter, sang anak dipaksa masuk di jurusan IPA.

Para orang tua, tulis Elkind (1989), selalu berharap agar anaknya menjadi "be special" atau orang Jawa bilang linu­wih ketimbang orang keba­nyakan (be average). Harap­an itu tidak salah. Hanya, orangtua harus menyadari bahwa buah hati mereka ter­lahir dengan sifat, cirri khas, kelemahan, dan kelebihan yang mernbedakan satu de­ngan yang lain. Sayangnya, se­dikit orangtua yang mema­hami hal itu. Mereka lebih sering menjadi penindas atau monster mengerikan, yang merebut, mencabik-cabik imajinasi, ruang batin, dan ci­ta-cita anak. Eksesnya, anak mengalami trauma psikologis yang akan terus membayangi hingga dewasa kelak.

Last Updated on Thursday, 23 February 2012 07:37 Read more...
 


Page 4 of 5

Selamat Datang Sahabat ^_^
Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

Kemiskinan

Literasi Sains & Teknologi

Artikel Pilihan


Artikel Utama

Statistik Anggota

  • Total Anggota 10,797
  • Sedang Online 61
  • Anggota Terakhir Suwardi

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterTotal9124529
DSCF8754.jpg

Kalender & Agenda

November 2019
S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Contoh Proposal

Contoh Proposal

Google+ Facebook Twitter mail SC