.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

      Mobil Baca untuk Anak Jalanan


      ANAK jalanan merupakan kaum marginal yang jarang teperhatikan. Keberadaan mereka yang semakin banyak dan berada di hampir seluruh lampu merah yang ada di Kota Bogor membuat banyak pihak se­makin prihatin.

      Hal ini pula yang mendasari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Bogor meluncurkan taman bacaan keliling yang difokuskan untuk anak-anak di daerah marginal, baik itu di pedalaman maupun anak jalanan. Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Ko­ta Bogor Hj Drg Aisjah Wan Granie, Kamis (8/3), menga-takan, saat ini semakin banyak anak-anak yang termarginalkan karena kondisi ekonomi mereka.

      "Harusnya mereka bersekolah, tetapi malah dipaksa sibuk memikirkan ekonomi untuk mendukung ekonomi keluarga. Hal ini yang mendasari kami membuka akses ke mereka sehingga mereka bisa mendapat kesempatan membaca," ujar Aisjah. Taman bacaan ke­liling ini berupa kendaraan roda tiga yang di dalamnya terdapat banyak fasilitas bacaan hingga karaoke. Dengan demikian, selain menjadi tempat berkumpul, kendaraan ini juga bisa dimanfaatkan untuk membaca, menyanyi, bercerita, hingga berkaraoke.

      "Ini kenapa beroda tiga, ka­rena biaya operasionalnya murah, menjangkau pelosok-pelosok daerah kumuh. Kami yang mendatangi mereka se­hingga anak-anak yang tidak memiliki akses terhadap ba­caan jadi mendapat akses ba­caan," kata Aisyah.

      Kendaraan ini, lanjut Ais­jah, akan lebih banyak dioperasikan ke daerah pelosok dan daerah marginal, meskipun anak-anak biasa pun masih bisa mengaksesnya. Untuk langkah awal, kendaraan ini akan lebih banyak mangkal di Jalan Riau yang merupakan salah satu titik anak jalanan. Ke depan, titik itu akan diperluas seperti di Jalan Pangrango, sekitar lampu merah serta sekitar Jalan Manunggal.

      Setidaknya, kehadiran taman bacaan ini bisa menarik perhatian anak-anak jalanan untuk kembali membaca. Apalagi, kebanyakan anak jalanan tidak mendapat kesempatan menambah pengetahuan melalui sarana bacaan karena kesibukan mereka mencari uang. "Dengan membaca, wawasan mereka akan bertambah, tidak hanya mengejar uang. Selain itu ada kegiatan positif anak-anak. Apalagi kita tahu sendiri bagaimana pergaulan anak-anak jalanan dan bagaimana perlakuan orang dewasa yang di jalanan kepada mereka," ucapnya.

      Target awal, lanjut Aisjah, taman bacaan keliling dapat menggaet sekitar 1000 anak agar kembali gemar membaca. Untuk mencapai target tersebut, LPA akan bekerja sama dengan PKK. (Kismi Dwi Astuti/"PR")

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

       

      Items details

      • Hits: 1253 clicks
      • Average hits: 13.8 clicks / month
      • Number of words: 1362
      • Number of characters: 11596
      • Created 7 years and 7 months ago at Tuesday, 01 May 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,798
      • Sedang Online 134
      • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9125031
      Dialog_Peradaban.jpg

      Kalender & Agenda

      November 2019
      S M T W T F S
      27 28 29 30 31 1 2
      3 4 5 6 7 8 9
      10 11 12 13 14 15 16
      17 18 19 20 21 22 23
      24 25 26 27 28 29 30

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC