.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

IPTEK Populer
E-mail

Kegagalan Program Iptek Daerah

Farid Arif Binaruno

Bidang Perencanaan Kementerian Riset dan Teknologi

PROGRAM iptek da­erah atau lebih dikenal dengan sebutan iptek daerah merupakan amanah GBHN 1999-2004, yang mengarahkan lembaga penelitian dan pengembangan (litbang) serta perguruan tinggi (PT) agar mendiseminasikan hasil-hasil litbang yang potensial ke masyarakat.

Lahirnya iptek daerah dilatarbelakangi krisis ekonomi 1998 di Indonesia, yang menyebabkan pemerintah beserta lembaga litbang menggulirkan program pemulihan roda perekonomian. Salah satu program tersebut adalah mendisemi­nasikan hasil-hasil iptek yang sudah siap pakai ke daerah yang membutuhkan.

Selain itu, program terse­but bertujuan untuk mempromosikan iptek dalam negeri, yang hasilnya dirasa kurang memberi manfaat kepada masyarakat. Penyebaran hasil rekayasa dalam negeri ke masyarakat pun sangat minim.

Program tersebut diharapkan bisa menumbuhkan semangat masyarakat dalam beraktivitas karena mereka membutuhkan sentuhan iptek. Hal itu bisa meningkatkan inovasi dan perekonomian da­erah. Dalam hal yang sama, pe­merintah pun memiliki tujuan untuk membantu memecahkan permasalahan di daerah.

Namun, pelaksanaannya tidak semudah yang digambarkan dalam peta program iptek ­daerah. Dalam implementasinya di lapangan, permasalahan mulai muncul. Bila diamati, ternyata banyak program iptek daerah yang tidak sesuai atau belum sepenuhnya berdasarkan kebutuhan iptek di daerah.

Read more...
 
E-mail

kompas 1 11 2011

Kapital Intetektual

Oleh SATRYO SOEMANTRI BRODJONEGORO

Akhir-akhir ini ramai dipersoalkan mengenai remunerasi peneliti utama atau peneliti senior (penulis belum menggunakan istilah profesor riset) yang lebih rendah daripada guru sekolah dasar. Pembandingan juga dilakukan di mana penghasilan guru besar di perguruan tinggi jauh melebihi peneliti utama Belum lagi jika dibandingkan dengan peneliti di negara maju, remunerasi peneliti kita tampak semakin kecil.

Profesor riset, nomenklatur yang digunakan oleh peneliti yang telah mencapai tingkatan tertinggi, sejujurnya merupakan sebutan yang dipaksakan dalam sistem jabatan fungsional di pemerintahan ini. Nomenklatur tersebut sengaja dibuat supaya peneliti memperoleh tunjangan tambahan yang setara dengan tunjangan guru besar di pergu­ruan tinggi.


Tunjangan guru besar telah lama ada dalam sistem penganggaran pemerintah, sedangkan tunjangan profesor riset baru diadakan sejak tahun 2005. Sebenarnya, bagi peneliti sudah ada tunjangan ahli peneliti utama un­tuk mereka yang mencapai ting­katan tertinggi dalam bidang penelitian, tetapi besarannya lebih kecil daripada tunjangan guru besar. Itulah sebabnya nomen­klatur profesor riset diadakan.

Read more...
 
E-mail

Kompas 9 febuari 2011

Implikasi Pertarungan Iptek Dua Raksasa

LAPORAN IPTEK

NINOK LEKSONO


Langkah pertama untuk memenangi masa depan dalah mendorong inovasi Amerika." Presiden Barack Obama, Pidato Kenegaraan tate of the Union, 26 Januari 2011)

Selasa (8/2), mengumumkan hasil diskusi tentang upaya pemanfaatan potensi kelautan yang sering disebut dem istilah "Revolusi Biru". Majalah Scientific american (Februari 2011) juga memuat artikel Blue Food Revolution" karya Sarah Simpi.


Munculnya gagasan "Revolusi Hidangan Laut Biru" ini tak bisa dilepaskan dari laporan bahwa kebutuhan akan daging semakin hal untuk dipenuhi karena produksinya mbutuhkan banyak energi, air, dan mengeluarkan banyak emisi, sementara perikanan (wild fisheries) merosot. Akuakultur menjadi satu alternatif yang bisa menjamin keberlanjutan pasokan sumber protein bagi nusia.


Di mana inovasinya? Selama ini, menurut ipson, peternakan ikan yang sejauh ini masok separuh produksi hidangan laut glod dilakukan di sepanjang garis pantai. Ini lainya telah ikut menciptakan banyak polusi yang tak bisa diabaikan. "Revolusi Hidang Biru", yang dilakukan dengan membangun laut lepas pantai berukuran besar yang diikat dengan jangkar di dasar laut, bisa menawarkan  metode pengembangan ikan yang lebih bersih menjadi sumber protein yang amat bagus dilukan dalam jumlah besar. presiden Susilo Bambang Yudhoyono, yang memprakarsai berdirinya Komite Inovasi Nasional (KIN), dari awal pun telah mengenali esensi kelautan ini dan mengunggulkannya agai semboyan (tagline) KIN. Namun, masih perlu dilihat, seberapa jauh KIN dapat menjadi agen pendorong terwujudnya "Revolusi Hidangan Biru" yang bukan saja bisa mencukupi kebutuhan protein masyarakat tetapi juga meningkatkan ekonomi bangsa, khusus untuk kaum nelayan, melainkan berkontribusi pada perbaikan lingkungan pantai. inovasi dalam berbagai bidang kini telah menjadi satu keniscayaan apabila satu bangsa perusahaan ingin tetap berjaya. Dalam tan ini pula, inovasi dalam bingkai pembangan iptek secara keseluruhan memberikan tema utama bangsa-bangsa di dunia. Di icak kompetisi antarbangsa, tiada persaing yang begitu sengit seperti yang kini terjadi pada Amerika Serikat dan China.

Read more...
 
E-mail

Republika AHAD 7 November 2010

Habibie Ingatkan Sadar Iptek

Indonesia telah memubazirkan perjuangan dibidang teknologi.

DEPOK Generasi muda harus mulai memiliki kesadaran terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek). Hal ini dikemukakan mantan presiden RI, Bacharuddin Jusuf Habibie, dalam pembukaan Kongres Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ke-27 di Gedung Graha Insan Cita, Cimanggis, Kota Depok, Sabtu (6/11) siang.

Menurut Habibie, kesadaran ter­hadap iptek akan membawa kehormatan bagi bangsa dan negara. Majunya sebuah bangsa, lanjutnya, dapat dilihat dari kemajuan iptek yang dikembangkan. "Indonesia memiliki sumber daya manusia (SDM) yang maju, tetapi belum dapat dikembangkan secara maksimal," ungkap Habibie dalam kuliah umumnya kepada lebih dari 700 peserta yang hadir itu kemudia habiebie menuturkan, saat ia dan PT Dirguntara Indonesia akan menciptakan pesawat jenis N250, banyak orang yang menyindirnya seperti bermimpi. Pasalnya, belum pernah sekalipun Indonesia memproduksi pesawat yang secara mandiri dibuat oleh anak bangsa.

Selain itu, dengan sayap pesawat yang ujungnya melengkung ke atas, yang kemudian diberi nama 'Gatotkaca', bukan sesuatu yang lazim. Namun kini, geramnya, malah ba­nyak pesawat yang sayapnya me­lengkung ke atas layaknya N250. Padahal saat itu, ucapnya, pemerintah sudah akan melakukan kontrak dengan Alabama, salah satu negara bagian AS, untuk pembelian N250. Akan tetapi, produksi pesawat jenis N250 telanjur dihentikan pada 1997.

Read more...
 


Page 8 of 11

Selamat Datang Sahabat ^_^
Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

Kemiskinan

Literasi Sains & Teknologi

Artikel Pilihan


Artikel Utama

Statistik Anggota

  • Total Anggota 10,798
  • Sedang Online 120
  • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterTotal9125281
DSCF8798.jpg

Kalender & Agenda

November 2019
S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Contoh Proposal

Contoh Proposal

Google+ Facebook Twitter mail SC