.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail
      Article Index
      Menyoal Duta Baca Indonesia
      Page 2
      All Pages

      Kader Partai

      Yang harus menjadi pertibangan kedua adalah DBI sekarang salah seorang kader partai yang terpilih menjadi anggota DPR pusat. Walaupun dia pernah berjanji “Dimanapun saya, secara profesional adalah DBI, dan tidak membawa-bawa atribut kepartaian saya, mudah-mudahan, insya Allah, saya bisa pegang amanah ini dengan baik,” tetap saja “baju” partai itu akan tetap melakat pada dirinya. Sebaiknya seorang duta adalah nonpartisan, karena bagaimana susah untuk membedakan kegiatan mana yang untuk partai dan mana yang profesional. Kecuali kalau dia menjadi duta baca utusan partai, mungkin ini malah bagus supaya partai yang lain pun rame-rame menunjuk duta baca. Kami juga tidak akan mempermasalahkan apabila yang beliau bintangi berupa iklankan komersial yang dibiayai perusahaan. Tetapi apa yang dilakukan DBI sekarang ini adalah iklan layanan masyarakat yang didanai oleh publik. Dalam hal ini kita pautut salut kepada para pejabat publik yang berasal dari artis kemudian menghentikani aktivitasnya sebagai bintang iklan komersial, walaupun hal tersebut tidak melanggar konstitusi. Beliau menghentikannya hanya karena tuntutan etika dan etiket kepemimpinan.

      Alternatif

      Para pakar pendidikan banyak yang mengatakan bahwa pembelajaran yang baik adalah melalui teladan. Pendapat tersebut senada dengan bunyi pepatah yang sering kita dengar bahwa “pengalaman adalah guru yang terbaik”. Bahkan seorang ahli psikologi komunikasi berkata bahwa tindakan akan terlihat lebih jelas daripada kata-kata. Lebih tegas lagi Allah berfirman\; “Tuhan akan murka kepada orang yang tidak melakukan apa yang dikatakannya”. Dalam hal duta baca sebaiknya diperankan oleh seseorang yang benar-benar mereperesentasikan manusia sukses karena membaca. Apakah ia seorang budayawan, cendekiawan atau intelektual, dan ilmuwan, karena orang-orang yang seperti inilah yang sudah pasti selalu bergulat dengan buku.

      Dari sosok budayawan misalnya dapat diperankan oleh Emha Ainun Nadjib alias Cak Nun yang oleh teman-temannya sering dijuluki “perpustakaan berjalan” atau Ajip Rodisi yang sukses Hidup Tanpa Ijazah sebagimana judul otobiografinya. Kedua budayawan tersebut adalah orang-orang yang suskes karena membaca bukan karena sekolah. Mereka juga dapat dijadikan contoh yang baik untuk membuktikan kepada masyarakat bahwa sekolah bukanlah satu-satunya cara untuk mencari ilmu, mereka hanya mengandalkan dari membaca sehingga menjadi orang sukses.

      Dari kalangan intelektual misalnya bisa diperanakan oleh Dr. Yudi Latif, direktur Reform Institut, yang asalnya seorang kutu kupret karena menjadi kutu buku dan akhirnya menjadi orang. Karena saya kenal betul perjoeangan beliau, dia dapat dijadikan sebuah contoh yang baik untuk membuktikan bahwa kutu buku merupakan katalis yang sangat ampuh untuk mentransformasi “lingkaran setan” kemiskinan menjadi “lingkaran malaikat” kemakmuran dan kesejahteraan.

      Ketiga pribadi di atas adalah sosok-sosok yang pantas untu dijadikan manusia model dalam membaca. Selain itu juga, mereka semuanya tidak partisan atau milik masyarakat bukan milik kelompok, golongan, atau partai tertentu.

      Sudah saatnya masyarakat diarahkan untuk dapat membedakan mana yang baik dan mana yang menarik. Juga untuk memberikan informasi yang berupa tuntunan bukan hanya sekedar tontonan. Hanya ada satu cara yang sudah pasti untuk mensejahterakaan rakyat Indoneisa yaitu dengan beternak “kutu buku” sebanyak-banyaknya. Mudah-mudahan duta baca Indonesia yang akan datang bisa memerankan diri dengan baik, benar dan menarik sehingga kutu buku dapat berkembang denga pesat di tanah air tercinta ini.



      Comments
      Hasriadi  - Baru sadar     |2010-03-11 16:48:46
      terima kasih... betul juga baru sadar sekarang.. betul kita hanya salut karena
      keartisannya bukan dari apa yang telah diperbuatnya... mudah-mudahan ada DBI
      yang lebih baik lagi...
      murad  - Harusnya jangan TY   |2010-06-06 01:30:20
      Sepakat, dari dulu saya tidak pernah setuju tantowi yahya dijadikan icon DBI.
      Kurang pas. Masih banyak tokoh-tokoh lain yang lebih pantas dari Tantowi Yahya.
      Irman Sitepu,  - Dukung & Mendukung Dia Membuktikannya   |2011-05-05 18:52:12
      Hayo kita dukung dia membuktikannya,... di Golkar apa ada yang di perbuat Untuk
      BUKU ???,... kita Nantikan JAWABnya 2 Minngu lagi (next) dalam realisasi Metode
      SITEPU [sistem Terpadu Penyelesaian Persamaan Umum ]!
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Thursday, 10 December 2009 10:32  

      Items details

      • Hits: 8112 clicks
      • Average hits: 67.6 clicks / month
      • Number of words: 3973
      • Number of characters: 33310
      • Created 10 years ago at Thursday, 10 December 2009 by Administrator
      • Modified 10 years ago at Thursday, 10 December 2009 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,798
      • Sedang Online 135
      • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9126703
      DSCF8761.jpg

      Kalender & Agenda

      December 2019
      S M T W T F S
      1 2 3 4 5 6 7
      8 9 10 11 12 13 14
      15 16 17 18 19 20 21
      22 23 24 25 26 27 28
      29 30 31 1 2 3 4

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC