.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

       

      REPUBLIKA, 18 AGUSTUS 2010

       

      Suasana Ruangan Picu Minat Baca

       

      Imej kafe sebagai tempat hura-hura akan terkikis bi!a diiengkapi taman bacaan

      Aktivitas membaca buku  sebenarnya bukan   pekerjaan sulit. Tapi, terka-dang kegiatan ini terasa begitu berat. Pemerintah sering kali dipusingkan dalam mendongkrak niinat membaca warganya. Di zaman modern ini, masyarakat memang lebih senang dengan   sesuatu  yang  mudah dicerna.

      Dari pada harus membaca bu­ku, mereka lebih senang menonton televisi, mendengar radio, atau mengakses internet. Tak sadar, buku pun sangat penting untuk menambah wawasan mereka. .,

      Masyarakat Bandung tampaknya tidak pernah kehabisan ide dan kreatifitas. Di tengah ku-rang diminatinya perpustakaan milik pemerintah, justru banyak bermunculan ruang membaca bak jamur di musim hujan. Ruang membaca itu, ada yang berbentuk toko buku, perpustakaan pribadi, maupun kafe.

       

      Yang pasti, ketiga lokasi itu memiliki komunitas pembaca masing-masing. Salah satu toko buku di Bandung yang terkenal dengan komunitasnya, yakni Tobucil. Bagi Tobucil, kehadiran komunitas membaca di tempatnya menjadi magnet tersendiri. Toko buku yang terletak di Jalan Aceh No. 56, Kota Bandung ini, tidak akan terasa hidup tanpa kehadiran komu­nitasnya. Koordinator Klub Tobucil, Wiku Baskoro mengatakan, meski Tobucil hanya pada komunitas.Komunitas yang ada di Tobucil, merupakan kelompok keci yang berisi orang-orang bervisi sama. Mereka gemar membaca, sehingga kegiat­an utamanya membaca dan membedah buku. Menjamurnya perpustakaan alternative yang dielaborasi dengan kafe, menurut Wiku, kurang sig-nifikan dalam mendongkrak minat baca. Pasalnya, fasilitas bacaan itu hanya berperan sebagai pelengkap. "Tak ada pembacanya pun, tak masalah," paparnya.

      Hal itu, berbeda dengan komu­nitas yang selalu menjadikan per­pustakaan atau taman bacaan menjadi hidup. Karena mereka sifatnya aktif. Tobucil saat ini memiliki koleksi feuku hingga. ribuan buah. Wiku mengaku, buku-bukunya didonimasi oleh tema-tema sastra, filsafat, sosial-politik, dan humaniora.

      Sedangkan untuk komunitas, Tobucil mewadahi beragam aktifitas. Mulai dari menulis, diskusi filsafat, merajut, hingga musik klasik. Dari komunitas menulis itulah, Tobucil kerap digandrungi pecinta buku. Sebenarnya, kata dia, minat baca warga Bandung cukup tinggi.

      "Hanya saja daya beli yang kurang," tambah Wiku. Perpus­takaan, sambung Wiku, seharusnya bisa menjadi ladang bagi mereka yang haus ilmu. Namun, perpustakaan yang disediakan pemerintah terdakang kurang memuaskan.

      Karena, dari sisi koleksi buku terkadang tidak up to date. Ideal-nya perpustakaan memiliki kolek­si yang mengikuti trend masa kini. Selain koleksi, aspek teknologi dan pelayanan juga menjadi fak-tor utama.

      "Juga tak lupa, promosi yang gencar," ungkap Wiku. la menje-laskan, perpustakaan yang bagus, tentunya harus memiliki segmen-tasi yang jelas, Misalnya, Selasar Library yang terletak di Selasar Sunaryo Art Space memiliki segmen pecinta seni.

      Jadi, buku yang disediakan lebih banyak tentang seni. Bila mereka ingin fokus di masalah pendidikan, maka perbanyaklah koleksi buku pendidikan. Segementasi yang khusus tersebut, kata dia, akan memudahkan pengelola perpustakaan dalam membentuk sebuah segmentasi.

      Namun, tetap saja tombaknya adalah para pembaca. Lagi-lagi peran komunitas membaca men­jadi sangat penting. "Karakter pembaca bisa terlihat ketika ia berkumpul," aku Wiku.

      Selain Tobucil, ada juga ruang membaca' lainnya bernama Pus-taka Selasar. Letaknya berada di kawasan Selasar Sunaryo Art Space (SSAS). Jadi, sambil menikmati kopi di kafe Kopi Selasar, anda bisa meminjam buku di Perpustakaan Selasar ini.

      Namun, buku yang Anda pinjam hanya bisa baca di tempat itu. Pustaka Selasar merupakan fasilitas SSAS yang mulai beroperasi pada September 2008. Kini, koleksinya sudah mencapai 3.000-an buku.

      Menurut Divisi Dokumentasi SSAS, Diah Handayani, Pustaka Selasar didominasi oleh buku seni rupa. Beberapa katalog mewar-nai rak buku pustaka SSAS. Selain buku seni rupa, beberapa buku seni pertunjukan pun terse-dia di sini. Misalnya, teater, fotografi, arsitektur, dan sastra. Tujuan utama perpustakaan ini, adalah untuk menunjang referensi seputar dunia kesenian.

      Harapannya bisa menjadi pu-sat data base seni rupa se-Bandung," ujar Diah. Diah mengaku, perpustakaannya banyak didatangi oleh pengunjung karena memiliki buku langka. Salah satu buku yang cukup langka, berasal dari sumbangan seniman teater, adalah almarhum Suyatna Anirun.

      Selain penyuka seni, pengun­jung yang datang ke Pustaka Selasa kebanyakan sedang melakukan riset tentang kesenian. Ba­nyak juga peneliti seni yang mencari referensi buku ke perpus­takaan SSAS.

      Tempat lain yang sering dijadikan pilihan untuk membaca, adalah Kafe Prefere 72. Kafe ini, sengaja dilengkapi dengan per-pustkaan. Tujuannya untuk mengubah imej negatif kafe. Selama ini kafe diidentikan dengan tem­pat hura-hura, nongkrong, dan bersenang-senang.

      Selain bisa menikmati berba-gai makanan yang lezat, semua pengunjung kafe yang memiliki hobi membaca, bisa santai me-milih berbagai buku bacaanya. Karena, Prefer 72 menyiapkan sekitar 1.500 judul buku yang bisa dibaca di kafe secara gratis.

      "Selain untuk nongkrong dan hura-hura, kami pun ingin kafe Prefere 72 ini memiliki sisi edu-katifnya. Makanya, meskipun mengubah konsep kafe, perpus­takaannya tetap kami perta-hankan," ujar Public Relation Promotion Prefere 72, Intan Monika, kepada Republika.

       

       

       

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Tuesday, 21 February 2012 13:59  

      Items details

      • Hits: 284 clicks
      • Average hits: 3.1 clicks / month
      • Number of words: 3292
      • Number of characters: 30497
      • Created 7 years and 9 months ago at Tuesday, 21 February 2012 by Administrator
      • Modified 7 years and 9 months ago at Tuesday, 21 February 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,797
      • Sedang Online 80
      • Anggota Terakhir Suwardi

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9124554
      bacalah.jpg

      Kalender & Agenda

      November 2019
      S M T W T F S
      27 28 29 30 31 1 2
      3 4 5 6 7 8 9
      10 11 12 13 14 15 16
      17 18 19 20 21 22 23
      24 25 26 27 28 29 30

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC