.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Profil Masyarakat Literasi Indonesia (MLI)
E-mail

Pembukaan


Buku adalah jendela dunia, merupakan pusaka kemanusiaan yang memembuat peradaban berlangsung hingga hari ini. Di dalamnya terkandung jiwa zaman di sepanjang waktu. Ia adalah jendela dunia yang mangandung hikmah masa lalu. Penghargaan terhadapnya adalah pengagungan pada kemajuan bangsa.   Buku adalah memori peradaban manusia. Thomas Carlyle mengatakan “In book lies the soul of the whole past time.” Hanya dengan buku kita dapat mengenggam dunia, menjelajahi seluruh pemikiran dan imajinasi yang terhampar di jagat raya.

Buku bagaikan dunia yang dijilid, seluruh hasil cipta, karsa, dan karya manusia dapat dilestarikan.. Di dalam buku tersimpan rekaman-rekaman teori yang bisa melahirkan suatu teori baru. Bukankah setiap penemuan suatu teori baru selalu dilandasi oleh teori sebelumnya? Sebagaimana yang dikatakan Issac Newton, "Jika saya mampu melihat jauh, maka hal itu disebabkan karena saya berdiri di pundak para jenius terdahulu"

Buku adalah guru yang paling baik karena buku tidak pernah jemu menggurui kita. Ia dengan sabar membimbing dan melayani pembacanya baik yang berkecepatan lamban maupun supercepat. Ia bisa menghampiri kita kapan pun, tidak terikat waktu dan tempat, dan yang pasti menjadikan orang lebih bijaksana. Buku adalah satu-satunya alat untuk mempelajari abad-abad yang sudah lewat. Buku adalah kunci terbaik untuk memahami bangsa-bangsa lain yang belum kita kunjungi.

Akan tetapi, kini jendela dunia itu telah koyak di negeri kita! Maka rakyat pun tidak sanggup  memandangi indahnya wajah dunia yang penuh pesona ini. Dunia yang dapat dilihat adalah dunia yang tersobek dan compang-camping.   Belum cukup sampai disitu. Kekaburan melihat dunia juga diperparah oleh tingkat kerabunan bangsa kami karena dilanda gejala buta aksara di mana-mana. Kesedihanpun kian menjadi dengan melihat  perpustakaan—yang  merupakan taman para pencari hikmah—dikelola  asa-asalan oleh para pustakawan yang hanya berperan sebagai penunggu buku, bukan sebagai garda ilmu pengetahuan.Keadaan tidak akan berubah dengan sendirinya. Perubahan adalah sebuah keniscayaan. Kami merasa terpanggil untuk menjalin  serpihan-serpihan  dan merekatnya  menjadi sebuah jendela dunia yang kokoh  supaya bangsa ini dapat  melihat keindahan dunia. Dilandasi dengan rasa keterpanggilan itulah kami mendirikan perkumpulan lembaga swadaya masyarakat yang dinamai Masyarakat Literasi Indonesia (MLI), untuk mengajak rakyat Indonesia bersama-sama membuka jendela dunia.

Last Updated on Tuesday, 03 January 2012 15:57
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 4

Selamat Datang Sahabat ^_^
Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

Kemiskinan

Literasi Sains & Teknologi

Artikel Pilihan


The Inspirational Librarian



Get the Flash Player to see this player.

time2online Joomla Extensions: Simple Video Flash Player Module

Artikel Utama

Statistik Anggota

  • Total Anggota 5,595
  • Sedang Online 45
  • Anggota Terakhir jeanninezs1

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterTotal9059528
DSCF8794.jpg

Kalender & Agenda

November 2017
S M T W T F S
29 30 31 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 1 2

Contoh Proposal

Contoh Proposal

Google+ Facebook Twitter mail SC