.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

IPTEK Populer
E-mail

Sentra KKI persoalan komersial

Medy P Sargo

Media Indonesia 11 Oktober 2011

SENTRA hak kekayaan intelektual (HKI) adalah penamaan yang digunakan untuk sebuah unit pengelolaan hak kekayaan intelektual di perguruan tinggi dan lembaga litbang teknologi. Kata sentra memang didorong untuk menjadi satu-satunya pintu bagi pengelolaan hak kekayaan intelektual, mulai tugas-tugas sosialisasi, pengurusan legalitas perlindungan hukum, hingga komersialisasi kekayaan intelektual.

Dengan demikian, kepentingan suatu lembaga induk, seperti perguruan tinggi atau lembaga litbang yang rhenaunginya, dalam pengelola­an aset di bidang kekayaan intelektual akan terwakili oleh sentra HKI, sebagai suatu unit yang bertanggung jawab langsung kepada pimpinan instansi induk.

Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Sisnas PSIptek), mengatur kewajiban perguruan tinggi dan lembaga litbang untuk mengusahakan terbentuknya sebuah sentra HKI. Tujuannya agar mereka dapat mengelola dan mengemas hasil-hasil penelitian, dalam konteks pendayagunaan kekayaan intelektual, hingga memberikan manfaat secara ekonomi termasuk membiayai kembali kegiatan pengembangan lebih lanjut.

Dalam kerangka pendaya­gunaan kekayaan intelektual tersebut, salah satu pendekatan yang umum ditempuh ialah kegiatan komersialisasi, misalnya melalui kemitraan lisensi teknologi.

Read more...
 
E-mail

Kompas 30 11 2011

"Sejarah Masa Depan" dan Globalisasi

BRIGITTA ISWORO LAKSMI


Ada perhelatan apa di Durban, Afrika Selatan, ketika lebih dari 10.000 orang saat ini berkumpul di sana? Mereka kini sedang bernegosiasi, saling tawar, demi "satu tujuan" etis, yaitu menyelamatkan Bumi agar tetap layak huni bagi generasi mendatang.

Kisah itu bermula dari ditandatanganinya Konvensi mengenai Perubahan Iklim pada Konferensi Tingkat Tinggi Bumr di Rio de Janeiro, Brasil, tahun 1992. Konvensi ini bertujuan menstabilkan konsentrasi gas rumah kaca (GRK) di atmosfer pada level tertentu agar sistem iklim tidak terganggu oleh aktivitas manusia sampai ke tingkat yang menibahayakan.

Setelah 19 tahun berlalu dan konferensi perubahan iklim PBB berjalan hingga 17 kali berdasarkan hasil penelitian Panel Antarpemerintah tentang Perubahan Iklim (IPCC), yang beranggotakan lebih dari 2.300 orang, dari segi keilmuan terus bermunculan keberatan dari kelompok ilmuwan lainnya yang hanya berjumlah ratusan.

Kondisi pertama-tama yang menjadi dasar perhitungan adalah kehadiran manusia dan aktivitasnya, di mana dalam aktivitas tersebut manusia melepas dan menyerap energi. Akibatnya, kehangatan sinar matahari dan kesetimbangan suhu Bumi tak dapat lagi dipandang sebagai sesuatu yang bisa kita perlakukan taken for granted karena manusia beraktivitas.

Bagaimana sebenarnya cara kerja pemanasan global? Menceritakan proses tersebut sungguh tak gampang. Pada akhirnya akan jatuh pada kecanggihan pemodelan. Mengapa? Penyebabnya tak lain adalah ukuran Bumi yang luar biasa besar. Sedemikian besarnya sehingga tidak memungkinkan bagi kita melakukan pengukuran di tempat seperti kita mengukur panjang dan lebar ubin rumah kita dengan menempelkan meteran.

Read more...
 
E-mail

Kompas 28 12 2011

Sang Kala dan Kesekejapan Kita

NINOKLEKSONO

"Time was, when we had fun on the schoolyard swings; When we exchanged graduation rings. One lovely yesterday" ("Duerme/Time Was", lagu ciptaan Miguel Prado, lirik [Inggris] SK Russell, [Spanyol] Gabriel Luna)


"It is not what the man of science believes that distinguishes him, but how and why he believes it. His beliefs are tentative, not dogmatic; they are based on evidence, not on authority or intuition (Yang membuat pekerja sains dihormati bukan 'apa' yang ia yakini, tetapi 'bagaimana' dan 'mengapa' ia meyakini hal itu. Keyakinannya bersifat sementara, tidak dog-matik; dan keyakinan tersebut didasarkan pada bukti, bukan pada kekuasaan atau intuisi)", Bertrand Russell (1872-1970), seperti dikutip John Gribbin, The Universe A Biography, 2006).

Manakala sebuah tahun nyaris berakhir, banyak orang mengambil wak­tu untuk mengenang kembali apa yang telah berlalu setahun kemarin. Itu sebabnya dalam bahasa Latin ada peribahasa "olim meminisse iuvabif, yang artinya "menyenangkan untuk menoleh pada hal-hal yang telah lewat".

Itu sebabnya pula penulis lagu seperti Mi­guel Prado tergerak untuk menulis kenangan saat di sekolah. Semua kenangan tersusun ialam kerangka waktu, mulai dari yang "serasa baru kemarin" (recent past) atau yang "sudah lama sekali", mungkin hingga saat kita masih mak kecO, saat terjauh kita bisa mengingat, ian lebih dari itu kita tak mampu lagi mengngatnya.

Read more...
 
E-mail

KOMPAS, JUMAT, 30 SEPTEMBER 2011

Sains Dasar

Oleh L WILARDJO


Untunglah masih ada Terry Mart dan Bambang Hidayat. Mereka getol mengingatkan betapa pentingnya penelitian dasar dan betapa terbelakangnya kita di bidang ini.Selama September 2011, Terry dua kali menurunkan artikel tentang penelitian dasar (Kompas, 5/9 dan 24/9). Sebelumnya, Bambang melalui komunikasi pribadi dengan teman-temannya menunjukkan keterpurukan kita. Pembandingnya tidak usah G-7 atau BRICS; bahkan di tingkat ASEAN saja kita keteteran!

Abdus Salam, fisikawan (asal) Pakistan yang bersama dengan Steven Weinberg dan Sheldon Glashow menerima Hadiah No­bel untuk teori elektro lemah (1979), menyarankan agar negara-negara yang sedang berkem-bang membangun infrastruktur sains yang kuat dulu sebelum bergiat dalam penelitian dan pengembangan teknologi. Tanpa infrastruktur sains yang kokoh, alih teknologi pun akan gagal, apalagi inovasi dan kreasi tek­nologi yang asli dalam negeri!

Pendidikan sains

Kunci pembangunan infra­struktur sains tidak terletak pada kecanggihan alat-alat laboratorium, tetapi pada sumber daya manusianya. Untuk mencetak saintis hams ada pendidikan sains yang baik. Usaha yang dilakukan Yohanes Surya melalui Institut Surya dan Olimpiade Fisika Internasional patut diacungi jempol. Namun, itu saja tidak cukup. Seharusnya di setiap kabupaten/kota ada satu SMA yang setara dengan A-level (advanced level, aras maju) di Inggris atau VWO (yoorbereidend wetenschap-pelijk onderwijs, pengajaran per-siapan masuk perguruan tinggi) di Belanda, atau yang memakai kurikulum baccalaureate seperti Perancis dan Swiss.

Rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) terkesan ha-nya mementingkan status "wah" dengan perpustakaan dan laboratorium bagus serta ruang kelas yang dilengkapi laptop dan pro-yektor LCD. Namun, program pendidikannya? Mutu dan dedikasi gurunya? RSBI lebih tampak sebagai proyek etalase mahal.

Read more...
 


Page 2 of 11

Selamat Datang Sahabat ^_^
Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

Kemiskinan

Literasi Sains & Teknologi

Artikel Pilihan


Artikel Utama

Statistik Anggota

  • Total Anggota 10,798
  • Sedang Online 131
  • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterTotal9125296
bacalah.jpg

Kalender & Agenda

November 2019
S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Contoh Proposal

Contoh Proposal

Google+ Facebook Twitter mail SC