.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Keperpustakaan
E-mail

Buku

Menjadi penting bagi sebuah kampus untuk dapat menanamkan nilai-nilai produktivitas kepada mahasiswanya. Seperti halnya, nilai kekeluargaan di ling-kungan rumah dan nilai keagamaan di masyarakat. Mahasiswa tidak hanya harus memiliki ilmu pengetahuan. Namun, dia juga harus memiliki etos yang produktif dengan selalu mementingkan kepentingan bersama di atas kepentingan sendiri. Sebuah pandangan yang harus tertanam dalam setiap hati dan jiwa mahasiswa Indonesia.

Kepercayaan akan nilai-nilai tersebutlah yang selalu melandasi saya dalam memandang permasalahan-permasalah di sekitarnya. Sebagai seorang yang berkecimpung dalam bidang ekonomi, saya percaya bahwa selain oleh ketersediaan sumber daya alam dan kuantitas sumber daya manusia, maka ada hal lain yang memengaruhi kondisi ekonomi bangsa saat ini.

Ini karena, ekonomi dipengaruhi oleh teknologi non-mesin, yaitu oleh brain dan etos dari manusia yang peduli dengan kemaslahatan. Semua itu, bisa dihasilkan dari sekolah dan kampus. Wajar, bila setiap hari saya harus memastikan agar segala kegiatan akademik di semua program studi Ilmu Ekonomi Unpad, berjalan lancar. Selain harus tetap sibuk de­ngan kegiatan di luar kampus.

Read more...
 
E-mail

Alam Itu Seperti Buku

Indonesia dianugerahi Tuhan dengan kekayaan alam yang luar biasa. Tapi, kita juga dianugerahi Tuhan kerak bunni yang tidak stabil. Tak heran, bila di In­donesia banyak terjadi gempa bumi, tanah longsor dan letusan gunung api, walaupun badai dan topan tidak sebanyak di tempat lain. Hal ini patut disyukuri dengan cara rnenyesuaikan dengan keinginan alam.

Caranya, kita harus mengetahui ke­inginan alam. Dengan kita bersahabat de­ngan alam, berarti kita menghargai alam. Alam itu tidak bisa dilawan, karena ada yang lebih berkuasa dari pada kita. Kalau dilawan, bisa celaka. Jadi kita ikuti saja maunya apa.

Upaya bersahabat dengan alam ini, ju­ga harus dimiliki oleh seorang geolog. Se­orang geolog harus bisa berkomunikasi dengan alam, bisa membaca tanda-tanda alam. Sehingga, kita bisa mengetahui keinginannya.

Read more...
 
E-mail

Mobil Baca untuk Anak Jalanan


ANAK jalanan merupakan kaum marginal yang jarang teperhatikan. Keberadaan mereka yang semakin banyak dan berada di hampir seluruh lampu merah yang ada di Kota Bogor membuat banyak pihak se­makin prihatin.

Hal ini pula yang mendasari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kota Bogor meluncurkan taman bacaan keliling yang difokuskan untuk anak-anak di daerah marginal, baik itu di pedalaman maupun anak jalanan. Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Ko­ta Bogor Hj Drg Aisjah Wan Granie, Kamis (8/3), menga-takan, saat ini semakin banyak anak-anak yang termarginalkan karena kondisi ekonomi mereka.

"Harusnya mereka bersekolah, tetapi malah dipaksa sibuk memikirkan ekonomi untuk mendukung ekonomi keluarga. Hal ini yang mendasari kami membuka akses ke mereka sehingga mereka bisa mendapat kesempatan membaca," ujar Aisjah. Taman bacaan ke­liling ini berupa kendaraan roda tiga yang di dalamnya terdapat banyak fasilitas bacaan hingga karaoke. Dengan demikian, selain menjadi tempat berkumpul, kendaraan ini juga bisa dimanfaatkan untuk membaca, menyanyi, bercerita, hingga berkaraoke.

Read more...
 
E-mail

Minat ke Perpustakaan Minim


Riga Nurul Iman

SUKABUMI Minat masyara­kat Kabupaten Sukabumi untuk datang ke perpustakaan masih mi­nim. Saat ini pengunjung perpus­takaan nvasih didominasi pelaiar dan mahasiswa.

"Sekitar 70 persen pengunjung adalah pelajar dan mahasiswa," ujar Kepala Kantor Perpusda, Ka­bupaten Sukabumi, Jabar Winara, kepada wartawan, akhir pekan lalu di sela-sela acara Sukabumi Journalist Forum (SJF). Padahal, di Kabupaten Sukabumi terdapat satu perpustakaan induk di samping Kantor Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kecamatan Cisaat, Ka­bupaten Sukabumi, dan lima unit pengelola perpustakaan (UPP). Kelima UPP berada di Kecamatan. Surade, Jampang Kulon, Sagaranten, Cicurug, dan Palabuhan ratu.

Sementara 30 persen pengunjung selain pelajar dan mahasis­wa, kata Jabar, merupakan warga umum yang mayoritas ibu-ibu. Menurut dia, seharusnya masyarakat umum pun dapat me-manfaatkan keberadaan perpus­takaan. Khususnya untuk memperdalam pengetahuan dari buku yang dibacanya.

Untuk merangsang warga ke perpustakaan, kata Jabar, Pemerintah berupaya menggelar pelatihan keterampilan berdasarkan buku yang dibaca warga. Misalnya pelatihan membuat pernak-pernik kerajinan tangan yang didasarkan teori pada buku.

"Idealnya teori di buku bisa langsung diterapkan," cetus Jabar. Pada 2011, kegiatan semacam itu dilakukan di lima kecamatan. Yaitu di Kecamatan Surade, Sukabu­mi, Nagrak, Cikidang, dan Ci­badak. Tahun ini pelatihan akan merambah sepuluh kecamatan.

Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 28

Selamat Datang Sahabat ^_^
Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

Kemiskinan

Literasi Sains & Teknologi

Artikel Pilihan


Artikel Utama

Statistik Anggota

  • Total Anggota 10,788
  • Sedang Online 126
  • Anggota Terakhir Robertrab

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterTotal9091494
DSCF8761.jpg

Kalender & Agenda

November 2018
S M T W T F S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 1

Contoh Proposal

Contoh Proposal

Google+ Facebook Twitter mail SC