.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

      Sohor Sejak Berabad Lampau


      Sejumlah nama ulama Indonesia telah terkenal sebagai cendekiawan Muslim di kawasan Asia dan dunia Islam sejak abad pertengahan. Murid mereka datang dari berbagai penjuru dan kitab karyanya terserak hingga mancanegara. Berikut beberapa di antaranya.

      Abd Rauf bin Ali al-Jawi al-Fansuri (1615-1693)

      Populer juga dengan mana Abdurrauf Sinkel merujuk pada asalnya dari Fansur, Sinkel, di wilayah pantai barat laut Aceh. Banyak yang menyebut moyang Abd Rauf berasal dari Persia yang datang ke kesultanan Samudra Pasai pada akhir abad ke-13, mereka kemudian menetap di Fansur (Barus), sebuah kota pelabuhan tua di pantai Sumatra Utara.

      Dia mempelajari berbagai cabang ilmu agama, terutama tafsir, hadis, fikih, tasawuf tauhid, dan akhlak. Beberapa penulis mencatat, pengaruh paling besar dalam membentuk pola pikir dan pola sikap Abd Rauf berasaldari gurunya di Madinah, al-Kusyasyi dan al-Kurani, yang mengajarinya soal ta­sawuf dan ilmu-ilmu terkait lainnya, hingga akhirnya ia ditunjuk sebagai imam tarikat Syattariyah dan Qadiriyah. Setelah mengenyam pendidikan selama sekitar 19 tahun di Tanah Suci, Abd Rauf kembali ke Aceh pada sekitar tahun 1661.

      Karya-karya yang dihasilkan Abd Rauf tidak terbatas pada satu bidang. Sebagian ahli mengatakan karya Abd Rauf yang fenomenal ada 21 buah. Satu berbentuk tafsir, dua kitab hadis, tiga buah berupa kitab fikih, dan 15 sisanya merupakan kitab tasawuf. Karya yang paling terkenal adalah kitab Tarjuman al-Mustafid. Sampai saat ini, kitab ini. dianggap sebagai kitab tafsir terlengkap pertama dalam bahasa Melayu yang pernah ada. Tafsir ini diduga disusun pada masa pemerin-tahan Safiatuddin. Ahli sejarah masih meneliti, apakah proses penyusunannya merupakan permintaan kesultanan Aceh atau atas inisiatif pribadi.

      SyekhYusufal-Makassari (1626-1699)

      Syekh Yusuf lahir di Goa, Sulawesi Selatan, dari keluarga biasa. la menikah dengan seorang putri Sultan Goa, lalu pada usia 18 tahun naik haji ke Makkah sekalian memperdalam studi tentang Islam. Dari Makassar, dia naik sebuah kapal Melayu dan berlayar menuju Banten yang saat itu merupakan pusat Islam periling di nusantara. Di sana, dia bersahabat dengan putra mahkota yang kelak ketika memerintah bergelar Sultan Ageng Tirtayasa (1651-1683), penguasa agung terakhir dari Kesultanan Banten.

      Mengikuti rute perdagangan antarnusantara zaman itu Syekh Yusuf melanjutkan per-jalanan ke Aceh, lalu ke fiujarat, India, tempat dia bertemu dengan Sufi Nuruddin ar-Raniri, penasihat sultan perempuan Safyatuddin dari Aceh, kemudian ke Yaman, akhirnya ke Makkah dan Madinah, bahkan sampai ke Darnaskus (Suriah) dan Istanbul (Turki). Kembali ke Tanah Air, Syekh Yusuf tak kembali ke Goa, tempat agama sudah dileceh-kan, tapi ke Banten. la diangkat menjadi mufti kerajaan dan menjadi guru agama. la kernu-dian menikah lagi dengan Putri Sultan Ageng Tirtayasa.

      Pengetahuan yang luas yang dimiliki oleh Syekh Yusuf Al-Makassari, menjadikan Banten menjadi terkenal sebagai pusat pendidikan Islam. Muridnya datang dari berbagai pen­juru. Syekh Yusuf bukan hanya mengajarkan ilmu agama, melainkan ilmu beladiri sebagai persiapan untuk berjuang melawan penjajah Belanda. Namun, Belanda mampu mernainkan strategi pecah belah di Banten. Sultan Ageng Tirtayasa dikalahkan anaknya sendiri, Sultan Haji.

      Pada September 1684, Syekh Yusuf al-Makassari bersarna dua islnnya, beberapa anak, dan 12 muridnya dibuang ke Sri Lanka. Di sini, Syekh Yusuf al-Makassari kemudian menulis karya-karya keagamaan dalam ba­hasa Arab, Melayu, dan Bugis. Salah satu yang terkenal adalah Kaifiyatut Tasawwuf. Di Sri Lanka, Syekh Yusuf tetap aktif menyebarkan agama Islam sehingga memiliki murid ratusan, yang umumnya berasal dari India Selatan. Melihat aktivitas dakwah yang dilakukan oleh Syekh Yusuf al-Makassari yang terus meningkat, ia dibuang ke Afrika Selatan. Di sini, Syekh Yusuf memusatkan kegiatan pada menyebarkan agama Islam hingga wafat pada 23Mei1699.

      Syekh Nawawi al-Bantani al-Jawi (1813-1897)

      Disebut al-Bantani karena ia berasal dari Banten, Indonesia. Keilmuannya sangat disegani dan dia sangat produktif menulis kitab, yang meliputi fikih, tauhid, tasawuf, tafsir, dan hadis. Jumlahnya tidak kurang dari 115 kitab. Pada usia 15 tahun, dia yang saat itu sudah mulai mengajarkan ilmu agama menunaikan haji dan berguru kepada sejumlah ulama ter­kenal di Makkah. Kembali dari sana, gerak-geriknya diawasi karena dianggap pengobar semangat melawan penjajah, meneruskan ajaran pangeran Diponegoro. Ujungnya, dia dilarang memberikan ceramah.

      Dikekang di dalam negeri, ia menyingkir ke Makkah. Di Tanah Suci, ia memiliki banyak mu­rid dari berbagai negara. Namanya semakin melejit ketika ditunjuk sebagai pengganti Imam Masjidil Haram, Syekh Khatib al-Minangkabawi. Sejak itulah ia dikenal dengan nama resmi Syekh Nawawi al-Bantani al-Jawi, artinya Nawawi dari Banten, Jawa. Piawai dalam ilmu agama, masyhur sebagai ulama. Tidak hanya di Kota Makkah dan Medinah, dia masyhur hingga Mesir. Itulah sebabnya ketika Indonesia mem-proklamasikan kemerdekaannya. Mesir men­jadi negara yang pertamn mondukung kemerdekaan Indonesia.

      Hamzah al-Fansuri (Meninggal di Makkah 11 April 1527)

      Dikenal sebagai seorang ulama sufi dan sastrawan abad ke-16.  Meskipun nama 'al-Fansuri' sendiri berarti berasaldari Fansur IBarus, kini masuk Sumatra Utara), sebagian ahli berpendapat ia lahir di Ayuthaya, kera­jaan Thailand pada masa lampau. Ham/ah al-Fansuri lama berdiam di Aceh. la terkenal sebagai penganut aliran wahdatul wujud. Dalam sastra melayu, dia dikenal se­bagai pencipta genre syair. Hamzah Fansuri banyak sekali menghasilkan sajak-sajak sufi yang pada umumnya tidak memiliki judul tersendiri. Bahkan, namanya pun kerap kali tidak dicantumkan dalam karya-karyanya itu.

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

       

      Items details

      • Hits: 3990 clicks
      • Average hits: 43.4 clicks / month
      • Number of words: 2306
      • Number of characters: 18819
      • Created 7 years and 8 months ago at Tuesday, 01 May 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,798
      • Sedang Online 76
      • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9127419
      Dialog_Peradaban.jpg

      Kalender & Agenda

      December 2019
      S M T W T F S
      1 2 3 4 5 6 7
      8 9 10 11 12 13 14
      15 16 17 18 19 20 21
      22 23 24 25 26 27 28
      29 30 31 1 2 3 4

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC