.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

      Tempo 10 Juni 2001

       

       

      The British Council Library,

      Bukan

      Sekadar Menumpuk Buku

       

      Perpustakaan The British Council kini bisa jadi salah satu perpustakaan public yang relatif paling banyak dikunjungi publik. Letaknya yang strategis di Gedung Widjojo Centre di Jl. Sudirman Jakarta memudahkan akses menuju perpustakaan milik pemerintah Inggris ini. Kondisi fisik perpustakaan yang nyaman disertai fasilitas yang lengkap membuat pengunjung betah untuk berlama-lama di dalamnya.

      The Bristish Council merintis perpustakaan sejak 1948 sebagai bentuk layanan publik. Selain itu hadirnya The British Council dengan perpustakaannya sebagai bentuk jalinan kerja sama untuk mempererat hubungan pemerin­tah Indonesia dan Ingris. "Salah satu misinya memang ingin member informasi sebanyak mungkin tentang Inggris," tutur Toosye Damayanti Nasution, pustakawan The British Council

       

      Perpustakaan The British Council tampaknya ingin hadir sebagai perpustakaan modern yang dapat dijadikan contoh. Konsep perpus­takaan bukan semata-mata tempat tumpukan buku benar-benar menjadi perhatian. Tak heran jika perpustakaan ini tak segan menggelar pameran lukisan atau menjadi penyelenggara book review novel Saman untuk anak SLTA, misalnya. Begitu pula ketika perpustakaan ini menyelenggarakan seminar manajemen untuk para eksekutif. Cara itu diyakini sebagai proses komunikasi dengan lingkungannya.

      Sasaran yang hendak dicapai oleh perpus­takaan ini menjadi perhatian serius, sehingga buku-buku yang tersedia selalu mengikuti        perkembangan keinginan pembaca. The Bri­tish Council sempat mengubah. sasaran pembacanya dari anak-anak sebelum era 1990-an ke mahasiswa pada 1990 itu juga. Sejak itu praktis koleksi buku untuk anak-anak menja­di berkurang secara cukup signifikan. "Sasaran berikutnya memang untuk kalangan mahasiswa," ucap Toosye.

      The Bristish Council tak salah memilih sa­saran. Kini tak kurang dari 200 orang menja­di pengunjung setia setiap hari. Sabtu merupakan hari dengan kunjungan tinggi, yang mencapai 300 orang. Sebagian besar pengunjung itu mahasiswa. "Jumlahnya mencapai 80 persen dari keseluruhan pengunjung," tutur Toosye. Jumlah ini merupakan jumlah rata-rata karena setiap tahun selalu mengalami penambahan yang signifikan. Jumlah itu membengkak jika masa liburan tiba, dengan angka kunjungan per hari mencapai 400 orang.

      Tingginya angka kunjungan ke perpustakaan ini didukung banyak hal. Ruang baca yang representatif dan layanan yang memuaskan menjadi salah satu kuncinya. Petugas perpustakaan tak hanya bersikap ramah pada pengunjung, tapi bisa memberikan informasi yang diperlukan. "Sebagai pustakawan kita harus mengerti marketing skill yang sering dilupakan petugas perpustakaan lain," ungkap Toosye. Marketing skill itu ia nilai seba­gai salah satu kelemahan banyak petugas per­pustakaan.

      The British Council menyediakan pula jasa layanan internet gratis bagi pengunjung. In­ternet diyakini sebagai salah satu bagian pro­ses mencari informasi yang mungkin tidak ditemukan dalam koleksi bukunya. "Jangan lupa, desain perpustakaan juga berpengaruh pada minat orang mengunjungi perpustaka­an," tuturnya. Pintu dan ruang kaca rnerupakan salah satu pilihan agar pembaca merasa nikmat di dalamnya.

      Kini perpustakaan ini mengoleksi 20 ribu judul buku dengan jumlah buku yang sama. Setiap judul biasanya terdiri atas satu eksem-plar buku. Koleksi The British Council rata-rata berbahasa Ingris sesuai dengan negara asal pemilik perpustakaan ini. Sementara jumlah anggota tetap tak kurang dari 10 ribu orang. Sebanyak 80 persen dari mereka ada-lah mahasiswa dari berbagai perguruan ting­gi. Mereka diberi kesempatan untuk meminjam maksimal tiga buah buku.

      Perpustakaan The British Council tak ha­nya menyediakan buku bacaan belaka. Ba­nyak hal, seperti informasi tentang Inggris, bisa didapat di arena membaca ini. "Kita ingin memberikan layanan yang komprehensif bagi pengunjung kami," kata Toosye.

      • arif firmansyah

       

       

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Tuesday, 21 February 2012 14:11  

      Items details

      • Hits: 6091 clicks
      • Average hits: 75.2 clicks / month
      • Number of words: 774
      • Number of characters: 6187
      • Created 6 years and 9 months ago at Tuesday, 21 February 2012 by Administrator
      • Modified 6 years and 9 months ago at Tuesday, 21 February 2012 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Google+ Facebook Twitter mail SC