.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail
      Article Index
      Kepala Perpustakaan Inkonstitusional
      Page 2
      Page 3
      All Pages

      Kepala Perpustakaan Inkonstitusional

      Oleh:

      Suherman

      Perwakilan Pustakawan Indonesia untuk CONSAL

      (Congress of Southeast Librarians) Outstanding Librarian Award 2012

      Satu lagi sikap konsisten dalam menjalankan inkonsistensi terhadap amanah undang-undang sedang terjadi di Indonesia. Kali ini terjadi dalam bidang perpustakaan. Undang-undang No. 43 tahun 2007 Tentang Perpustakaan sedang dilanggar bahkan dilecehkan secara beramai-ramai oleh pemerintah sendiri, terutama oleh sejumlah kepala daerah baik itu gubernur maupun bupati atau walikota, dan hampir merata di seluruh Indonesia. Pameo yang berbunyi “undang-undang dibuat hanya untuk dilanggar” yang sering kita dengar, nampaknya bukan hanya isapan jempol.

      Dalam UU Bab VIII, Pasal 30 ditulis bahwa “Perpustakaan nasional, perpustakaan umum pemerintah, perpustakaan umum provinsi, perpustakaan umum kabupaten/kota, dan perpustakaan perguruan tinggi dipimpin oleh pustakawan atau oleh tenaga ahli dalam bidang perpustakaan”. Siapakah yang dimaksud dengan pustakawan? Dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor: 32/KEP/M.PAN/12/2002 tentang Jabatan Fungsional Pustakawan dan Angka Kreditnya dalam Bab I Pasal 1 ayat 1 dikatakan bahwa “pustakawan adalah Pegawai Negeri Sipil yang diberi tugas, tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh oleh pejabat yang berwenang untuk melakukan kegiatan kepustakawanan pada unit-unit perpustakaan, dokumentasi dan informasi instansi pemerintah dan atau unit tertentu lainnya.”

      Akan tetapi pada kenyataannya hampir semua kepala perpustakaan umum tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia bukan diduduki oleh pustakawan atau ahli perpustakaan. Jabatan ini biasa di duduki oleh siapa saja yang dikehendaki oleh kepala daerah tanpa mempertimbangkan amanah undang-undang. Bahkan mungkin tanpa melalui mekanisme fit and proper test untuk mendapatkan orang yang kompeten dalam bidangnya. Sudah tidak aneh apabila banyak yang berkata bahwa kepala perpustakaan biasanya dipegang oleh orang–orang yang digeser atau digusur oleh kepala daerah. Itu semua sangat mungkin terjadi karena mengangkat kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) adalah hak prerogratif kepala daerah, yang biasanya lebih mempertimbangkan kepentingan politik daripada profesionalisme. Pelanggaran terhadap undang-undangan ini tentu saja menjadi sebuah tragedi bagi dunia kepustakawanan dan juga bagi masyarakat luas.

      Bukan Tanpa Alasan

      Kepala perpusakaan harus dipegang oleh pustakawan atau ahlinya, sebagaimana amanah undang-undang, tentu saja agar pengelolaan perpustakaan dilakukan dengan profesional. Pada saat ini masih banyak kepala perpustakaan yang tidak memahami pekerjaan-pekerjaan elementer keperpustakaan, seperti katalogisasi, klasifikasi, penentuan tajuk subjek, dan lain-lain. Apalagi tentang nomenklatur dan anatonomi perpustakaan dan kepustakawanan. Dengan demikian dapat dimaklumi apabila tidak dapat membuat perencanaan atau strategi pengembangan perpustakaan. Memang bisa saja menggunakan jasa konsultan atau staf ahli, akan tetapi sejarah mengatakan bahwa orang yang tidak tahu detail atau hal-hal teknis akan mudah ditipu. Profesionalisme dalam bidang perpustakaan, dalam arti menguasai aspek teknis, kebijakan, dan filosofis (nilai) tidak dapat dibangun secara singkat atau instant. Malah menurut B.J. Habibie (2010) dalam buku Jejak Pemikiran B.J. Habibie: Peraban Teknologi Untuk Kemandirian Bangsa, proses membangun profesionalisme ini dimulai sejak seseorang dilahirkan dan berhenti pada saat seseorang secara mental dan fisik tidak sanggup lagi belajar atau meniadakan hal-hal yang telah pernah dipelajaraninya. (halaman 73)



      Comments
      MAIL   |2012-04-16 21:38:21
      iiii
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Wednesday, 04 January 2012 14:07  

      Items details

      • Hits: 2029 clicks
      • Average hits: 24.7 clicks / month
      • Number of words: 2580
      • Number of characters: 21462
      • Created 6 years and 10 months ago at Wednesday, 04 January 2012 by Suherman
      • Modified 6 years and 10 months ago at Wednesday, 04 January 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,788
      • Sedang Online 150
      • Anggota Terakhir Robertrab

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9091494
      DSCF8754.jpg

      Kalender & Agenda

      November 2018
      S M T W T F S
      28 29 30 31 1 2 3
      4 5 6 7 8 9 10
      11 12 13 14 15 16 17
      18 19 20 21 22 23 24
      25 26 27 28 29 30 1

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC