.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

IPTEK Populer
E-mail

Kompas 23 febuari 2011

Krisis Pangan-Minyak dan Riset Ilmiah

LAPORANIPTEK

NINOK LEKSONO


"Ada hubungan yang jauh lebih dekat antara harga pangan dan energi (dalam kurun waktu duatahun terakhir)."

(Robert B Zoellick, Presiden Bank Dunia, 19 Februari 2011)

Geger politik yang melanda Timur Tengah dan Afrika Utara yang memproduksi sekitar 35 persen minyak du­nia sejak akhir tahun lalu, dan semakin menghangat hari-hari ini, rupanya ikut memengaruhi harga minyak. Meski sejauh ini belum tampak ada gangguan berarti dalam produksi dan pemasokan, geger yang ada sudah sempat mengerek harga minyak mentah jenis Brent hingga 102 dollar AS per barrel.

Krisis politik, ditambah dengan kekhawatiran bahwa krisis akan meluas ke Iran, juga Arab Saudi, diakui memang telah memunculkan kecemasan bahwa itu akan menimbulkan efek serius terhadap harga minyak dan ketersediaannya.

Situasi yang ada sekarang bisa dikatakan telah masuk pada "zona bahaya", ujar Faith Birol, ekonom kepala di Badan Energi Inter-nasional (Steven Erlanger, IHT, 21/2). Menurut Birol, naiknya harga minyak me­nimbulkan tekanan inflasi dan mengancam pemulihan ekonomi.

Tentang hubungan harga minyak dan pa­ngan yang makin terkait, seperti disinggung pada awal tulisan ini, alasannya bisa ditemukan pada biofiiel. Bahan bakar bio ini makin banyak dibutuhkan saat harga minyak tinggi dan pengadaannya membuat lahan pertanian yang digunakan untuk menanam tanaman pangan menyempit. Namun, selain yang ter­kait dengan pengadaan bahan bakar bio, harga pangan juga ikut naik karena berbagai produk­sinya membutuhkan minyak, seperti untuk membuat pupuk, transportasi, dan penggunaan peralatan pertanian.

Read more...
 
E-mail

Kontribusi  Iptek dalam Pertumbuhan ekonomi nasional

M Athar Ismail Muzakir

Staf Kedeputian Bidang Relevansi dan Produktivitas iptek H

DI antara indikator uta-ma kinerja Sistem Ino-vasi Nasional adalah seberapa besar kontribusi ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Adapun proksi yang biasa di-gunakan secara internasional untuk mengukur kontribusi iptek terhadap pertumbuhan ekonomi adalah total faktor produktivitas (TFP). Berdasarkan hasil survei Asian Productivity Organiza­tion pada 2004, dengan metode growth accounting atau solow.residual model, salah satu me­tode untuk menghitung TFP, pertumbuhan TFP Indonesia mencapai angka 3,22% pada 1980.


Angka tersebut lebih tinggi jika dibandingkan de­ngan beberapa negara maju, di antaranya Jepang (3,18%), Singapura (1,69%), Korea Selatan (-10,10%), dan China (0,34%). Sebaliknya, angka tersebut masih lebih rendah jika dibandingkan dengan Malaysia :'(3,80%) dan Filipina (3,72%).


Masih berdasarkan surriber yang sama, gejala positif tingginya pertumbuhan TFP tersebut tidak bertahan lama. Bahkan, pada periode setelah krisis ekonomi dan reformasi politik pada 1999, TFP Indonesia terjun bebas ke angka -2,76% dan menduduki posisi juru kunci dari 12 negara yang disurvei APO. Kondisi itu terus berlanjut paling tidak sampai 2007. Berdasarkan hasil perhitungan Bank Indonesia pada 2007, TFP Indonesia hanya sebesar 1,38%. Pada umumnya negara-negara maju memiliki angka TFP di atas 3%. Bagaimana meningkatkan TFP Indonesia?

Read more...
 
E-mail

 

Kompas 2 3 2011

Kini, yang Popular Juga Teknologi Antidemo

LAPORAN IPTEK

NINOKLEKSONO


Pertengahan Februari lalu, di tengah maraknya aksi demo prodemokrasi di sejumlah negara Timur Tengah, di kolom ini diketengahkan teknologi yang berperanan dalam mendukung aksi demo (Kompas, 16/2). Saat itu, dua teknologi yang dimaksud seperti telah banyak diberitakan adalah internet dan seluler. Keduanya merupakan teknologi yang kini sering disebut sebagai ICT/TIK (teknologi informasi dan komunikasi).

TIK memang potensial untuk mengomunikasikan ide, rencana aksi, koordinasi, pengumpulan dana, dan sebagainya Karena peranan strategisnya, TIK menjadi tulang punggung revolusi (yang didukung oleh teknologi) digital. Selain untuk mendukung demo, TIK juga potensial untuk mendukung aktivitas pro­demokrasi, yang dicirikan oleh pemerintahan yang transparan.

Kini, ketika ada banyak pemerintahan yang risau melihat perkembangan di Timur Tengah, TIK yang potensial untuk mendukung aksi demo tersebut juga coba ditangkal.

Last Updated on Wednesday, 25 April 2012 07:45 Read more...
 
E-mail

Ketika Bangsa Lain Terus Terbang Tinggi

LAPORAN IPTEK

NINOK LEKSONO

"Tidak terelakkannya peristiwa kataklisme (mahaben-cana) bermakna, kita harus menyiapkan salinan per-adaban kita dan memindahkannya ke angkasa luar dan di luar jangkauan bahaya," Robert Shapiro, kimiawan pendiri The Alliance to Rescue Civilization, dalam tulisan Ben Austen "After Earth", Popular Science, Maret 2011)

Ada pertumbuhan ekonomi itu yang sering kita dengar. Namun, pada sisi lain, masih ada banyak kabar tentang kemiskinan, tentang kemacetan, tentang tantangan berat di depan karena membubungnya harga bahan bakar minyak dan pangan, dan perubahan iklim pada umumnya. Semua itu membuat negara kita terpojok dalam kesulitan. Alasannya, ketika tidak ada keruwetan persoalan di atas saja kita sudah keteteran, apalagi ketika tantangan riil di atas tiba-tiba seperti tumplek-blek menimpa kita Salah satu buktinya adalah betapa kita masih perlu berjuang keras untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Milenium (MDGs) yang tenggatnya tinggal 5 tahun lagi.


Yang memprihatinkan, justru ketika tan­tangan riil tersebut sudah terpampang di depan mata, masalah kita berbeda dengan sebagian besar negara lain di kawasan ini masih saja belum beranjak dari cekcok politik, yang membuat tenaga, waktu, dan pikiran habis tersedot untuk pemantapan kekuasaan.


Yang jauh lebih memprihatinkan, pada saat yang sama, bangsa lain sibuk berpikir untuk meraih masa depan, terbang tinggi untuk menjangkau impian jangka panjang, selain menuntaskan permasalahan hari ini dan mencoba mengantisipasi problem masa depan.

Read more...
 


Page 7 of 11

Selamat Datang Sahabat ^_^
Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

Kemiskinan

Literasi Sains & Teknologi

Artikel Pilihan


Artikel Utama

Statistik Anggota

  • Total Anggota 10,798
  • Sedang Online 72
  • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterTotal9124902
Jantung_Sekolah1.jpg

Kalender & Agenda

November 2019
S M T W T F S
27 28 29 30 31 1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Contoh Proposal

Contoh Proposal

Google+ Facebook Twitter mail SC