.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Perbukuan
E-mail

10/X/OKTOBER2010 I MARKETING.co.id

Menggarap Pasar Buku-buku Digital

Bisnis buku digital menunjukkan tren positif. Pesatnya penetrasi . internet dan dukungan inovasi gadget-gadget mobile membuat bisnis ini pun sangat prospektif. Papataka.com sudah memulainya.

Teknologi digital telah mengubah banyak hal. Salah satunya adalah pola membaca buku. Maklum saja, di era modern ini, teknologi digital telah melahirkan bacaan-bacaan dalam format anyar, seperti e-paper, e-magazine, maupun e-book. Tren ini terus berkembang seiring dengan pertumbuhan internet maupun gadget-gadget yang memungkinkan orang bisa menikmati bacaan digital tersebut. Termasuk tentunya semakin berkembangnya budaya membaca di masyarakat.

Di negara-negara maju, bisnis e-book sudah lama berjalan. Pasarnya pun terus bertumbuh mengikuti tren yang ada. Di Indonesia, pasar ini masih terus digenjot mengingat potensinya sudah ada di depan mata. Pada konteks inilah, Papataka.com—tokoo/i//nee-faoo/cpertama buatan Indonesia—lahir.

Papataka.com hadir sebagai toko e-doo/cyang menggunakan digital right management (DRM). Kehadiran Papataka.com menjadi indikasi bisnis buku digital merupakan bisnis yang cukup menjanjikan.

"Saya melihat buku-buku imporyang ada di Indonesia boleh dibilang masih mahal. Sementara di luar negeri, e-book sudah mulai marak dan diminati. Buku model ini di luar negeri juga bukan barang anyar. Penetrasi internet yang pesatdi Indonesia telah mengubah pola membaca dari kertas ke digital.ini pasaryang cukup besar kata An Kaliman, Direktur PT Papataka Pusaka Indonesia.

Last Updated on Tuesday, 13 March 2012 08:05 Read more...
 
E-mail

Mengarang Buku Best Seller

Oleh Haris Priyatna, editor buku

Mengarang Buku Best-Seller

Menghasilkan buku-buku yang menjadi Best Seller ertentu adalah dambaan setiap pengarang. Pengarang yang idealis sekalipun sesungguhnya juga ingin buku yang ditullsnya laku keras. Betapa tidak? Setelah menghabiskan banyak waktu dan tenaga untuk menulis naskah buku, tentu sangat menyakitkan jika ternyata setelah terbit karya itu tak laku. Predikat best seller menjadi idaman karena di samping menggemukkan pundi-pundi, sebuah buku yang best-seller juga berarti diterima dan diapresiasi oleh banyak kalangan.

Ada tema-tema tertentu yang biasanya menjadi best-seller. Saya mencoba menyebut beberapa di sini. Kalau Anda ingin menelurkan buku yang best-seller, cobalah menulis naskah dengan tema-tema tersebut. Kaidah umum: tulislah buku dengan topik yang menarik perhatian banyak orang. Kalaupun ada pengarang lain yang telah menulis topik semacam itu, karya Anda tetap bisa menarik perhatian. Namun, janganlah menulis pornografi, Anda akan kehilangan audiens Anda, dan karya-karya Anda akan mendapat stigma.

Orang selalu ingin tahu bagaimana menjaring uang yang banyak. Tak heran buku-buku tentang menjadi kaya laris-manis. Buku Rich Dad Poor Dad karya Robert T Kiyosaki dan 9 Steps to Financial Freedom karya Suze Orman terjual jutaan eksemplar. Dari dalam negeri, ada buku Financial Revolution karya Tung Desem Waringin dan Jangan Mau Jadi Orang Gajian Seumur Hidup yang ditulis oleh Valentine Dinsi. Buku yang terakhir ini seolah dibalas oleh Safir Senduk dengan Siapa Bilang Jadi Karyawan Nggak Bisa Kaya? Ketiga buku ini memikat banyak pembeli.

Last Updated on Tuesday, 13 March 2012 08:04 Read more...
 
E-mail

Mengapa Masih Memberangus Buku

Pelarangan buku merupakan langkah yang justru dapat menghambat jalannya demokrasi dan mengancam kebebasan berekspresi yang tengah berkembang di negeri ini.

Pengujung 2009, perjalanan demokrasi dan kebebasan berekspresi di republik ini menemui sebuah rintangan. Kejaksaan Agung— yang merupakan kepanjangan tangan pemerintah—melarang peredaran lima judul buku sekaligus. Alasannya, kelima buku itu berpotensi menggangu ketertiban umum. Sebuah alasan yang terkesan mengada-ada kalau tak boleh dibilang konyol.

Apalagi sampai detik ini belum ada parameter yang jelas ihwal ketertiban umum yang dimaksud Kejaksa­an. Yang pasti, kelima judul buku yang diberangus Kejaksaan itu telah beredar luas di masyarakat lebih dari setahun. Dan selama itu tak ada gangguan ketertiban umum yang terjadi akibat peredaran buku-buku tersebut

Karena itu, melarang buku bukanlah cara yang bijak, bahkan sia-sia. Biarlah masyarakat menguji kebenaran buku-buku itu. Kita harus percaya bahwa masyarakat selalu menemukan cara sendiri untuk memahami se­buah buku dan mempertimbangkannya secara dewasa

Pemberangusan buku merupakan tindakan yang justru akan menjadi ancaman yang dapat menghambat demokrasi dan kebebasan berekspresi, yang kini tengah mekar-mekarnya, di negeri ini.

Last Updated on Tuesday, 13 March 2012 08:04 Read more...
 
E-mail

selasa, 2 November 2010

Menerbitkan Buku Karya Sendiri

Menjadi penulis seperti Dewi Lestari, Djenar Maesa Ayu, Ayu Utami, atau yang sedang naik daun, seperti Raditya Dika dan Sita Karina, bisa jadi impian bagi sebagian dari kita. Kita pengin menjadi penulis yang karyanya dibaca banyak orang.

Tak perlu khawatir tak bisa menulis. Sebab, belakangan ini ba­nyak muncul "penulis dadakan", yakni mereka yang mau menulis di mana saja, di blog, jurnal pribadi, hingga catatan di halaman akun Facebook.

Namun, meski punya banyak" karya, tak semua bisa mener­bitkan karya mereka menjadi sebuah buku. Banyak alasannya, tetapi rata-rata karena tak tabu bagaimana cara menembus "birokrasi" yang ditetapkan penerbit buku.

Chintya Bamby, mahasiswi Jurusan Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada (UGM), misalnya, sejak tahun lalu sudah berusaha menawarkan novel karyanya ke sebuah penerbit besar. la meninggalkan karyanya beserta alamat dan nomor telepon untuk memudahkan pihak penerbit

Last Updated on Tuesday, 13 March 2012 08:03 Read more...
 


Page 4 of 24

Selamat Datang Sahabat ^_^
Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

Kemiskinan

Literasi Sains & Teknologi

Artikel Pilihan


Artikel Utama

Statistik Anggota

  • Total Anggota 10,797
  • Sedang Online 130
  • Anggota Terakhir Suwardi

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterTotal9124374
DSCF8803.jpg

Kalender & Agenda

November 2019
S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Contoh Proposal

Contoh Proposal

Google+ Facebook Twitter mail SC