.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Minat Baca
E-mail

Kompas 27 April 2009


Menggugat Pendidikan Gratis

Oleh JC TUKIMAN TARUNA


Rupanya Jawa Tengah menjadi satu-satunya pemerintahan provinsi yang "berani" mengadakan perlawanan terhadap kebijakan pendidikan gratis.Salah satu indikasi perlawanan itu ialah akan dipanggilnya Gubernur Jawa Tengah oleh Komisi X DPR terkait pernyataan Gubernur Jateng yang bernada tidak setuju terhadap kebijakan pendi­dikan (dan kesehatan) gratis. Alasannya, penggratisan ini akan membuat masyarakat kian bergantung dan dibodohi.

Pada tataran bawah, sebutlah tingkat kabupaten/kota sampai ke sekolah, "pendidikan gratis" membawa dampak pada sejumlah persoalan. Pertama, kosakata dan implementasinya menimbulkan salah tafsir dan pertentangan pendapat. Di satu pihak gratis itu berarti tanpa ada pungutan apa pun, tetapi di pihak lain sering dikatakan gratis hanya untuk komponen tertentu.

Kedua, implementasi pendi­dikan gratis terbukti meresahkan sekolah-sekolah swasta karena sumber pendanaannya yang kian terbatas/tersumbat karena masyarakat sering tidak amat peduli terhadap perbedaan negeri dan swasta dalam pembiayaan.

Ketiga, kebijakan pendidikan gratis ternyata hanya menyangkut komponen biaya operasional, sedangkan biaya investasi dan biaya perseorangan (sesuai PP No 47/2008) tidak termasuk di dalamnya.

Last Updated on Saturday, 03 March 2012 08:16 Read more...
 
E-mail

 

Mengapa Anda tak Membaca Buku?

Oleh BAMBANG TRIMANSYAH

MASIH adakah orang Indonesia yang tidak antusias membicarakan buku dari-pada film? Bagaimana kalau buku yang difilmkan semacam "Harry Potter" atau yang terbaru sema­cam "The Pursuit of Happiness"? Bagaimana kalau film yang dibukukan semacam "NagaBonarJadi2"? Denganfenomena tersebut, kini tak pelak lagi secara pasti buku masuk ke dalam tren masyarakat.

APAKAH itu tren hiburan (en­tertainment), tren kontrpversi, atau tren kebutuhan, semua-nya menjadi perbincangan antusias. Oleh karena itu, kalau ada orang Indonesia yang tidak antusias membicarakan buku, bisa dipastikan ia adalah jenis manusia yang kurang pergaulan atau rnasih menjadi anggota masyara­kat kelas pendengar, pemirsa, dan pengobrol yang hanya mengandalkan radio-tape, televisi, ataupun warung kafe untuk menambah input pengetahuan mereka.

Dari dulu, buku sebenarnya merupakan topik perbincangan menarik. Para penggemar karya-karya Karl May, pas­ti sangat antusias membincangkan Winnetou dan Old Shatterhand. Para penggemar Enyd Bliton, pasti antusias mengobrol tentang serunya Lima Sekawan. Para penggemar Hamka yang ha-us spiritual, pasti memuji "Di Bawah Lindungan Ka'bah" dan "Tenggelam-nya Kapal Van der Wijk." Para penggermar R.A. Kosasih, pasti tidak akan lelah larut dalam obrolan tentang Mahabharata dan Pendawa Lima.

Dahulu, buku adalah satu tren per­gaulan yang melibatkan dunia fantasi, dunia petualangan, serta dunia realitas masyarakat kita. Saat itu, memang gempuran televisi belumlah sedahsyat sekarang. Membahas masa kini, daya tarik buku masih tetap eksis meskipun harus menggunakan kekuatan ekstra untuk tumbuh di dalam masyarakat yang katanya bermmat baca rendah serta keranjingan televisi secara keterlaluan.

Last Updated on Saturday, 25 February 2012 08:11 Read more...
 
E-mail

REPUBLIKA 25 MEI 2011

Mendorong Budaya Baca

Palupi Annisa Auliani


Upaya untuk menciptakan pondasi masyarakat pembe­lajar di Jawa Barat.


BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Her­yawan, meluncurkan gerak­an wakaf buku dan sadar arsip bagi masyarakat, serta gerakan one man one book untuk jajaran pegawai dae­rah, Selasa (24/5). Peluncuran ini bertepatan dengan peringatan gabungan hari perpustakaan ke-55 dan hari kearsipan ke-40.

"Momentum peringatan ini menjadi istimewa karena program-program strategis itu," kata Heryawan. Bersa-maan dengan kegiatan ini pula, diluncurkan perpusta­kaan PMI yang diprakarsai Republika dan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Jawa Barat. Guber­nur juga meresmikan home theatre kearsipan Badan Per­pustakaan dan Kearsipan Daerah Jawa Barat. Peng-hargaan terkait perpusta­kaan dan kearsipan juga diberikan kepada 13 pemenang, termasuk pimpinan perwakilan Republika Jabar.

Semua langkah ini, ujar Heryawan, merupakan bagian upaya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap perpustakaan, budaya baca, dan budaya arsip. "Pada gilirannya dapat menciptakan pondasi masyarakat pembelajar di Jawa Barat," harap dia. Yaitu sumber daya manusia yang berpengetahuan dan berkualitas.

Last Updated on Saturday, 25 February 2012 08:04 Read more...
 
E-mail

 

6 mei 2008

Mendongeng Tingkatkan Daya Pikir

ORANGTUA yang mendongeng kepada anak-anaknya sudah menjadi hal langka. Bagaimana denganAnda?


Dengan mendongeng bisa membuat anak berpikir lebih baik, meningkatkan kreativitas dan daya ingat anak. Bisa juga memicu anak mulai belajar membaca.Bagi ayah dan ibu yang sibuk dalam menjalankan pekerjaan, untuk bertemu si kecil di sore hari saja sulit. Apalagi untuk memenuhi ri­tual menemani dan mendo­ngeng pada anak sebelum tidur.

Mendongeng bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, dan ternyata manfaat untuk anak dari mendongeng yang dilakukan oleh orang-tua."Dongeng adalah sebuah sastra lisan pada masa lalu yang mendapatkan tempat di hati anak-anak," tutur Ketua Umum Lembaga Pelestarian Dongeng Indonesia, Kusumo Priyono Ars.Psikolog Anak Rumah Sakit Pluit, Rosdiana Tarigan, MPsi, MHPEd mengatakan, mendongeng adalah kegiatan yang biasanya dilakukan oleh orangtua atau guru. Menceritakan tentang kisah yang tidak nyata atau kisah tradisional dari cerita rakyat atau kisah yang modern.

Last Updated on Saturday, 25 February 2012 07:55 Read more...
 


Page 3 of 27

Selamat Datang Sahabat ^_^
Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

Kemiskinan

Literasi Sains & Teknologi

Artikel Pilihan


Artikel Utama

Statistik Anggota

  • Total Anggota 10,798
  • Sedang Online 77
  • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterTotal9125241
Jantung_Sekolah1.jpg

Kalender & Agenda

November 2019
S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Contoh Proposal

Contoh Proposal

Google+ Facebook Twitter mail SC