.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

      800x600 Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

      RABU, 26 AGUSTUS 2009 MEDIA INDONESIA

      Menelaah Kualitas, PT Indonesia


      Oleh Edison Munaf

      Guru Besar Fakultas MIPA Universitas Andalas

      SETIAP perguruan tinggi (PT) di dunia pada saat ini terus berusaha meningkatkan mutu dengan berbagai cara dan standar acuart mutu yang dibuat. Namun, sebagai suatu perguruan tinggi, standar umum yang selalu menjadi acuan adalah standar akademik dan manajemen pengelolaan suatu per­guruan tinggi. Masyarakat dunia tidak lagi melihat luasnya kampus, megahnya bangunan, tapi lebih melihat kepada sejauh mana perguruan tinggi telah berbuat untuk masyarakat dan lingkungan melalui pendekatan penelitian yang dilakukan perguruan tinggi yang bersangkutan, dan tidak lagi mengacu kepada text book ataupun literatur yang tersedia di perpustakaan saja.

      Untuk melihat sejauh mana mutu perguruan kita di Indonesia jika dibandingkan dengan mutu perguruan tinggi lainnya di dunia, ada beberapa sistem pemeringkatan perguruan tinggi yang bisa dipedomani. Sistem pemeringkatan yang biasa dirujuk adalah THES (times higher education suplemen) Ranking, Shanghai Ranking, dan Webometrics Rangking. Ketiga sistem pemeringka­tan perguruan tinggi tersebut mempunyai karakteristik yang berbeda-beda. Yang terberat adalah Shanghai Ranking yang juga menekankan pada berapa orang staf pengajar atau alumni pergu­ruan tinggi yang dinilai telah berhasil memenangi hadiah nobel atau medali bergengsi lain­nya dalam bidang yang ditekuni. Lalu yang kedua adalah sistem pemeringkatan THES dan yang agak lebih ringan adalah sistem pemering­katan Webometrics.

       

      Sistem pemeringkatan perguruan tinggi ala Webometrics pertama sekali diinisiasi Cybermetrics Lab yang berada di bawah CINDOC (Centro de Informacion y Documentation) yang didirikan pada 1954, sebagai bagian dari CSIC (Consejo Superior de Investigaciones Cienticas) yang merupakan badan riset terbesar di Spanyol. Sejak 2004 Laboratorium, Cybermetrics mengeluarkan pemeringkatan universitas terbaik di dunia berbasis web. Pemeringkatan yang dikeluarkan dua kali setahun (Januari dan Juli) diseleksi dari 16 ribu perguruan tinggi di dunia. Sementara itu, jumlah perguruan tinggi Indonesia yang dianalisis CINDOC berjumlah 263 PT dengan domain id. Dan dari 263 tersebut, pada Juli ini berhasil masuk dalam pemeringkatan Webomet­rics sebanyak 39 PT. Sistem pemeringkatan Webometric yang lebih menekankan pada akses konten perguruan tinggi yang bisa dilakukan publik, termasuk seberapa banyak akses ke per­guruan tinggi tersebut yang bisa dilacak mesin pencari Google, Yahooo, Live, dan Exalead.

      Ada empat faktor utama yang digunakan Webometrics untuk menentukan peringkat sebuah universitas, yaitu: visibility (V), size (S), rich files (R), dan scholar (Sc). Visibility diberi pembobotan 50%, size 20%, sedangkan rich file, dari^djblar masing-masing 15%. Formula peng-hitungan dan pembobotannya sendiri adalah: Webometrics Rank = (4xV) + (2xS) + (IxR) + (IxSc).

      Visibility (V): jumlah total tautan eksternal yang unikyang diterima dari situs lain, yang diperoleh dari Yahoo Search, Live Search dan Exalead. Untuk setiap mesin pencari, hasil-hasilnya dinormalisa-si-logaritmik ke 1 untuk nilai tertinggi dan ke-mudian dikombinasikan untuk menghasilkan peringkat. Size (S): jumlah halaman yang ditemu-kan dari empat mesin pencari: Google, Yahoo Live Search dan Exalead. Untuk setiap mesin pencari, hasil pencarian dinormalisasi-logaritmik ke 1 untuk nilai tertinggi.

      Untuk setiap domain, hasil maksimum dan minimum tidak diikutsertakan (excluded) dan
      setiap institusi diberikan sebuah peringkat menurut jumlah yang dikombinasi tersebut. Rich files (R):volume file yang ada di situs univer­sitas dengan for­mat file yang dini­ lai layak masuk di penilaian (berdasarkan uji relevansi dengan aktivitas akademis dan publikasi) ada­lah: Adobe Acrobat ;(pdf), Adobe Post , Script (ps), Micro­soft Word (doc), dan Microsoft Powerpoint (ppt).
      Data itu diambil Menggunakan Google dan digabungkan hasilnya untuk setiap jenis berkas.

      Sementara itu, scholar (Sc): menyediakan sejumlah tulisan-tulisan ilmiah (scientific paper) dan kutipan-kutipan (citation) dalam dunia akademik. Data Sc ini diambil dari Google Scholar yang menyajikan tulisan-tulisan ilmiah, laporan-laporan, dan tulisan akademis lainnya. Dari beberapa poin tersebut, link ke berbagai web yang dapat diakses juga ikut menentukan jumlah poin. Link akan memperlihatkan komunikasi di antara pe­neliti, selain itu secara informal memperlihatkan kekuatan aktivitas akademik dan keilmuan dari peneliti di suatu perguruan tinggi.

      Beberapa kategori yang perlu mendapat perhatian antara lain: sitasi (link ke paper atau dokumen), teaching/learning process yang berhubungan dengan material pembelajaran, arah riset (resource "index, research project sites, conference, seminar atau meeting pages. Personal (termasuk koleksi akade­mik pribadi, pre dan post print). Sementara itu, institusi berhubungan dengan parent institusi, dan pendanaan institusi.

      Kerja keras Mendiknas beserta jajarannya untuk meningkatkan mutu perguruan tinggi Indonesia di dunia mulai berbuah. Sepanjang dua tahun terakhir, jumlah perguruan tinggi di Indonesia yang berhasil masuk daftar Webometrics World Ranking Universities terus bertambah. Jika pada Januari 2008, hanya tercatat 17 perguruan tinggi, pada Juli 2008 jumlah tersebut bertambah menjadi 23. Kemudian pada edisi Januari 2009 bertambah menjadi 33 dan meningkat jumlahnya menjadi 39 pada edisi Juli 2009. Sementara itu, untuk posisi tiga besar untuk setiap tahunnya selalu didominasi UGM, ITB, dan UI. Mutu per­guruan tinggi di luar Pulau Jawa juga mulai lebih baik. Jika dilihat pada tabel di bawah, pada edisi Januari 2008, hanya Universitas Hasanuddin yang ber­hasil masuk Webometrics World Ran­king Universities, maka pada terbitan Juli 2009 jumlah perguruan tinggi di luar Pulau Jawa yang berhasil ma­suk daftar tersebut telah bertambah secara signifikan. Tercatat selain Universitas Hasanuddin (Unhas), juga tercatat Universitas Udayana (Unud), untuk Pulau Suma­tra juga tercatat Universitas Lampung (Unila), Uni­versitas Sriwijaya (Unsri), Universitas Sumatra Utara (USU) dan Universitas Riau (Unri). Yang juga jnembanggakan, dari 10 besar peringkat PT di Indonesia berdasarkan acuan Webometrics, ada dua PTS yang berhasil masuk, yaitu Universitas Kristen Petra dan Universitas Gunadarma. Jika dilihat dari posisi rangking perguruan tinggi, banyak hal harus dibenahi terutama dalam pembenahan informasi digital (web) selainTulisan ilmiah dalam berbagai scientific journal. Hal itu mengingat bahwa nilai V (visibility) diberikan porsi terbesar, yaitu 50%, sedangkan tulisan ilmiah (Sc) diberi bobot 15%.

      Untuk peningkatan mutu perguruan tinggi ke depan, perguruan tinggi kita harus memperbaiki sistem manajemen IT, meng-update konten dari web dan meningkatkan komunikasi akade­mik secara aktif dengan para penelitian di luar perguruan tinggi yang bersangkutan, terutama dalam hal tulisan ilmiah pada international re­ferred journal. Meskipun jumlah perguruan tinggi Indonesia yang masuk Webometrics Ran­king bertambah, dari scholar ranking atau tulisan pada internasional scientific journal maupun simposium internasional lainnya para peneliti kita kalah jauh jika dibandingkan dengan para peneliti Singapura, Malaysia, Thailand, dan Filipina misalnya.

      Universitas Nasional Singapura (NUS), Uni­versitas Sain Malaysia (USM), Universitas Teknology Malaysia .(UTM), Universitas Prince Songkla, Universitas Chulalongkorn, dan University of the Philippines Dilliman, unggul jauh dalam hal publikasi pada jurnal internasional jika dibandingkan dengan perguruan tinggi kita.

      Untuk perguruan tinggi di Asia Tenggara, NUS, USM, UTM, dan Chulalongkorn University tercatat memiliki jumlah publikasi ilmiah pada jurnal internasional terbanyak.

      Ada beberapa faktor penyebab rendahnya karya tulis para peneliti kita. Pertama kemampuan menuliskan hasil penelitian. Budaya menulis yang tidak dibiasakan sedari kecil juga akan berpengaruh pada kemampuan mengungkapkan dan menganalisis hasil penelitian yang diperoleh untuk dimuat di berbagai jurnal bidang ilmu terkait. Kelemahan kedua adalah ketidaktahuan bagaimana cara memublikasi kan hasil penelitian. Pada saat ini, hampir se mua jurnal internasional mengharuskan para peneliti untuk mengirimkan manuscript atau artikelnya secara on line lewat internet. Jurnal-jurnal terbitan Elsevier misalnya untuk dapat men-submit artikel ke salah satu jurnal terbitan mereka, para peneliti harus mendaftar terlebih dahulu secara on line, kemudian akan diperoleh username dan password. Naskah yang akan di-submit harus di-entry bagian perbagian. Beberapa jurnal juga mensyaratkan penulis untuk mengusulkan paling kurang tiga reviewer, meskipun keputusan akhir siapa yang akan me-review artikel yang di-submit ada di tangan edi­tor. Dari pengalaman kami me-review beberapa artikel pada beberapa jurnal internasional, sesungguhnya kualitas penelitian para peneliti kita tidaklah kalah jika dibandingkan dengan para peneliti luar. Dorongan untuk menulis dan kurangnya pengetahuan cara men-submit dan membuat desain grails yang berkualitas menjadi titik lemah para peneliti kita. Meskipun kemampuan bahasa Inggris cukup menentukan, dengan kemajuan teknologi dan bantuan dari editor saat ini kesulitan bahasa Inggris tidak menjadi hal yang utama, mengingat tersedianya berbagai fasilitas untuk menerjemahkan naskah dari bahasa Indonesia ke bahasa Inggris.

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Thursday, 30 May 2013 17:25  

      Items details

      • Hits: 1042 clicks
      • Average hits: 13 clicks / month
      • Number of words: 1743
      • Number of characters: 13618
      • Created 6 years and 8 months ago at Friday, 02 March 2012 by Administrator
      • Modified 5 years and 6 months ago at Thursday, 30 May 2013 by Suherman

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,788
      • Sedang Online 137
      • Anggota Terakhir Robertrab

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9091491
      DSCF8761.jpg

      Kalender & Agenda

      November 2018
      S M T W T F S
      28 29 30 31 1 2 3
      4 5 6 7 8 9 10
      11 12 13 14 15 16 17
      18 19 20 21 22 23 24
      25 26 27 28 29 30 1

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC