.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

      REPUBLIKA 25 MEI 2011

      Mendorong Budaya Baca

      Palupi Annisa Auliani


      Upaya untuk menciptakan pondasi masyarakat pembe­lajar di Jawa Barat.


      BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ahmad Her­yawan, meluncurkan gerak­an wakaf buku dan sadar arsip bagi masyarakat, serta gerakan one man one book untuk jajaran pegawai dae­rah, Selasa (24/5). Peluncuran ini bertepatan dengan peringatan gabungan hari perpustakaan ke-55 dan hari kearsipan ke-40.

      "Momentum peringatan ini menjadi istimewa karena program-program strategis itu," kata Heryawan. Bersa-maan dengan kegiatan ini pula, diluncurkan perpusta­kaan PMI yang diprakarsai Republika dan Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (GPMB) Jawa Barat. Guber­nur juga meresmikan home theatre kearsipan Badan Per­pustakaan dan Kearsipan Daerah Jawa Barat. Peng-hargaan terkait perpusta­kaan dan kearsipan juga diberikan kepada 13 pemenang, termasuk pimpinan perwakilan Republika Jabar.

      Semua langkah ini, ujar Heryawan, merupakan bagian upaya meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap perpustakaan, budaya baca, dan budaya arsip. "Pada gilirannya dapat menciptakan pondasi masyarakat pembelajar di Jawa Barat," harap dia. Yaitu sumber daya manusia yang berpengetahuan dan berkualitas.

       

      Pendidikan, tegas Her­yawan, adalah investasi dan titik sentral pembangunan bangsa terutama terkait pengembangan karakter ma­nusia yang unggul dan berdaya saing. Untuk itu, ma­syarakat harus terinformasi dengan baik. Yaitu harus dimulai dari memiliki minat baca, gemar membaoa, sehingga terbiasa dan akhirnya butuh membaca. Pada akhirnya terwujud budaya baca sebagai kunci gerbang ilmu pengetahuan dan informasi.

      Karenanya, kata Herya­wan, keberadaan perpusta­kaan menjadi sangat penting dan strategis. Sehingga, kata dia, semua kalangan harus memaknai, mengukur, sekaligus mengevaluasi diri, untuk menjaga eksistensi perpustakaan.

      Demikian juga dalam masalah arsip, Heryawan berpendapat saat ini pemahaman masyarakat dan aparatur pemerintahan mengenai hal ini masih sangat terbatas. "Menjadi tantangan bagi kita bersama untuk menanamkan pemahaman pentingnya pengelolaan arsip yang baik," kata Heryawan. Yaitu seba­gai tulang punggung administrasi dan manajemen me-nuju keberhasilan penyeleng-garaan pemerintahan dan pembangunan.

      Dalam kegiatan yang digelar di gedung Pusdai Jawa Barat, beragam aktivitas berlangsung. Dari seminar, pameran buku dan perpus­takaan, hingga dialog interaktif dengan para pelajar. Perpustakaan daerah Jawa Barat juga rnenggunakan kegiatan ini untuk membuka pendaftaran keanggotaan. Bila pada hari biasa hanya dua atau tiga orang yang mendaftar menjadi anggota perpustakaan, pada kegiatan ini lebih dari 100 orang mendaftarkan diri, Beberapa klub buku juga meramaikan kegiatan terse-but. Salah satunya adalah 'Kebukit', yang sudah lebih dulu memiliki gerakan one man one library.

       

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Saturday, 25 February 2012 08:04  

      Items details

      • Hits: 2571 clicks
      • Average hits: 31.7 clicks / month
      • Number of words: 1746
      • Number of characters: 14517
      • Created 6 years and 9 months ago at Saturday, 25 February 2012 by Administrator
      • Modified 6 years and 9 months ago at Saturday, 25 February 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Google+ Facebook Twitter mail SC