.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

      Konferensi Buku-buku  

      Oleh:  

      Azyumardi Azra

      Saya sering mendapat hadiah buku dari kawan-kawan dan kenalan. Ketika berada di Delphi dan Athena, Yunani, pada awal Juli 2006 untuk presentasi makalah dalam Konferensi Reformasi PBB yang diselenggarakan Pemerintah Yunani, saya menerima sebuah buku menarik dari Hadi Sasmito, orang kedua KBRI Athena. Pak Hadi bilang, bahwa ia sangat menikmati buku itu, dan dia ingin saya juga menikmatinya.

      Buku itu adalah karya Khaled Abou Fadl, The Search for Beauty In Islam: A Conference of the Books (New York: Rowman & Littlefield Publisher, 2006). Seperti dikemukakan pengarangnya, buku ini merupakan kumpulan esei yang pertama kali diterbitkan pada awal 2001. Karena mendapat banyak respons positif dari para pembacanya, Abou Fadl, Muslim kelahiran Mesir yang kini guru besar syariah dan hukum pada UCLA, memperluasnya, sehingga ketebalannya mencapai 407 halaman.

      Pencarian bagi Keindahan dalam Islam: Sebuah Konferensi Buku-buku merupakan kumpulan kajian yang ditulis secara pendek tentang etos warisan intelektual Islam dan realitas Muslim kontemporer. Esai-esai pendek tersebut ditulis sebagai respons dan refleksi tentang berbagai masalah aktual dalam masyarakat Muslim yang secara langsung relevan dengan definisi etis dan moral Islam dalam dunia kontemporer. Cakupan topik-topik yang tercakup dalam buku ini cukup luas, seperti penyensoran, penindasan politik, terorisme, jilbab (hijab), dan perlakuan terhadap perempuan, perkawinan, hak-hak orang tua, peranan hukum Islam, dinamika antara hukum dan moralitas, serta karakter Nabi Muhammad.

      Salah satu topik yang menarik dalam A Conference of Books adalah tentang perlakuan sebagian kaum Muslim sendiri terhadap buku-buku. Padahal, seperti ditulis Abu Fadl dalam 'Corrupting God's Book' (halaman 193-202), 'konferensi buku-buku' diselenggarakan atas keindahan Buku (dengan B besar, yang mengacu kepada Alquran). Peradaban Islam adalah peradaban buku-buku; jalan hidup Muslim dipandu Buku; dan kita menemukan nilai hidup kita hanya dalam buku-buku. Tuhan kita juga termanifestasi dalam Buku; dan identitas kita terbentuk oleh buku-buku. Jadi, bagaimana bisa ada orang di antara kita yang merusak Buku, dan menjadi para pengkhianat buku-buku? Lalu Abou Fadl mengajukan pertanyaan: Arogansi apa yang membuat seseorang berani bertugas sebagai 'polisi Tuhan' dan menyerobot kekuasaan Allah? Jenis arogansi apa pula yang membuat seseorang mampu memasukkan kemarahan dan kebenciannya sendiri ke dalam Buku Tuhan? Padahal, dari berbagai macam bentuk dosa, maka kelakuan seperti itu, menyelewengkan arti dan penafsiran firman Allah adalah dosa yang hampir tidak terampunkan.

      Orang-orang dengan arogansi seperti itu merasa yakin bahwa mereka mendapat otoritas --entah dari siapa-- untuk membersihkan berbagai buku; dan dengan demikian, mereka memerankan diri sebagai penjaga pikiran Muslim. Bahkan, tafsir-tafsir Alquran tertentu juga menjadi sasaran pembersihan. Sebagai contoh, tulis Abu Fadl, sebuah hasyiyah (penjelasan atas penjelesan) yang dikenal sebagai Hasyiyat al-Sawi tentang Tafsir Jalalayn telah dibersihkan dari kalimat-kalimat yang mengecam tindakan orang-orang Wahhabi sebagai kemasukan setan. Meski mungkin Ahmad al-Sawi (wafat 1241H/1825M) berlebihan, tetapi apa hak mereka yang datang belakangan mengubah teksnya? Apakah tidak lebih baik jika menulis buku sebagai 'kontra-wacana'?

      Bisa dipastikan, sangat banyak terjadi kasus kesewenang-wenangan terhadap buku seperti itu. Hal inilah yang disebut Abou Fadl sebagai 'pembantaian buku-buku' (the book massacres, halaman 54-55). Pembantaian buku-buku dalam arti yang sangat harfiah pernah dilakukan balatentara Mongol yang barbarik ketika mereka menguasai Baghdad pada 656H/1258M dengan membakar dan membuang buku-buku ke mana saja bisa dibuang. Inilah salah satu tragedi peradaban terbesar dalam sejarah; pembantaian manusia sekaligus buku-buku dan peradabannya.

      Kini pembantaian jarang dilakukan dalam bentuk pembakaran dan penghancuran buku-buku; meski sesekali masih saja ada orang-orang di masa kita yang juga mengambil alih arogansi dan barbarisme Hulagu Khan dengan tentaranya yang melakukan pembantaian atas buku-buku.

      Pembantaian terhadap buku-buku kini lebih sering dilakukan cara lebih 'halus', dengan membuat bagian-bagian tertentu dari isi buku-buku tertentu. Atau, melakukan pelarangan peredaran atau bahkan pembacaan buku-buku yang dianggap 'menyesatkan'; dan ini hanya karena tidak sesuai dengan pemahaman mereka sendiri.

      Dan masalahnya menjadi lebih parah lagi, ketika orang-orang yang berlaku sebagai 'pelindung agama' dan 'pemikiran Muslim' terus melakukan penghancuran dan pembantaian terhadap buku-buku. Cara-cara seperti ini, tidak lain merupakan penghancuran terhadap warisan intelektual Muslim, yang penting untuk menyongsong masa depan.

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

       

      Items details

      • Hits: 11462 clicks
      • Average hits: 90.3 clicks / month
      • Number of words: 822
      • Number of characters: 6384
      • Created 11 years and 7 months ago at Thursday, 04 June 2009 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,798
      • Sedang Online 182
      • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9131135
      DSCF8790.jpg

      Kalender & Agenda

      January 2020
      S M T W T F S
      29 30 31 1 2 3 4
      5 6 7 8 9 10 11
      12 13 14 15 16 17 18
      19 20 21 22 23 24 25
      26 27 28 29 30 31 1

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC