.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail
      Article Index
      Peran Pendidikan Luar Sekolah dalam Pembangunan SDM dan Pemasyarakatan Budaya Baca
      Page 2
      Page 3
      Page 4
      Page 5
      Page 6
      Page 7
      Page 8
      Page 9
      Page 10
      Page 11
      Page 12
      All Pages

      Untuk mencapai kualitas masyarakat seperti di atas harus dilandaskan pada filosofi: life long learning yang bertumpu pada pendidikan untuk hidup (education for life) dan berorientasi pragmatism learning. Pendidikan berbasis pada kebutuhan aktual masyarakat, yaitu: kebutuhan aktual masyarakat lokal, nasional dan global. Pendidikan perlu didesain dengan paradigma baru, yaitu: homocentric model, yaitu menekan pada beberapa karakteristik, seperti : (a) Menekankan partisipasi masyarakat  dan lembaga non government organizations dalam proses pendidikan luar sekolah;  (b) memfokuskan human resources quality development; (c) mengarahkan pada life long learning and community  learning; (d) Menekankan pada kebutuhan masyarakat dalam setiap merancang program pendidikan luar sekolah; (e) Pemerintah hanya sebagai fasilitator dan motivator dalam proses penyadaran pendidikan.

      Kunci keberhasilan program pendidikan adalah adanya pembinaan tenaga kependidikan dan kelembagaan yang terpadu, yaitu dengan membuat reposisi terhadap pembinaan tenaga kependidikan dan kelembagaan, baik di level pusat, regional propinsi dan daerah. Dengan strategi, menciptakan pola-pola pembinaan secara kemitraan yang koordinatif, bukan lagi vertikal-direktif (instruktif). Kita harus berani mengkaji ulang berbagai tugas dan fungsi, kompetensi ketenagaan dan kelembagaan kita. Kajian komprehensif tersebut harus didasarkan pada kebutuhan aktual masyarakat, orientasi produk dan kebutuhan masyarakat yang sedang aktual.

      Dengan dukungan tenaga dan lembaga yang kuat, maka kualitas program akan mampu menjawab berbagai peluang dan tantangan tersebut di atas. Mengapa pembinaan tenaga kependidikan dan kelembagaan sangat diperlukan? Karena tanpa tenaga-tenaga pendidikan yang berkualitas dan kelembagaan yang sistematis, sesuai dengan berbagai perkembangan dalam masyarakat tentunya tidak akan didapat program-program yang dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.
      Kiranya akan sulit untuk berbicara mengenai mutu dan pemerataan program pendidikan luar sekolah dan pemuda di masyarakat kalau kita tidak mempunyai tenaga-tenaga kependidikan yang bermutu, berwawasan global, mempunyai mental pembaharuan dan keunggulan, bersikap
      enterpreneurship dan kelembagaan yang sistemik dan komprehensif.

      Dengan kelembagaan ketenagaan dan kelembagaan yang sistemik dan komprehensif kita akan mampu:

      Pertama memfokuskan reinforcement SDM kita secara maksimal guna mendukung keberhasilan program pendidikan luar sekolah dan pemuda di masyarakat.

      Kedua, dapat tetap tergalang adanya sinkronisasi dan koordinasi dalam setiap bidang dan aspek program, agar pembangunan pendidikan luar sekolah dan pemuda tetap dalam kerangka pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Caranya yaitu: dengan membuat pengkajian perencanaan kelembagaan terpadu untuk peningkatan SDM Pusat, Propinsi, dan Kabupaten/Kota, sehingga tidak terjadi ketimpangan kualitas SDM, antar Pusat, Propinsi dan Kabupaten/Kota.

      Ketiga, dapat diciptakan program-program peningkatan bagi SDM yang tidak konvensional lagi, yaitu mencari paradigma baru pendidikan dan latihan (The new educational and training paradigms) yang mampu merubah sikap dan mental tenaga kependidikan kita, yaitu: dari yang bermental birokrat menjadi tenaga kependidikan yang mempunyai rasa butuh berprestasi (needs for achievement) dan mempunyai motivasi berprestasi tinggi (high of achievement motivation), mandiri, profesional serta tingkat pengabdian yang tinggi pula. Dengan paradigma pendidikan dan latihan yang baru diharapkan akan muncul SDM  yang solid dalam  prestasi dan mempunyai sikap pengabdian yang tulus.

      Keempat, dilakukan pengkajian terpadu secara terus menerus tentang ketenagaan pendidikan luar sekolah dan pemuda. Caranya yaitu: dengan menyusun standar kompetensi, akreditasi dan kualifikasi terhadap ketenagaan diklusepa secara terpadu baik tenaga di Pusat, Propinsi, dan Kabupaten/Kota. Dengan ketiga jenis kegiatan pengkajian dan penilaian (research and assessment) di atas kita akan mendapatkan profil dan kinerja (performance) ketenagaan yang sesuai dan mampu menjawab beban tugas yang semakin berat dan kebutuhan belajar yang berkembang cepat di masyarakat.

      Pendidikan Non Formal (Pendidikan Luar Sekolah) merupakan bagian integral dari pembangunan pendidikan nasional yang diarahkan untuk menunjang upaya peningkatan mutu sumber daya manusia Indonesia yang cerdas, sehat, terampil, mandiri dan berakhlak mulia sehingga memiliki ketangguhan dalam menghadapi berbagai tantangan. Pembangunan Pendidikan Non Formal (PNF) secara bertahap terus dipacu dan diperluas guna memenuhi kebutuhan belajar masyarakatyang tidak mungkindapat terlayani melalui jalur pendidikan formal (PF). Sasaran pelayanan PNF diprioritaskan pada warga masyarakat yang tidak pernah sekolah, putus sekolah penganggur/miskin dan warga masyarakat lain yang ingin belajar untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan dan ketrampilannya sebagai bekal untyk dapat hidup lebih layak. Dengan semakin meluasnya pelayanan program PNF yang bermutu, akan memberikan kontribusi besar dalam usaha meningkatkan kesejahteraan rakyat yang ditandai dengan semakin berkurangnya penduduk buta aksara, suksesnya wajar 9 tahun dan terciptanya tenaga-tenaga terampil yang siap memasuki dan membuka lapangan kerja baru, yang pada gilirannya mampu meningkatkan pendapatan dan produktivitas nasional serta manaikkan peringkat Indek Pembangunan Manusia Indonesia (IPM).



      Comments
      ernie   |2009-10-13 23:40:30
      Thanks, artikel peran PLS dalam pembengunan dst, sangat membantu sekali
      Achmad Firdaus  - -     |2009-10-26 17:44:01
      Artikel ini bagus sekali, menambah wawasan daya memahami peran pendidikan PLS
      khususnya dalam peningkatan SDM dan minat baca warga pendidikan luar sekolah.
      rustan abbas  - Edisi Buku     |2009-11-03 23:01:17
      Bisakah artikel tentang Taman Baca dan peningkatan pendidikan bisa dikemas dalam
      Edisi Buku sehingga dapat dibaca oleh pengunjung Rumah Baca Anatta

      Terima
      Kasih
      Rumah Baca Anatta
      Jl. Kangkung No 42 Wawondula Towuti Kab. Luwu Timur
      Propinsi Sulawesi Selatan
      Suherman   |2009-11-25 16:53:03
      sangat bisa, silakan. kalau bisa pak Abbas buat draft-nya, kebetulan saya dekat
      dengan beberapa penerbit
      mharywa  - sektor primer     |2009-11-19 11:00:07
      mau tanya, industri manufaktur bisa dikategorikan ke dalam sektor primer juga
      atau tidak pak? mengingat terminologi industri manufaktur sebagai industri
      penghasil barang, yg berarti termasuk komoditas primer seperti pertanian, air,
      listrik, dan gaas. terimakasih sebelumnya.
      Arief  - Artikel yg berkualitas   |2010-04-19 19:48:41
      artikel ini sangat berkualitas dan penting bagi saya sebagai calon penerus
      perjuangan PLS. semoga jaya terus... amin
      darlina  - artikel bgs   |2010-04-19 23:43:03
      artikel'y bgs.. mohon bantuan'y lbh lengkap ttg kaecakapan berpikir'y..
      ihsan  - terim kasih     |2010-05-04 21:24:46
      salam sejahtera bagi kita semua....
      melihat begtu pentingnya peran dari TBM
      untk memasyarakatkan baca.. maka dukungan dari pemerintah pun harus semakin
      nyata..
      kemudian sebenarnya terkadang timbul pertanyaan dari benak saya.. dari
      semua TBM yang telah ada apakah sudah memberikan dampak yang kiranya sangat
      dirasakan sekali dalam hal ini memebrikan kepuasan bagi masyarakat
      penggunanya...
      seringkali apablia ada seorang yang datang kali pertama untuk
      mengunjungi TBM dan kemudian dia mendapatkan pelayanan yang tidak memuaskan
      sekali maka bisa dijamin dia tidak akan pernah kembali.... nah disiniliah
      kiranya motivasi yang bagaiaman yang harus dibangun untuk menumbuhkan semnagat
      melayani masayarakat secara maksimal... meskipun TBM ini bukan lembaga yang
      menghitungkan profit (non profit)
      begitulah... saya harap hal ini perlu
      didiskusikan....
      terima kasih
      Suherman   |2010-05-05 17:18:37
      Untuk mengetahui dampak tersebut perlu sebuah penelitian (kesempatan untuk yang
      sedang nyusun skripsi nih...).
      Sekarang ini, pengelola TBM hanya berbekal
      idealisme. Perhatian dari pemerintah sudah ada tapi belum memadai. Untuk
      menciptakan para pengelola yang profesional harus dibuat sebuah program bersama.
      Mungkin bisa seminar atau workshop yang membahas tentang tantangan dan peluang
      (prospek) menjadi pengelola TBM.
      SETH MIKO   |2010-07-15 17:19:25
      Semangat terus untuk para pejuang-pejuang PLS......
      vony r.a  - pls   |2010-09-01 21:56:54
      thank taz adanya artikel nie.............
      pls caaaak...skses slalu.
      zulanwar  - pendidikan   |2012-03-01 21:27:29
      good..
      zulanwar  - pendidikan     |2012-03-01 21:31:25
      good
      elina   |2012-08-04 02:02:12
      bagus :)
      elina   |2012-08-04 02:04:09
      bgus :)
      elina  - bgus   |2012-08-04 02:05:27
      apiik
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

       

      Items details

      • Hits: 838163 clicks
      • Average hits: 6705.3 clicks / month
      • Number of words: 14803
      • Number of characters: 116086
      • Created 11 years and 5 months ago at Thursday, 04 June 2009 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,798
      • Sedang Online 60
      • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9125076
      DSCF8761.jpg

      Kalender & Agenda

      November 2019
      S M T W T F S
      27 28 29 30 31 1 2
      3 4 5 6 7 8 9
      10 11 12 13 14 15 16
      17 18 19 20 21 22 23
      24 25 26 27 28 29 30

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC