.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

       

      MEDIA INDONESIA, 21 DESEMBER 2009

      Menanti Realisasi Pemerintah

      “Jika bangsa Indonesia tidak berlari kencang, akan tergilas dengan bangsa-bangsa lainnya di kawasan Asia Tenggara.”

      HAR Tilaar

      Pengamat Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

      PEMERINTAH menggadang-gadang bahwa program pendidikan merupakan salah satu dari delapan program Millennium Development Goals (MDGs) yang dinilai berhasil. Laporan singkat pencapaian MDGs Indonesia 2009 yang dikeluarkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menyebutkan pemerintah telah mencapai pendidikan dasar untuk semua.

      Indikatornya adalah angka partisipasi murni (APM) sekolah dasar (SD)/madrasah ibtidaiah (MI)
      (7-12 tahun) dan angka partisipasi kasar (APK) sekolah menengah pertama (SMP)/madrasah di sanawiah (MTs) mendekati 100%. Tepatnya APM SD/MI (7-12 tahun) mencapai 95,1% dan APK SMP/MTs 96,2%. Data itu dikeluarkan pada 2008.

      Sementara itu, target MDGs adalah memastikan pada 2015 semua anak baik laki-laki maupun perempuan dapat merryelesaikan pendidikan dasar. Jika pada 2008 saja perkembangannya APM SD/MI dan APK SMP/MTs telah mendekati angka 100%, itu berarti Indonesia diperkirakan berhasil mencapai target pada 2015. Menurut Sekretaris Jenderal Departemen Pendidikan Dasar (Sekjen Depdiknas) Dodi Nandika beberapa waktu lalu keberhasilan itu berkat program yang dicanangkan pemerintah, yakni program wajib belajar 9 tahun dan menurunkan angka buta huruf. "Persentase buta aksara usia di atas 15 tahun, diturunkan dari 10,21% ada 2004, menjadi 5,97% pada 2008," ujarnya.

      Putus sekolah

      Dari indikator pendidikan dasar untuk semua, pemerintah memang dinilai telah berhasil mencapai sasaran. Namun, angka keberhasilan itu tidak membuat kita puas diri. Pasalnya, masih banyak permasalahan pendidikan yang muncul pada bangsa Indonesia saat ini. Salah satunya adalah masih tingginya angka putus sekolah pada jenjang pendidikan dasar. Itu merupakan pekerjaan rumah bagi pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono beserta jajaran kabinetnya ke deparu, fakta Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) menunjukkan pemerintah belum bisa memenuhi target menurunkan angka putus sekolah di Indonesia.

      Hingga September 2009, angka putus sekolah untuk jenjang pendidikan dasar berada di kisaran 3,01% untuk siswa tingkat SD dan baru di kisaran 2,1% untuk siswa tingkat SMP. Padahal, target pemerintah angka putus sekolah untuk siswa SD sebesar 2,58%. Sedangkan untuk siswa SMP sebesar 1,18%.Terkait dengan hal itu, Mendiknas Muhammad Nuh meminta kesadaran orang tua untuk menyekolahkan anaknya ditingkatkan. Pasalnya, hal ini masih menjadi kendala untuk menekan angka putus sekolah pada jenjang pendidikan dasar.

      Di sisi lain, ia pun meminta kesadaran pemerintah daerah untuk membantu alokasi dana pendidikan yang dikucurkan pemerintah pusat. Pengamat pendidikan dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Prof HAR Tilaar menekankan agar para pengambil kebijakan di tingkat pemerintah pusat, mulai dari tingkat Mendiknas hingga pejabat eselon satu Depdiknas, lebih banyak turun ke daerah-daerah untuk melihat kondisi sebenarnya pendidikan dasar di Indonesia.

      "Pasalnya, pendidikan dasar merupakan jembatan emas generasi ke depan. Jika bangsa Indonesia tidak berlari kencang, akan tergilas dengan bangsa-bangsa lainnya di kawasan Asia Tenggara," ujarnya. Selain mengurangi angka putus sekolah untuk jenjang pendidikan dasar, masalah lain yang dihadapi adalah mengurangi kesenjangan pendidikan dasar antara daerah satu dan yang lain.

      Anggota Komisi X dari Fraksi Partai Golkar

       

       

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Monday, 27 February 2012 07:31  

      Items details

      • Hits: 866 clicks
      • Average hits: 10.7 clicks / month
      • Number of words: 1665
      • Number of characters: 13688
      • Created 6 years and 9 months ago at Monday, 27 February 2012 by Administrator
      • Modified 6 years and 9 months ago at Monday, 27 February 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,788
      • Sedang Online 129
      • Anggota Terakhir Robertrab

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9091240
      DSCF8798.jpg

      Kalender & Agenda

      November 2018
      S M T W T F S
      28 29 30 31 1 2 3
      4 5 6 7 8 9 10
      11 12 13 14 15 16 17
      18 19 20 21 22 23 24
      25 26 27 28 29 30 1

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC