.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

       

      MEDIA INDONESIA 8 AGUTUS 2008

       

      Melek  Aksara Fungsional

      HARI ini dunia memperingati Hari Aksara Internasional ke-43. Bagi Indonesia, hari aksara selalu dikaitkan dengan statistik jumlah penyandang buta huruf. Statistik buta aksara bukan sekadar deretan angka. la bisa bermakna politik. Angka itu bisa menjadi indikator untuk mengukur beres tidaknya pemerintah mengurus anak bangsa. la bisa menja­di petunjuk untuk melihat kemajuan sosial dalam konteks yang lebih besar.Buta aksara sangat terkait dengan tingkat kemiskinan, keterbelakangan, kebodohan, serta ketidakberdayaan suatu bangsa. Kegagalan mengatasi buta aksara, sama saja dengan membiarkan keterbelakangan, kebodohan, dan kemiskinan.

      Tahun ini pemerintah mengklaim buta aksara tinggal 10,1 juta orang. Jumlah itu menurun drastis 1,7 juta orang jika dibanding dengan 11,8 juta orang pada 2007. Pada akhir 2009, jumlah penduduk buta aksara usia 15 tahun ke atas ditargetkan tinggal 7,7 juta orang.

       

      Dengan target itu, berarti tingkat pemberantasan buta aksara selama periode 2007-2009 harus mencapai 13,4% per tahun. Ini tar­get yang hebat. Sebagai perbandingan, selama periode 1971-1980, hanya 0,17%. Selama 10 tahun berikutnya naik menjadi 1,76% per tahun. Selama 1990-1993 meningkat menjadi 4,57%, dan pada 1993-2000 mencapai 6,29% per tahun. Namun, membaiknya statistik orang melek aksara dapat menipu karena tidak fungsional. Adalah kenyataan bahwa mereka yang sudah melek huruf tidak mengasah kemampuannya membaca dan kemudian kembali praktis buta aksara secara fungsional. Kondisi ini diperparah oleh hiruk pikuk banyaknya acara televisi dan radio yang menuntun masyarakat untuk membiasakan budaya menonton dan mendengar, bukan membaca dan menulis.Padahal, amat gamblang

      tinggi rendahnya peradaban sebuah bangsa berbanding lurus dengan budaya membaca bangsa itu. Jepang, misalnya, memiliki peradaban yang sejajar dengan Amerika Serikat karena kerja keras pemerintahnya menciptakan budaya membaca.

      Menurut data dari bunka news (situs khusus tentang media massa berbahasa Jepang), jumlah toko buku di Jepang sama dengan jumlah toko buku di Amerika Serikat. Toko buku di Jepang juga mudah dijangkau dan berada sangat dekat dengan masyarakat.

      Sedangkan di Indonesia, buku masih menjadi barang langka. Perpustakaan di daerah-daerah bukan saja sepi pengunjung, melainkan juga 'sepi' dalam jumlah koleksi.

      Tidak ada jalan lain, haras ada usaha lebih keras tidak saja untuk memberantas buta aksara, tetapi menumbuhkan dan menyuburkan minat membaca, sehingga mutu manusia Indonesia meningkat dan kompetitif. Untuk itu, haras ada politik pendidikan yang merangsang gairah anak bangsa untuk membaca, bukan cuma mengejar lulus ujian nasional. Harus ada komitmen membuatbuku murah, terjangkau, dan ada insentif atau disinsentif bagi pemimpin yang berhasil atau gagal meningkatkan minat baca anak bangsa. Misalnya, jangan pilih kepala daerah dan kepala pemerintahan yang gagal menumbuhkan minat baca.

      Pemerintah juga haras mencabut pajak kertas. Buku tidak boleh digolongkan sebagai barang mewah sehingga dikenai pajak barang mewah. Mencerdaskan anak bangsa haras bisa dicapai justru dengan harga yang semurah-murahnya, bukan semahal-mahalnya.

      Anda ingin menanggapi .

       

       

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Tuesday, 28 February 2012 10:02  

      Items details

      • Hits: 231 clicks
      • Average hits: 2.5 clicks / month
      • Number of words: 683
      • Number of characters: 5668
      • Created 7 years and 10 months ago at Tuesday, 28 February 2012 by Administrator
      • Modified 7 years and 10 months ago at Tuesday, 28 February 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,798
      • Sedang Online 68
      • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9127360
      DSCF8798.jpg

      Kalender & Agenda

      December 2019
      S M T W T F S
      1 2 3 4 5 6 7
      8 9 10 11 12 13 14
      15 16 17 18 19 20 21
      22 23 24 25 26 27 28
      29 30 31 1 2 3 4

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC