.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

HAKI
E-mail

RUANG BACA, EDISI 52, JULI 2008

Di Kuningan, BUKU JAKARTA BERUMAH

PUSTAKA YANG PUNYA POJOK KHUSUS UNTUK BUKU TENTANG IBU KOTA.


Teras rumah Betawi Bapang itu amat teduh dengan atap bagian muka rumah yang rendah dan dihiasi ukiran Gigi Balang. Di balik pagar kayu yang mengelilingi teras itu ada empat kursi kayu yang mengelilingi sebuah meja bundar di sebelah kanan dan pengaturan yang sama di sisi yang lain.

Rumah yang biasa ditemui di kampung adat Betawi ini berada di lantai delapan gedung yang menju-lang di kawasan Kuningan, Jakar­ta Selatan. Ini memang bukan ru­mah tinggal betulan, melainkan se­buah ruangan di Kantor Perpustakaan Umum Daerah (Perpumda) Provinsi DKI Jakarta di Gedung Nyi Ageng Serang.

Yang khas Jakarta dari Ruangan Koleksi Khusus Jakarta ini bukan sekadar desain interiornya tapi juga isinya. Sesuai namanya, ruang­an yang dirampungkan sekitar 2001 ini menyimpan koleksi perpustakaan yang bertema kota Ja­karta dan budaya Betawi.

Last Updated on Thursday, 01 March 2012 15:47 Read more...
 
E-mail

KOMPAS 14 DESEMBER 2010

Wikileaks dan Rezim Informasi

Oleh KUSNANTO ANGGORO


Dokumen-dokumen yang dipublikasikan WikiLeaks merupakan tantangan serius bagi rezim informasi, jauh lebih besar dibandingkan dengan sekadar implikasinya atas ketegangan baru di beberapa kawasan. Rezim keterbukaan informasi dihadapkan pada sejumlah persoalan etis.

Rezim perlindungan informasi dihadapkan pada tuntutan perubahan yang lebih mendasar, ter-masnk pada tataran strategis dan paradigmatik. Arcana imperil atau kerahasiaan negara harus berakhir. Namun, negara tetap menggenggam kewajiban melindungi beberapa jenis informasi.

Last Updated on Thursday, 01 March 2012 15:45 Read more...
 
E-mail

PIKIRAN RAKYAT 14 DESEMBER 2010

Transparansi Informasi Ala indonesia

Oleh ENGKUS KUSWARNO

MENAKJUBKAN! Indonesia sejak 2008,melalui UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) No. 14 Tahun 2008, menempatkan diri sebagai negara ke-5 di Asia dan ke-7& di dunia yang secara resmi mengadopsi prinsip-prinsip transparansi informasi. Saat itu, baru sembilan puluh negara di dunia yang memiliki UU Keterbukaan Informasi. Di Asia, yaitu India, Jepang, Nepal, Thailand, Indonesia, diikuti Ba­ngladesh.

Komitmen Indonesia pada transparansi informasi ini dalam konteks ilmu komunikasi, agak unik. Mengingat, stereotipe Indonesia selama ini termasuk negara dalam budaya komu­nikasi konteks tinggi, dalam arti bahwa pemaknaan informasi antannanusia bukan atas dasar keterbukaan, melainkan penuh dengan simbolisasi, nonverbal, dan abstrak.

Undang-Undang KIP mengatur kewajiban badan atau pejabat publik untuk memberikan akses informasi yang terbuka kepada publik (masyarakat). Ke­wajiban memberikan informasi, dokumen, dan data diintegrasikan sebagai bagian dari fungsi birokrasi pemerintahan, diper-kuat dengan sanksi-sanksi yang tegas untuk pelanggarannya.

Terdapat dua komponen penting dalam memaknai keterbu­kaan ini, yaitu pengguna infor­masi publik dan badan publik. Pengguna informasi publik me­miliki right to know, sedangkan badan publik memiliki right to tell. Persoalan utama dari kedua komponen ini adalah saling memahami haknya masing-masing, yang karena berbagai kepentingan, hubungan keduanya menjadi rentan.

Last Updated on Thursday, 01 March 2012 15:42 Read more...
 
E-mail

22FEBRUARI2010 I MEDIA INDONESIA

Setop Plagiarisme dalam Pendidikan

Oleh Agus Wibowo

Penulis buku Malpraktik Pendidikan (2008), Mahasiswa Pascasarjana Universitas Negeri Yogyakarta

DUNIA pendidikan kembali diguncang praktik plagiarisme. Di Band­ung, seorang guru besar/profesor sekaligus mantan dekan di Univer­sitas Parahyangan (Unpar) terbukti melakukan plagiarisme karena memublikasi karyanya yang sebagian ternyata karya Carl Ungerer, tanpa menyebutkan sumber tulisannya. Carl Ungerer sendiri merupakan penulis sekaligus kolumnis kenamaan berkebangsaan Australia, yang sering menulis di beberapa koran nasional negeri ini. Menurut pemberitaan, plagiarisme karya Carl Ungerer yang dilakukan sang profesor bukan hanya sekali, melainkan sampai enam kali.

Kasus plagiasi juga terjadi di kota pelajar Yog­yakarta. Menurut keterangan salah satu pejabat Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah V Yogyakarta, plagiarisme dilakukan oleh dua calon guru besar dari salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) terkemuka kota ini. Dua calon guru besar itu menjiplak skripsi mahasiswa S-l guna melengkapi syaratmendapat gelar guru besar.

Last Updated on Thursday, 01 March 2012 15:19 Read more...
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 8

Selamat Datang Sahabat ^_^
Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

Kemiskinan

Literasi Sains & Teknologi

Artikel Pilihan


Artikel Utama

Statistik Anggota

  • Total Anggota 10,788
  • Sedang Online 135
  • Anggota Terakhir Robertrab

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterTotal9091240
DSCF8790.jpg

Kalender & Agenda

November 2018
S M T W T F S
28 29 30 31 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 1

Contoh Proposal

Contoh Proposal

Google+ Facebook Twitter mail SC