.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

      REPUBLIKA, 2 DESEMBER 2007

      Menggalakan Taman Bacaan Masyarakat

      Bermula dari kesenangannya mengoleksi buku. Kesenangan itu berbanding terbalik dengan rendahnya kebiasaan membaca masyarakat di sekitar kediamannya. Diam-diam tumbuh ke-inginan dalam dirinya untuk berbagi, menularkan bacaan miliknya kepada orang-orang di sekitarnya.

      la lalu membuka waning di rumahnya. Buku-buku ditumpuk di sekitar barang jualan. Masyarakat yang datang berbelanja, tanpa di-sadari, ikut membuka-buka buku yang ada. Lambat laun, waning dengan banyak koleksi buku itu menyebar di masyarakat.

      Kiswanti perempuan yang senang mengoleksi buku tersebut lalu membentuk Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Namanya Ta­man Bacaan Warabal, singkatan dari Waning Baca Lebak Wangi, terletak di Kampung Saja, Lebak Wangi, Pemegarsari, Parung, Bogor. la menyediakan sebuah ruang tempat tinggalnya sebagai taman bacaan yang penuhi sedikitnya 2.500 buku. Tak hanya menyedia­kan tempat, Kiswanti pun bersepeda keliling kampung membawa bahan baeaannya.

       

      Kegiatan Kiswanti akhirnya tercium oleh aparat Direktorat Pendidikan Masyarakat (Dikmas), Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Setelah menyelesaikan prosedur yang dipersyaratkan, bantuan pun diberikan untuk operasional taman bacaan tersebut.

      Sejak tiga tahun terakhir, Dep­diknas gencar mendofong tumbuhnya Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Ini merupakan salah satu kegiatan dari program peningkatan budaya baca dan pembinaan perpustakaan yang digalakkan oleh Direktorat Dikmas, Ditjen Pendidikan Non Formal dan Informal sebelumnya Ditjen Pendidikan Luar Sekolah Depdiknas. "Dalam jangka panjang, kita ingin menciptakan ma­syarakat pembelajar melalui pe-ningkatan budaya baca," tutur Dirjen Pendidikan Non Formal dan Informal Depdiknas, Ace Suryadi.

      Untuk mencapai keinginan ter­sebut, diperlukan adanya kesedi-aan masyarakat untuk memben­tuk taman bacaan. Dari sini pada akhirnya berkembang menjadi perpustakaan. Depdiknas, kata Ace, berupaya menyiapkan bahan bacaan yang bisa diakses oleh masyarakat sesuai kebutuhan di daerah masing-masing.

      Bantuan diberikan dalam bentuk block grant bagi pengelola TBM yang memenuhi persyaratan. Antara lain, punya tempat dan punya lembaga. Tempat bisa di masjid atau tempat-tempat ibadah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), atau Sanggar Kegiatan Belajar (SKB).

      Tidak hanya itu. Menurut Ace, Depdiknas juga akan memfasilitasi supaya ada donasi buku dari ma­syarakat atau lembaga lain seperti perusahaan ataupenerbit. "Kita juga merencanakan ada rotasi buku antar TBM," ujarnya. Masalahnya, kata dia, ada TBM yang sudah lapuk, tidak didatangi pengunjung karena ketiadaan buku baru.

      Dengan rotasi buku antar-TBM, diharapkan minat baca masya­rakat tetap tinggi. Sebab, menurut pengamatan Ace, selama ini minat baca masyarakat pada dasarnya memang sudah cukup tinggi. Minat itulah yang harus dipenuhi dengan menyediakan bacaan yang dibutuhkan. Misalnya, buku-buku agama, atau buku-buku keterampilan sesuai dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat. Upaya mendorong terbentuknya TBM di masyarakat tampaknya sudah menunjukkan peningkatan. Tahun 1992 lalu, kata Ace, hanya ada sekitar 190 TBM di Indonesia. Tapi sejak tiga tahun terakhir, jumlah ini meningkat jauh lebih besar. "Sekarang ada sekitar 5.400 TBM di Indonesia," tuturnya.

      Tahun 2009, direncanakan se-tiap kecamatan telah memiliki TBM. Bahkan desa-desa pun di-bina agar memiliki taman bacaan.

      Selain taman bacaan, menurut Ace Suryadi, saat bersamaan dikembangkan juga mobile TBM. Ini semacam perpustakaan keli-ling menggunakan kendaraan mobil yang dimodifikasi sebagai ta­man bacaan. Kendaraan ini di-tempatkan di daerah-daerah yang membutuhkan, berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain untuk melayani masyarakat.

      Mobile TBM dioperasikan oleh SKB yang ada di daerahbekerja sama dengan Dinas Pendidikan setempat. "Saat ini sudah ada 127 mobile TBM di 127 kabupaten. Tahun depan direncanakan 143 mobile TBM," tutur Ace Suryadi.

      Lain di daerah-daerah kabupa­ten, lain pula di wilayah perkotaan. Di perkotaan, menurut Ace, akan dikembangkan taman bacaan berbasis ICT yang memungkinkan bisa mengakses internet. Ini dimaksudkan agar masyarakat bisa meng­akses mformasi dari dunia maya, tidak sebatas hanya dari buku.

      Semua upaya tersebut, lanjut Ace, bertujuan mendorong pening­katan budaya baca dan pembinaan perpustakaan di masyarakat. Dengan cara itu, pada gilirannya akan meningkatkan budaya baca. Peningkatan budaya baca akan melahirkan masyarakat berpengetahuan yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas.

      Kiswanti sudah membuktikannya. Dengan menyediakan ruangan berukuran 45 meter persegi di sisi kiri rumahnya yang dibuka 24 jam, bergantian masyarkat dari kelompok umur yang berbeda mendatangi tempat tersebut. Pagi mengenalkan huruf dan angka kepada anak usia 3-5 tahun, petang giliran anak usia sekolah (7-10 tahun) belajar agama dan belajar kelompok, malam tempat berkumpul remaja 10-18 tahun belajar berkelompok.

      Tak hanya itu. Para ibu-ibu mendatangi tempat ini di sela-sela waktu mereka mengurus rumah tangga. Dari serangkaian aktivitas tersebut menunjukkan, kehadiran Taman Bacaan Warabal telah menumbuhkan budaya baca masyarakat.

      • burhanuddin bella

      Comments
      mustofa  - ketua karang taruna     |2012-07-12 06:21:10
      salam sejahtera dan salam kenal, kami dari karang taruna desa punjulharjo
      kec.-kab. Rembang ingin tau bagaimana persyaratan memiliki TBM untuk karang
      taruna? kira kira bisa pa gak? trimakasih.
      mustofa     |2012-07-12 06:26:37
      kami sangat setuju akan kegiatan ini, klo bisa kami dikasih info bagaiman
      persyaratannya?
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Thursday, 01 March 2012 21:13  

      Items details

      • Hits: 70945 clicks
      • Average hits: 815.5 clicks / month
      • Number of words: 4927
      • Number of characters: 44633
      • Created 7 years and 3 months ago at Thursday, 01 March 2012 by Administrator
      • Modified 7 years and 3 months ago at Thursday, 01 March 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,794
      • Sedang Online 95
      • Anggota Terakhir CECEP ABDUL AZIS HAKIM

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9110480
      DSCF8761.jpg

      Kalender & Agenda

      June 2019
      S M T W T F S
      26 27 28 29 30 31 1
      2 3 4 5 6 7 8
      9 10 11 12 13 14 15
      16 17 18 19 20 21 22
      23 24 25 26 27 28 29
      30 1 2 3 4 5 6

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC