.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail
      Article Index
      Jendela Dunia Yang Terkoyak
      Page 2
      Page 3
      Page 4
      All Pages

      Untuk menguatkan hasil riset tersebut di atas, penulis juga akan mengutip ceramah Ajip Rosidi, seorang sastrawan Indonesia terkemuka, pada saat mengikuti Kongres XVI Ikatan Penerbit Indonesia (Ikapi), antara lain dia mengemukakan bahwa betapa sudah terupukurkanya rakyat Indonesia sekarang ini. Itu bisa dilihat dari keadaan dunia perbukuan, sebuah indikator utama maju tidaknya suatu bangsa. Sejak Indonesia merdeka tidak ada satu pun pemerintah yang menunjukkan perhatian yang serius kepada dunia perbukuan. Jarang ada pejabat yang peduli pada dunia perbukuna, bahkan banyak kota dan kabupaten, bahkan provinsi yang tidak mempunyai perpustakaan. ”Karena itu tak heran kalau ada yang mengatakan bahwa kebanyakan pejabat kita lebih menyukai bila rakyat tetap bodoh” kata Ajip. Kemudian dia menghitung: Penerbitan buku di Indonesia saat ini sekitar 12 ribu judul buku setiap tahun dengan oplah hanya dua sampai tiga ribu setiap judul, bagi bangsa dengan penduduk 225 juta niscaya itu tidak berarti apa-apa. Itu pun pada kenyataannya banyak penrbit yang mencetak bukunya hanya 500 eksemplar.

      Kalau dihitung akan seperti ini: 12 ribu x 5 ribu (angkanya dinaikkan) jumlahnya hanya 60 juta buku. ”Dengan demikian, setiap orang hanya kebagian membaca 60 juta berbanding 225 juta = 0,27 judul buku dalam setahun. Apa pula itu artinya? Kalau setiap buku rata-rata tebalnya 100 halaman, maka dalam 365 hari setiap orang Indonesia hanya membaca 27 halaman. Atau setiap halaman dibaca selama hampir dua minggu. (Pitono, 2006)

      Taufiq Ismail menggambarkan situasi di atas dengan sebutan ”Generasi Nol Buku.” Menurutnya tragedi nol buku ini hampir tidak masuk akal, mengingat fakta bahwa dahulu siswa AMS Yogya wajib membaca 25 buku sastra dalam 3 tahun, dalam emapt bahasa, yaitu Belanda, Inggris, Jerman , dan Prancis. Tragedi ini bermula pada tahun 1950-an, ketika seluruh aparat pemerintahan sudah sepenuhnya di tangan sendiri. Demi mengejar ketertingalan sebagai negara terjajah, kewajiban membaca 25 buku sastra digunting habis, karena di pandang tidak perlu. ” Ini kesalhan luar biasa besar.” katanya Sebagai perbandingan dia menyodorkan fakta, SMA Amerika Serikat, tepatnya Forest Hills, mempunyai buku wajib sebanyak 32 judul, dalam kurun waktu 1987-1989. SMA Prancis (Pontoise) memiliki buku wajib sebanyak 30 judul, dalam kurun waktu 1967-1970. SMA Malaysia (Kuala Kangsar) memiliki 6 judul, dalam kurun waktu 1976-1980. ”Kita adalah generasi nol buku untuk SMA Indoensia dan ini sudah berjalan 62 tahun lamanya” kata Taufiq (Pikiran Rakyat, 5 Januari 2006).

      Tidak ada buku tidak ada kehidupan. Dunia tanpa buku adalah kegelapan. Peradaban tanpa buku adalah barbar. Sebagai kekuatan budaya, buku adalah aliran darah bagi keberlangsungan suatu bangsa. Kini, buku sedang menjalani sebuah kisah yang memilukan di negeri tercinta ini. Jendela dunia itu kini sedang koyak diterjang badai kegelapan. Akan tetapi tugas kita adalah ”menyalakan sebuah lilin bukan mencerca kegelapan”.



      Comments
      hendra  - diploma   |2009-08-27 14:36:39
      berjuang terus para guru,aku kan selalu mendukungmu,tapi!jangan di jual mahal
      -mahal ya!
      hendra   |2009-08-27 14:47:38
      mengapa semua penulis blog selalu bangga dengan kepercayaannya.islamlah yang
      terhebat,islamlahlopornya,islamlah penemunya.sebagai islam aku malu karena
      generasinya kumpulan pemalas yang tak mau melanjutkan penerusnya.sekarang semua
      negara islam jauh di tinggalkan negara barat dam amerika.kusarankan jangan
      terlalu romantis dengan sejarah tapi ajarkan kepada anak cucumu sikap kerendahan
      hati agar kita bangkit kembali dan pemenang.tolong ya hilangkan sikap munafik
      karena banyak yang ketawa membaca artikel ini.gimama yang baca nonmuslim!pasti
      dia bilang bego bangat yang nulis artikel ini!!!!!!!!
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Monday, 01 June 2009 10:09  

      Items details

      • Hits: 10708 clicks
      • Average hits: 89.2 clicks / month
      • Number of words: 2914
      • Number of characters: 21340
      • Created 10 years ago at Monday, 01 June 2009 by Administrator
      • Modified 10 years ago at Monday, 01 June 2009 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,794
      • Sedang Online 68
      • Anggota Terakhir CECEP ABDUL AZIS HAKIM

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9110559
      Jantung_Sekolah1.jpg

      Kalender & Agenda

      June 2019
      S M T W T F S
      26 27 28 29 30 31 1
      2 3 4 5 6 7 8
      9 10 11 12 13 14 15
      16 17 18 19 20 21 22
      23 24 25 26 27 28 29
      30 1 2 3 4 5 6

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC