.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail


      Pil Anti Miskin Jangan Terpangku Angka

      Kemiskinan merupakan fenomena jangka panjang sehingga memberdayakan masyarakat Bisa dilakukan secara instan.


      PROGRAM menekan angka kemiskinan di In­donesia masih terpaku pada parameter angka. Bukan. kualitas atau multiplier effect yang dihasilkan. Hal itu tecermin dari sejumlah program pengentasan kemiskinan yang malah membuat masyarakat di kelompok ini hanya 'disuapi'.Oleh karena itu, pengamat ekonomi dan sosial mendesak agar pemerintah berani menciptakan program yang berkualitas sehingga masyarakat bisa berdiri tegak di atas kakinya sendiri.


      "Hal ini bisa dilakukan dengan cara memperbesar porsi pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat miskin. Jadi, mereka punya wawasan baru, terutama membangkitkan jiwa wirausahanya," ungkap ekonom Didik J Rachbini, kemarin. Didik berpendapat bahwa pendidikan dan pelatihan akan membuat mental masyarakat miskin bisa lebih memberdaya­kan dirinya sendiri. "Jangan di­suapi seperti program bantuan langsung tunai (BUT)."


      Beberapa program andalan pemerintah dalam 5 tahun ke depan untuk menurunkan tingkat kemiskinan, antara lain, Pro­gram Nasional Pemberdayaan Masyarakat, penyaluran kredit usaha rakyat, beras rakyat miskin, program keluarga harapan, bantuan operasional sekolah. dan layanan jamkesmas. Dana yang dialokasikan sekitar Rp40 triliun-Rp60 triliun. Ke depan, pemerintah berencana mengubah fokus sasaran program pengentasan kemiskinan dari sebelumnya rumah tangga miskin (RTM) menjadi keluarga miskin. Deputi Evaluasi Kinerja Pembangunan Bappenas Bambang Widianto berharap perubahan formula akan membuat program kemiskinan lebih tepat sasaran,"Satu rumah tangga bisa terdiri dari beberapa keluarga miskin sehingga nantinya adalah keluarga, bukan rumah tangga," kata Bambang. Adapun, angka kemiskinan saat ini tercatat 32,5 juta orang atau 14,15% dari jumlah penduduk Indonesia. Angka ini ditargetkan turun jadi 10% di 2014.


      Didik menyarankan agar pro­gram memandirikan kelompok rakyat miskin lebih diperbesar lagi cakupannya dengan melibatkan sektor swasta.Seperti yang dilakukan PT a yang menggandeng World Savings Banks Institute dalam program peningkatan jumlah penabung dari masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia.

      Berdasarkan hasil riset Bank Dunia, mobilisasi tabungan terbukti dapat membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk keluar dari kemiskinan. Terlepas dan mulai simpanan menurut Direktur Utama BTN Iqbal Latanro, tabungan ini dapat dimanfaatkan untuk berjaga-jaga dari kebutuhan yang tidak terduga, persiapan pendidikan, dan membangun stabilitas keuangan.

      Soal pengangguran

      Masalah kemiskinan juga tidak terlepas dari persoalan pengangguran. Presiden Organisasi Pekerja Seluruh Indone­sia Yanuar Rizky mengingatkan, beberapa tahun ke depan, angka pengangguran masih jadi "momok. Bukan cuma karena krisis ekonomi global, tetapi juga karena ketatnya kompetisi dengan tenaga kerja asing."Saat ini program pemerintah tidak fokus pada penyerapan tenaga kerja," katanya.

      Padahal, saat krisis global terjadi, pemerintah mengalokasikan dana Rp73,3 triliun untuk program stimulus fiskal. Stimulus itu bertujuan memperbedar penyerapan tenaga kerja. Karenanya Menko Perekonomian Hatta Rajasa mengimbau supaya departemen/lembaga terkait bisa mempercepat pe­nyerapan stimulus infrastruktur 2009 sampai akhir tahun ini. "Namanya juga program stimu­lus," tegasnya. (Toh/*/E-6)

       

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

       

      Items details

      • Hits: 572 clicks
      • Average hits: 7.2 clicks / month
      • Number of words: 1953
      • Number of characters: 17467
      • Created 6 years and 7 months ago at Saturday, 21 April 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,788
      • Sedang Online 150
      • Anggota Terakhir Robertrab

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9091399
      DSCF8798.jpg

      Kalender & Agenda

      November 2018
      S M T W T F S
      28 29 30 31 1 2 3
      4 5 6 7 8 9 10
      11 12 13 14 15 16 17
      18 19 20 21 22 23 24
      25 26 27 28 29 30 1

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC