.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

       

      MEDIA INDONESIA, 26 AGUSTUS 2009

       

      Meratakan Mutu Perguruan Tinggi Indonesia


      Oleh Ki Supriyoko

      Direktur Program Pascasarjana Uriiversitas Tamansiswa Yogyakarta dan Wakil Presiden PanPacific Association of Private Education (PAPE) yang bermarkas di Tokyo, Jepang

      PUBLIKASI Consejo Superior de Investigaciones Cientificas edisi 30 Juli 2009 tentang perguruan tinggi berkelas dunia dalam Ranking Web of World Universities p sungguh menarik dicermati. Publikasi itu menunjukkan kualitas perguruan tinggi yang didasarkan pada keakrabannya dengan dunia internet dalam proses pembelajaran.

      Tegasnya, sejauh mana sivitas akademika se-ring mengunduh (mendown load) bahan ajar dan informasi lain dari internet serta memublikasi atau meng-Upload bahan ajar dan informasi lainke internet akan sangat menentukan rangking perguruan tinggi yang bersangkutan. Massachusetts Institute of Technology (MIT) yang berkiprah di daerah Cambridge, Massa­chusetts, Amerika Serikat (AS), ditetapkan sebagai perguruan tinggi di rangking pertama dikarenakan mahasiswa dan dosennya sangat akrab dengan internet. Di kampus tersebut dipasang banyak hot spot yang memungkinkan mahasiswa dan dosen dapat mengakses internet secara gratis. Sistem perkuliahannya mengaplikasi internet based lecture (IBL) yang dikembangkan pada berbagai perguruan tinggi terkemuka di dunia.

       

      39 PT Indonesia

      Dalam daftar perguruan tinggi berkelas dunia hanya ada dua perguruan tinggi Indonesia yang berhasil masuk di dalamnya; yaitu UGM Yogya­karta di rangking ke-572 dan ITB Bandung di rangking ke-727. Sebagaimana yang ada di MIT AS, di UGM dan ITB telah banyak dipasang hot spot yang memungkinkan mahasiswa dan dosen bisa mengakses internet secara gratis. Beberapa mahasiswa dan dosen bahkan membawa modem yang memungkinkan mereka dapat mengakses internet secara lebih luwes.

      Yang lebih penting, pembelajaran beberapa mata kuliah menerapkan pendekatan IBL sebagaimana terjadi di negara-negara rriaju. Pende­katan itu memang memiliki banyak keunggulan; di antaranya dapat diaksesnya bahan ajar secara lebih aktual dan lebih cepat.

      Kalau kita bandingkan dengan publikasi CIN-DOC edisi 27 Januari lalu dalam World Universi­ties Ranking on the Web 2009 di satu sisi kita mengalami kemunduran, tetapi di sisi lain mengalami kemajuan.

      Kemunduran karena semula kita memiliki tiga nama dalam daftar 1.000 perguruan tinggi berkelas dunia, yaitu UGM, ITB dan UI Jakarta, tetapi sekarang tinggal dua saja, yaitu UGM dan ITB. Terpentalnya UI dari daftar itu akibat kalah bersaing dengan berbagai perguruan tinggi di mancanegara yang lebih cepat maju. Sementara itu, kemajuan dapat dilihat dari naiknya rangking UGM secara fantastis; dari 623 ke 572. Kefantastisan itu tentu tidak lepas dari kerja keras sivitas.

      Kalau Harvard University yang berkiprah di Massachusetts, California Institute of Tecnology yang berkiprah di California, dan University of Texas Austin yang berkiprah di Texas dapat membawa nama baik AS, UGM yang berkiprah di Yogyakarta sudah barang tentu membawa nama baik Indonesia pada umumnya.

      Ke-39 perguruan tinggi Indonesia berkelas dunia versi CINDOC adalah UGM Yogyakarta, ITB Bandung, UI Jakarta, Petra Surabaya, Gunadarma Jakarta, UNS Surakarta, Unair Sura­baya, ITS Surabaya, IPB Bogor, Unibraw Malang, UMS Surakarta, Undip Semarang, UNM Malang, UPI Bandung, STT Telkom Bandung, UH Yogya­karta, Unpad Bandung, Mercu Buana Jakarta, Politeknik Elektronika Surabaya, Unhas Makas­sar, Unud Denpasar, UMY Yogyakarta, Arma Jaya Yogyakarta, Unjem Jember, dan UNY Yogyakar­ta.

      Di papan bawah ada Unila Lampung, Unpar Bandung, Paramadina Bandung, Unsri Palembang, Bina Nusantara Jakarta, USU Medan, Duta Wacana Yogyakarta, Budi Luhur Jakarta, Atma Jaya Jakarta, Unri Riau, STMIK Amikom Yogya­karta, Sanata Dharma Yogyakarta, Unnes Sema­rang, dan Maranatha Bandung.

      Masih di Jawa

      Kalau kita cermati lebih teliti, dari 39 nama tersebut, ternyata hanya ada 6 atau 15% pergu­ruan tinggi yang berkiprah di luar Jawa sedangkan itu 33 atau 85% perguruan tinggi berkiprah di Jawa. Itu berarti mutu perguruan tinggi kita belum merata karena masih terpusat di Jawa. Di sinilah permasalahan kita.

      Dalam menentukan rangking suatu perguruan tinggi, digunakan kriteria sejauh mana pergu­ruan tinggi tersebut memanfaatkan jasa internet dalam mengembangkan pendidikan. Banyaknya perguruan tinggi berkelas dunia di Jawa pada satu jaguian jedijotnya perguruan tinggi berkelas dunia di luar Jawa di sisi lain menunjukkan bahwa pemanfaatanjasa internet belum merata antara perguruan tinggi di Jawa dan di luar Jawa. Di dalam bahasa yang lebih transparan, perguruan tinggi di luar Jawa umumnya tertinggal dalam hal pemanfaatanjasa internet.

      Universitas Tanjungpura (Untan) di Pontianak dan Universitas Cenderawasih (Uncen) di Jayapura misalnya meskipun jumlah mahasiswanya mencapai belasan ribu orang serta para dosennya banyak yang berpredikat doktor dan profesor, dalam hal pemanfaatan internet masih kalah jika dibandingkan dengan UGM Yogyakarta, ITB Bandung, dan beberapa PTS di Jawa.

      Realitas tersebut hendaknya direspons positif pengelola perguruan tinggi di luar Jawa untuk memacu upaya memanfaatkan jasa internet da­lam meningkatkan mutu pendidikan. Kalau hal itu terwujud, keberadaan perguruan tinggi berkelas dunia di Indonesia akan lebih dapat diratakan sehingga akan lebih mudah dinikma-ti masyarakat luas!!!

       

       

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Monday, 27 February 2012 07:59  

      Items details

      • Hits: 479 clicks
      • Average hits: 5.1 clicks / month
      • Number of words: 2603
      • Number of characters: 21962
      • Created 7 years and 10 months ago at Monday, 27 February 2012 by Administrator
      • Modified 7 years and 10 months ago at Monday, 27 February 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,798
      • Sedang Online 62
      • Anggota Terakhir ulmama vila nurruva

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9126679
      DSCF8761.jpg

      Kalender & Agenda

      December 2019
      S M T W T F S
      1 2 3 4 5 6 7
      8 9 10 11 12 13 14
      15 16 17 18 19 20 21
      22 23 24 25 26 27 28
      29 30 31 1 2 3 4

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC