.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

Keaksaraan
E-mail

 

Untuk Berantas Buta Huruf 1.500 PKBM Didirikan

ijazahnyajsetara dengan Lembaga Pendidikan Formal


BANDUNG, (PR).-

Sebanyak 5.000 pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM) telah dibuat di tiap kecamatan di Indonesia sejak program ini diluncurkan pada 1998 silam. Namun, jumlah ini masih kurang dan akan ditambah 1.500 PKBM lagi. Hal ini dimaksudkan untuk memberantas buta huruf, memberdayakan potensi masyarakat yang tidak tersentuh pendidikan formal, dan mencapai tujuan program pendidikan untuk semua (PUS)

Demikian disampaikan Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo pada pembukaan International Seminar on Community Learning Cen­tres (CLC's) di Ballroom Hotel Mason Pine, Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kab. Bandung Barat, Senin (23/6). Seminar yang diadakan UNESCO bekerja sama dengan Dirjen Pen­didikan Non formal Depdiknas ini menghadirkan 80 orang peserta dari 24 negara Asia dan Pasifik.

Menurut Bambang, peran PKBM/CLC, terutama pen­didikan kesetaraan Paket A, B, dan C adalah memfasilitasi masyarakat golongan tidak mampu untuk mengenyam pendidikan yang berkualitas. Selain itu, PKBM menjadi simbol pemberdayaan masya­rakat karena diselenggarakan oleh masyarakat di suatu lingkungan.

Last Updated on Tuesday, 28 February 2012 10:25 Read more...
 
E-mail

 

TEMPO 14 SEPTEMBER

 

Walikota Mofaram, HM. Ruslan, SH

Tuntaskan Buta Aksara, Berdayakan Ekonomi dan Manusia

upacara Peringatan Hari Aksara Internasional Ke-42 tahun 2007 Tingkat Nasional diselenggarakan di kota Mataram,Nusa Tenggara Barat. Acara yang digelar pada 8 Sep­tember 2007 ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang teiah diselenggarakan sebelumnya, baik di tingkat daerah maupun pusat.

Sebagai tuan rumah, kota Mataram tentu telah bersiap sejak jauh hari. Bahkan Walikota Mata­ram, sejak dua bulan lalu telah melakukan sosialisasi hingga ke desa-desa. Tak heran bila dalam menyambut Hari Aksara Internasional (HAI) ini, sepanjang jalan protokol di ibukota Nusa Tenggara Barat dimeriahkan umbui-umbul identitas HAI dan bendera merah putih. "Kepada para ketua partai, saya meminta menyimpan sejenak bendera partainya dan menggantikan dengan bendera merah putih," kata H.M.Ruslan SH, Walikota Mataram, Berikut petikan wawancaranya:

Last Updated on Tuesday, 28 February 2012 10:24 Read more...
 
E-mail

 

REPUBLIKA 5 JULI 2010

 

Tingkatkan Minat Baca,Turunkan Buta Huruf

Oleh Mansyur Faqih

Hingga saat ini, diper-kirakan sedikitnya ada 8,3Jutaorangdi Indo­nesia yang masih buta aksara dan tidak lancar membaca.

Pendidikan menjadi salah satu fokus perhatian pemerintah. Tidak hanya Indonesia, berbagai negara lain pun menjadikan pendidikan sebagai isu utama dalam program kerjanya. Ini terlihat dari ditandatanganinya Mille­nium Development Goals (MDG's) oleh 199 anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), termasuk Indonesia, satu dekade silam.

Pendidikan menjadi satu dari delapan tujuan yang ditargetkan tercapai pada tahun 2015. Harapannya, dengan meningkatkan pendidikan dan target-target lainnya, dapat mempercepat pembangunan manusia dan pembangunan negara secara kese-luruhan.

Meskipun MDG's pada dasarnya merupakan program pemerintah, namun pelaksanaannya melibatkan semua pihak. Mulai dari peran swasta Maupun masyarakat sendiri melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility, CSR), beberapa perusahaan mencoba untuk berkontribusi di bidang pen­didikan.

Last Updated on Tuesday, 28 February 2012 10:22 Read more...
 
E-mail

 

Kompas 7 september 2007

 

Sidamulya, DesaSeribu Penyandang Buta Aksara

Ada dua jalur menuju Desa Sidamulya,yaitu melalui kecamatan Cibogo atau Kecamatan Cipunagara. Dua duanya sama jeleknya. Dari pusat Kota Subang, jarak tempuhnya hampir sama, yaitu sekitar 40 menit. Demikian seorang tnkang ojek memberi petunjuk Meski demkian, ia lebih merekomendasikan untuk melalui jalur Cibogo. Jalurnya tidak lebih gersang daripada jalur Cipunagara Di kanan-kiri jalan menghampar kebun cokelat, karet, dan tebu.

Dari Jalan Raya Subang-Sumedang, Sidamulya hanya berjarak sekitar 12 kilometer. Namun, jarak itu bisa dicapai dengan perjalanan selama sekitar 25 menit, Jalan berbatu dan kerikil membuat kendaraan sulit dipacu lebih cepat.

Senyap. Demikkian kesan pertama begitu masuk Kampung Sukamaju, Desa Sidamulya, Kecamatan Cipunagara, Kabupaten Subang. Sebagian besar rumah terlihat kosong, dan hanya sebagian kecil penduduk yang terlihat beraktivitas.

Last Updated on Tuesday, 28 February 2012 10:20 Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 16

Selamat Datang Sahabat ^_^
Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

Kemiskinan

Literasi Sains & Teknologi

Artikel Pilihan


Artikel Utama

Statistik Anggota

  • Total Anggota 10,788
  • Sedang Online 135
  • Anggota Terakhir Robertrab

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterTotal9091494
DSCF8798.jpg

Kalender & Agenda

November 2018
S M T W T F S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 1

Contoh Proposal

Contoh Proposal

Google+ Facebook Twitter mail SC