.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Minat Baca
E-mail

 

MEDIA INDONESIA, 19 JUNI 2008

 

Dari Santiago ke Harry Potter

Oleh Ahmad Muchlish Amrin

Penyair, tinggal di Kediri

 

Adalah Santiago, tokoh anak muda yang meluncurkan idealitaslegenda pribadi’ dalam novel The Alchemist yang ditulis Paulo Coelho. Perjalanan Santiago merupakan sebuah petualangan mencari harta karun, tetapi pencariannya tidak melewati ketergesaan. la menjalani prosesnya dengan santai dan penuh inspirasi imajinatif. Indahnya, sebagai dunia anak, Santiago menceritakan legenda pribadinya (pengalaman-pengalamannya) sepanjang perjalanan yang menginspirasi banyak orang untuk melakukan pencarian dan perjalanan spiritual sebagaimana Santiago.

Selain Santiago, tentu tak asing lagi dalam wacana anak dunia, tokoh Harry Potter, seorang anak yang mempunyai karakteristik cerdas cekatan yang masuk di sekolah sihir dalam novel best seller dunia, berjudul Harry Potter, ditulis JK Howling. Novel laris dunia ini menggambarkan anak yang berupaya untuk mengubah takdirnya dengan mencoba untuk memasuki 'kamar rahasia' sehingga ia mengetahui sejarah yang amat berbahaya pada puluhan tahun sebelumnya dan puluhan tahun yang akan datang.

Last Updated on Wednesday, 22 February 2012 12:00 Read more...
 
E-mail

 

KOMPAS, 17 SEPTEMBER 2008

 

 

Benteng Terakhir Intelektual Republik

 

Oleh Donny Gahral Adian

 

Dalam kurun serba uang dan kedudukan seperti sekarang, ada pertanyaan yang mendesak diajukan. Di manakah benteng terakhir asketisrne in­telektual kita?

Ketika para intelektual merayap keluar dari ruang-ruang akademik dan mengabdi pada uang dan kedudukan, di manakah semangat artes liberal yang diabdikan pada kebaruan dan wawasan? Saat kepentingan intelektual sebangun dengan kepentingan pemodal dan politikus, di manakah integritas akademik bercokol?

Surplus

Satu hal yang patut menjadi kebanggaan kita, republik ini tak pernah kekurangan intelektual. Dalam satu tahuri saja, ribuan master dan doktor dihasilkan. Sebagian melalui jalur universitas, sebagian lain melalui jalur partikelir. Berbagai lembaga donor asing berlomba membiayai para calon intelektual republik. Ada yang jelas-jelas berkepentingan, ada juga yang bersembunyi di balik agenda peradaban. Apa pun, kita patut bersyukur.

Last Updated on Wednesday, 22 February 2012 11:49 Read more...
 
E-mail

 

MEDIA INDONESIA, 31 AGUSTUS 2008

 

 

Bangsa Neurotik dan Psikoterapi Sosial

Oleh Thomas Koten

Direktur Social Development Center


 

Headline Media Indonesia, Minggu 24/8, menurunkan berita yang cukup mengejutkan, yaitu bahwa di antara masyarakat bangsa In­donesia kini banyak yang mengalami sakit jiwa. Bahwa satu dari empat penduduk Indonesia kini mengalami sakit jiwa. Ekonomi merupakan faktor utamanya.

Tetapi, jika dirunut pada ranah sosial, fenomena seperti itu bukan sesuatu hal yang aneh bagi Indonesia sebagai sebuah masyarakat pascamultikrisis dan multibencana, yang kerap disebut se­bagai masyarakat traumatis. Masyara­kat traumatis adalah masyarakat yang dihinggapi gangguan kesehatan jiwa atau sakit jiwa (skizofrenia).

Artinya, masyarakat traumatis ada­lah masyarakat yang kehidupannya cenderung kurang normal atau tidak wajar. Indikasinya adalah masyarakat yang secara psikologis bertemperamen mudah marah, cemas, gelisah, stres, depresi, dan lain-lain.

Last Updated on Wednesday, 22 February 2012 11:47 Read more...
 
E-mail

Media Indonesia 15 Januari 2011

sica harum


Makin Intim dengan Buku

SUDAH lama Sarmauli Simangunsong memimpikan waktu pribadi untuk membaca. Pengacara itu bilang, 'masa-masa keemasan' membacanya ialah ketika masih duduk di bangku SMP dan SMA. "Dulu saya baca banyak novel klasik. Charles Dickens sampai Karl May, "ujar perempuan 33 tahun itu.

Saat bekerja, ibu dua anak yang akrab disapa Uli itu mulai menemui kendala. "Kalau bawa buku ke kantor, percuma karena enggak ada waktu santai. Sampai rumah sudah malam sekali. Kalau akhir pekan ingin baca, kok rasanya kasihan dengan anak-anak."

Itu sebabnya, Uli belum tentu kelar membaca 1 buku dalam 1 bulan. Kendala sempit-nya waktu membaca juga dialami Lita Soerjadinata, seorang freelancer. Lita meng-akali, buku fiksi dibacanya dalam perjalanan dan buku, nonnk" si dibaca di rumah. Setiap membaca, ada yang kita pahami. Sadar atau tidak, buku memengaruhi cara kita memandang sesuatu dan memperlakukan orang."

Last Updated on Thursday, 16 February 2012 14:41 Read more...
 


Page 8 of 27

Selamat Datang Sahabat ^_^
Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

Kemiskinan

Literasi Sains & Teknologi

Artikel Pilihan


Artikel Utama

Statistik Anggota

  • Total Anggota 10,798
  • Sedang Online 111
  • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterTotal9124987
DSCF8768.jpg

Kalender & Agenda

November 2019
S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Contoh Proposal

Contoh Proposal

Google+ Facebook Twitter mail SC