.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

       

      Pikiran Rakyat 2-6-2008

       

       

      Proses Belajar Masih Jauh dari Tujuan Pendidikan

       

      BANDUNG,(PR).-

      Proses belajar di Indonesia masih tidak lebih dari mendengar, mencatat, menghafel, dan menjawab soal berbentuk pilihan ganda seperti dalam Ujian Nasional. Hal ini mengakibatkan tidak terwujudnya pembudayaan berbagai kemampuan, nilai, dan sikap dalam diri pelajar di Indonesia yang menjadi tujuan penyelenggaraan pendidikan nasional.

      Hal itu dikemukakan Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Pendidikan Indonesia (PP-ISPI), Prof. Dr.H. Soedijarto, MA, dalam Seminar Nasio­nal dan Temu Karya Pendidik­an ISPI dengan tema "Strategi Penyelenggaraan Pendidikan untuk Mencapai Tujuan Pendi­dikan Nasional". Acara ini diikuti oleh anggota ISPrdari ber­bagai daerah di Indonesia dan berlangsung di Gedung JICA Universitas Pendidikan Indone­sia, Jln. Setiabudhi No. 229 Bandung, Sabtu (31/5).

       

      "Maraknya fenomena tingkah laku koruptif, belum terciptanya penegakan hukum, serta rendahnya budaya demokrasi menunjukkan bahwa cita-cita pendidikan nasional jauh dari tercapai," ujarnya.

      Dijelaskan Soedijarto, sebagaimana tertulis dalam undang-undang, tujuan pendidikan na­sional di antaranya metnbentuk manusia susila, manusia yang bertanggung jawab, manusia

      yang demokratis (UU No. 4 Ta-hun 1950), beriman danbertakwa, berbudi luhur, berakhlak mulia, bertanggung jawab, de­mokratis, (UUNo. 2/1989 dan UU 20/2003).

      Soedijarto juga mengatakan, untuk mencapai tujuan pendi­dikan nasional dibutuhkan pe­nyelenggaraan pendidikan yang memungkinkan peserta didik menghayati pembelajaran sebagai pembudayaan melalui empat pilar, yaitu belajar untuk mengetahui, untuk melakukan, untuk hidup bersama dan un­tuk menjadi sesuatu, bukan hanya mendengar, mencatat, dan menghafal.

      Dia mengatakan, untuk mewujudkan pendidikan dengan kualitas yang baik dibutuhkan kebijakan pemerintah yang ber-pihalk pada pendidikan yaitu dengan menyediakah anggaran dana sekurang-kurangnya 20% dariAPBN.

      Menurut Soedijarto, anggar­an sangat berpengaruh dalam peningkatan infrastruktur sekolah dan kesejahteraan tenaga pendidik, dua faktor yang sa­ngat berperan dalam peningkatan kualitas pendidikan.

      Kesejahteraan tenaga pendi­dik harus menjadi perhatian khusus karena saat ini regenerasi tenaga pengajar terhambat akibat kurangnya tingkat kesejahteraan pengajar. "Sekarang, melihat kesejahteraan guru atau dosen yang kurang terjamin, semakin sedikit generasi muda yang ingui men­jadi pengajar," kata Soedijarto. Selama anggaran untuk pendidikan belum mencukupi, cita-cita mencerdaskan kehidupan bangsa dan memajukan kebudayaan Nasional sebagaimana yang dicita-citakan UUD tidak akan pernah tercapai.

      Sementara itu, anggota Badan Nasional Standar Pendi­dikan (BNSP), Dr. Djaali mengatakan, harus diterapkan sistem evaluasi yang relevan dengan upaya pencapaian tu­juan pendidikan nasional, ya­itu penilaian kognitif melalui evaluasi tertulis dan penilaian akhlak (nonkognitif) yang dilakukan melalui pengamatan setiap hari secara berkesinambungan terhadap peserta didik. (CA-168)***

       

       

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Friday, 24 February 2012 10:26  

      Items details

      • Hits: 466 clicks
      • Average hits: 5 clicks / month
      • Number of words: 707
      • Number of characters: 5818
      • Created 7 years and 10 months ago at Friday, 24 February 2012 by Administrator
      • Modified 7 years and 10 months ago at Friday, 24 February 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,798
      • Sedang Online 79
      • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9126535
      DSCF8761.jpg

      Kalender & Agenda

      December 2019
      S M T W T F S
      1 2 3 4 5 6 7
      8 9 10 11 12 13 14
      15 16 17 18 19 20 21
      22 23 24 25 26 27 28
      29 30 31 1 2 3 4

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC