.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

      Amerika Serikat: Darurat Nasional, Rakyat Boikot Tes Multiple Choice

      oleh

      Ridza Gandara

      about me

      Kebijakan tes yang distandarisasi secara nasional dan membuat beban keuangan negara semakin berat, ditambah beban pembelajaran tanpa arti bagi siswa, guru dan orangtua menjadi alasan bagi para guru di Seattle, Amerika Serikat (AS) untuk memboikot Measures of Academic Progress (MAP) yang berisi tes dalam bentuk pertanyaan dan jawaban multiple choice.

      Pemboikotan yang dilakukan ribuan demonstran yang terdiri atas guru, siswa dan orangtua di Seattle merupakan kelanjutan dari demonstrasi besar yang sepanjang bulan Februari telah dilakukan aksi boikot di Portland, Oregon terhadap tes berstandar nasional dengan bentuk pilihan ganda yang sama sekali tidak mencerminkan kualitas pendidikan siswa, bahkan kualitas kerja guru sekalipun. Penggunaan tes dengan bentuk pilihan ganda setiap tahun hanya memboroskan uang rakyat, dimana mayoritas penerimaan keuangan negara bagian dan pemerintah gedung putih berasal dari pajak yang diambil dari uang rakyat AS.

      Persiapan untuk tes berstandar nasional, setiap tahunnya terlampau menyita waktu pembelajaran di sekolah dan itu merugikan waktu belajar terhadap materi penting di sekolah. Kebijakan tes tersebut dimulai oleh Presiden Bush sejak tahun 2002, tapi tidak memiliki dampak signifikan terhadap kualitas pendidikan masyarakat AS hingga saat ini. Bahkan posisi AS dalam TIMSS jauh dibawah Singapura dan Korea Selatan.

      Posisi siswa yang berada di sekolah menengah lebih leluasa untuk melancarkan gerakan demonstrasi bersama orangtua mereka. Dalam dua bulan terakhir sudah terjadi beberapa kali demonstrasi besar yang diorganisasi oleh para siswa sekolah dengan istilah Opt Out untuk menghentikan upaya pemerintah terus-menerus menggunakan tes berstandar nasional berbentuk multiple choice.

      Para orangtua, siswa sekolah, tokoh pendidikan, guru, dan masyarakat yang peduli pada pendidikan sudah menjadwalkan agenda demonstrasi secara terbuka sepanjang Februari, Maret dan April. Bahkan dalam rilis organisasi nasional United Opt Out National yang berada di 50 negara bagian dan 4 daerah khusus di AS sedang bersiap diri melakukan pendudukan gedung putih pada tanggal 4-7 april 2013 dengan jumlah massa yang banyak.

      rally

      Boston Teacher Union, organisasi profesi guru di Boston memboikot tes berstandar nasional yang dilakukan dua kali dalam setahun oleh pemerintah federal dan negara bagian. Mereka tidak mau sekolah menjadi lembaga persiapan tes yang kerjanya melatih siswa menjawab soal pilihan ganda. Bahkan mereka prihatin dengan kondisi di seluruh negara bagian yang berlomba-lomba mengejar nilai tes bertandar nasional berupa pilihan ganda tersebut, sebagai contohnya disebutkan sekolah-sekolah di North Carolina yang berencana mengadakan 52 kali tes berstandar nasional untuk semua distrik pada bulan Maret 2013.

      Chicago Teacher Union memboikot tes berstandar nasional karena dua alasan, yakni: tes berstandar nasional itu tidak mendidik dan tes tersebut ditunggangi kepentingan perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam pengadaan soal, lembar jawaban, alat kelengkapan tes, termasuk lembaga bimbingan tes yang orientasinya meraih laba. Sehingga CTU berusaha menjauhkan diri dari tes berstandar nasional yang selama 10 tahun digelar tanpa hasil solutif terhadap pendidikan rakyat AS. Dan para siswa di Chicago pun melakukan protes anti tes nasional yang sudah menyita waktu belajar mereka.

      Perusahaan swasta yang terlibat dalam proyek tes berstandar nasional di AS yang diketahui publik adalah, Harcourt, CTB McGraw-Hill, NCS Pearson dan Riverside Publishing. Empat perusahaan ini ditengarai meraup keuntungan dari kebijakan industri tes era Bush yang masih dijalankan pula oleh pemerintahan Obama.

      Texas, negara bagian AS yang pernah menyatakan diri ingin berpisah dari Federasi AS, ia mengalami situasi yang sama dalam masalah tes berstandar nasional. Sekira 10.000 demonstran yang terdiri dari guru, siswa, orangtua dan masyarakat peduli pendidikan bergabung dalam gerakan Save Texas School memadati kota Austin untuk menyatakan sikap mereka dalam usaha penyelamatan sekolah dari industri tes pilihan ganda yang terus-menerus digelar pemerintah di sekolah negeri. Maret ini, mereka akan menghadapi pemerintah dan parlemen agar tidak memboroskan uang rakyat senilai $8.8 miliar untuk proyek tes berstandar nasional. Bisa dibayangkan uang sekira 8.8 miliar dollar AS dikonversi ke rupiah, lebih baik dipakai untuk meningkatkan proses pendidikan dari pada membiayai proyek tes multiple choice.

       

       

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Friday, 08 March 2013 05:13  

      Items details

      • Hits: 2371 clicks
      • Average hits: 29.6 clicks / month
      • Number of words: 739
      • Number of characters: 5419
      • Created 6 years and 8 months ago at Friday, 08 March 2013 by Administrator
      • Modified 6 years and 8 months ago at Friday, 08 March 2013 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,797
      • Sedang Online 115
      • Anggota Terakhir Suwardi

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9124678
      DSCF8803.jpg

      Kalender & Agenda

      November 2019
      S M T W T F S
      27 28 29 30 31 1 2
      3 4 5 6 7 8 9
      10 11 12 13 14 15 16
      17 18 19 20 21 22 23
      24 25 26 27 28 29 30

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC