.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

       

      MEDIA INDONESIA, 5 FEBRUARI 2010

      Mendigitalkan Cersil Lawas


      IDE untuk membentuk komunitas Kho Ping Hoo (KPH) lahir saat Bagus Pursena meli-hat hasil polling yang sempat dilakukan oleh mills pocket PC. "Waktu ditanya serial silat favorit, sebagian besar anggota bilang 'Kho Ping Hoo'," akunya.

      Sebagai salah satu pecinta cerita silat (cerita silat) tersebut, Bagus lantas berpikir un­tuk membentuk satu wadah khusus bagi penggemar KPH. Karena idenya berawal dari mills, ia pun menggunakan sarana ini untuk menggaet anggota.

      Alhasil, di tahun pertamanya saja, jumlah komunitas Kho Ping Hoo sudah menca-pai 600 orang.

      Sedikit bumbu kecanggihan teknologi pun ditawarkan. la membantu para anggotanya yang masih ingin membaca KPH, tapi kesulitan untuk mendapatkan serial tersebut, yaitu dengan mengadakan KPH versi elektronik. "Tidak banyak toko buku yang masih menjual cerita silat KPH. Padahal, kita suka bernostalgia dan sesekali membaca ulang serial KPH. Banyak anggota komunitas, yang berdomisili di Jakarta, mengaku meninggalkan koleksi bukunya di daerah asalnya. Jadi waktu mau baca lagi, agak susah," tutur Bagus yang mengakui gaya hidup urban juga ber-pengaruh dalam hal ini.

       

      Rupanya buku elektronik KPH diapresiasi anggota komunitas. Mereka yang ter-daftar dalam milis beralamat kho-ping-hoo@yahoogroups. com, bisa mengakses KPH elektronik dengan bebas.

      "Cersil ini bisa membawa saya bernostalgia sampai ke tahun 80-an. Sekarang, dengan adanya KPH versi e-book yang bebas saya unduh di milis, saya bisa baca KPH kapan pun saya mau," kata Novi Satriya.

      Selain mengunduh, anggo­ta milis juga bisa menyumbangkan KPH e-book yang ia buat sendiri. Mengubah KPH menjadi versi e-book bisa dilakukan semua anggota ko­munitas dengan dua cara.

      Pertama, menyalin ulang cerita dalam komik dengan mengetiknya menggunakan program MS Word. Cara kedua, anggota bisa memindai tiap halaman komik KPH kemudian mengubahnya menjadi file MS Word/Doc melalui aplikasi OCR.

      Bahkan, milis ini menyiapkan lima section khusus bernama 'gudang kitab' untuk memperlancar pengunduhan buku elektronik tersebut. Dalam setiap diskusi yang dilakukan komunitas ini, mereka selalu menyisipkan ma-teri buku elektronik KPH.

      Namun demikian, lanjut Bagus, komik KPH asli ataupun versi elektronik, memiliki peminatnya ma-sing-masing. Sebagian memilih versi elektronik dengan alasan praktis, dan mudah. Sementara sebagian lainnya lebih menyukai versi buku. "Kasihan juga penerbitnya. Sekarang bukunya sudah jarang, pendapatannya bisa makin turun kalau banyak yang mengunduh e-book,"' ungkap Dani, salah satu ang­gota. (VM-8)

       

       

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Thursday, 01 March 2012 07:53  

      Items details

      • Hits: 551 clicks
      • Average hits: 6 clicks / month
      • Number of words: 654
      • Number of characters: 5221
      • Created 7 years and 8 months ago at Thursday, 01 March 2012 by Administrator
      • Modified 7 years and 8 months ago at Thursday, 01 March 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,797
      • Sedang Online 78
      • Anggota Terakhir Suwardi

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9124393
      DSCF8754.jpg

      Kalender & Agenda

      November 2019
      S M T W T F S
      27 28 29 30 31 1 2
      3 4 5 6 7 8 9
      10 11 12 13 14 15 16
      17 18 19 20 21 22 23
      24 25 26 27 28 29 30

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC