.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail

      800x600 Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE MicrosoftInternetExplorer4

      SABTU, 2 MEI 2009 MEDIA INDONESIA

      Ciptakan Generasi Berkualitas

      Bagaimana nasib bangsa Indonesia di masa depan? Pertanyaan itu kerap dilontarkan berbagai kalangan.

      Deri Dahuri

      Sebenarnya untuk mendapat jawaban tersebut tidaklah terlalu rumit. Pasalnya, jawabannya bisa dilihat sejauh mana kualitas generasi muda Indonesia sekarang.

      Oleh sebab itu, agar bangsa Indonesia bisa sejajar dengan negara maju, Indonesia tentunya harus memiliki gen­erasi muda berkualitas. Kaum mudanya sudah sepatutnya memiliki karakter yang disiplin, mandiri, dan berwawasan ke depan. Untuk menciptakan generasi yang sesuai harapan itu, tentunya semua pihak harus turut serta memberikan dukungan.

      Terkait dengan menyiapkan masa depan bangsa, para pemuda Indonesia harus memiliki bekal berupa pendidikan. Pendidikan sendiri tak semata yang bersifat formal. Itu termasuk pula pendidikan nonformal yang menyangkut semua kondisi yang dapat membentuk generasi muda yang berkarakter.

      Oleh karena itu, pendidik­an harus dapat mendorong intelektual, emosional, dan spiritual kaum muda. Pen­didikan juga harus mampu menanamkan hard skills dan soft skills secara seimbang. Dengan pendidikan terse­but, diharapkan lahir calon pemikir dan pemimpin ideal masa mendatang.

       

      Karena sadar betapa pentingnya mempersiapkan pemikir dan pemimpin masa depan, PT Djarum tak mau diam dan hanya berpangku tangan. Melalui program Djarum Bakti Pendidikan, pihak PT Djarum turut aktif berperan mendorong lahirnya pemikir dan pemimpin masa depan melalui beasiswa yang diberikan.

      Apalagi pada dasawarsa 1980-an, banyak lulusan sekolah menengah atas (SMA) dapat tak melanjutkan pen­didikan ke jenjang perguruan tinggi. Karena terbentur oleh biaya, kaum muda itu hanya bisa mimpi untuk berkuliah.

      Memang sebagian dari mereka dapat masuk perguruan tinggi. Tetapi akibat keterbatasan keuangan yang dimiliki, mereka pun terpaksa drop out. Padahal para mahasiswa itu tergolong berprestasi.

      Melalui Djarum Bakti Pen­didikan, PT Djarum memberi bantuan dana pendidikan kepada para mahasiswa strata satu (S-l). "Awalnya bantuan itu hanya sebatas untuk membantu mahasiswa menyelesaikan studi mereka," kata Corporate Communica­tion Manager PT Djarum Renitasari di Jakarta, beberapa waktu lalu.

      Dengan bantuan beasiswa itu, mereka diharapkan dapat menyelesaikan studi secara cepat dan tepat waktu. Langkah awal yang diambil PT Djarum adalah memberi bantuan biaya kuliah kepada mahasis­wa Urtiversitas Diponegoro, Semarang, pada 1984.

      "Sejalan dengan terus bertambah peminat beasiswa, program Djarum Bakti Pendidikan pun mengalami evolusi baik dari jumlah peserta maupun dari jangkauan geografisnya, serta evolusi model pemberian beasiswanya," tuturnya.

      Namun, penerima beasiswa Djarum haruslah mereka yang memiliki prestasi. Program Beasiswa Djarum hanya ditujukan kepada mahasiswa yang berprestasi tinggi yang sedikitnya memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) di atas 3 pada akhir semester IV.

      Pada 1995, Djarum Bakti Pendidikan mulai memikirkan untuk mempererat ikatan silaturahim dalam sebuah organisasi. Akhirnya sebuah organisasi dibentuk dengan nama Ikatan Penerima Bea­siswa Djarum (IPBSD).

      Organisasi yang lahir di Semarang itu pun memiliki sejumlah kegiatan. Termasuk memberikan soft skills dan kegiatan kepada masyarakat. Seluruh kegiatan IPBSD diinisiasi secara mandiri oleh anggotanya. Djarum Bakti Pendidikan hanya sebagai motor pendukung.

      "Ini merupakan sebuah langkah yang belum pernah dilakukan institusi pemberi beasiswa mana pun saat itu," tutur Renita, sapaan akrab Renitasari.

      Sejumlah kegiatan telah dilakukan IPBSD dan menjadi tradisi. Kegiatan yang dinamai Bulan Bakti IPBSD itu di antaranya menggelar seminar berbagai pengalaman kepada para mahasiswa. Tak hanya itu, IPBSD melakukan anjangsana ke berbagai panti asuhan, menanam pohon, pemeriksaan kesehatan gratis, dan donor darah massal.

      Anggota IPBSD pun terusT bertambah dan menyebar di berbagai daerah dari Solo hingga Banda Aceh. Seiring dengan perjalanan, para penerima beasiswa Djarum mengusulkan nama menjadi Beasiswawan Djarum yang disingkat Beswan Djarum.

      Ajak mahasiswa

      Hingga 2009, anggota Beswan telah tercatat 5.886 orang yang tersebar di berba­gai wilayah Indonesia yang meliputi 23 provinsi. Renita mengatakan jumlah anggo­ta itu menunjukkan Ikatan Beswan Djarum merupakan sebuah keluarga besar.

      "Sebuah ikatan solidaritas persaudaraan yang melewati batas kedaerahan yang tak lekang oleh waktu dan juga keterbatasan," jelasnya.

      Belum lama ini, Djarum Bakti Pendidikan telah mengantarkan alumni Beswan Djarum yang melanjufikan kariernya ke 'Negeri Paman Sam', menuntut ilmu ke 'Negeri Sakura'dan Selandia Baru.

      Kendati dipenuhi kesibukan, Ikatan Beswan Djarum selalu menyempatkan diri datang ke beberapa kegiatan soft skills Beswan Djarum. Kegiatan itu di antaranya silaturahim nasional, Achievment Motivation Training, pelatihan kepemimpinan Dare to Be a Leader, dan final Lomba Karya Tulis Beswan Djarum.

      Bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa Djar­um masih mendapat kesempatan. Menurut Renita, setiap tahunnya selalu meningkat. Pada tahun ajaran 2008/2009, Beasiswa Djarum diberikan kepada 441 mahasiswa. Pada tahun ajaran 2009/2010 junlah meningkat menjadi 450 maha­siswa.

      "Persyaratan memiliki IPK di atas 3 di akhir semester IV, mengikuti wawancara, tes psikotes, dan membuat tulisan singkat," jelasnya.

      Program Beasiswa Djarum tak semata memberikan uang beasiswa setiap bulan. Kelebihannya dari program beasiswa lainnya adalah mem­berikan berbagai pelatihan soft skills, seperti outbound, leadership, practical skills dan entrepreneurship.

      Kepedulian PT Djarum melalui program Djarum Bakti Pendidikan jelas tak perlu diragukan lagi. (S-3)


      This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it

      Comments
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

      Last Updated on Thursday, 30 May 2013 17:38  

      Items details

      • Hits: 1299 clicks
      • Average hits: 16.2 clicks / month
      • Number of words: 1319
      • Number of characters: 11067
      • Created 6 years and 8 months ago at Friday, 02 March 2012 by Administrator
      • Modified 5 years and 6 months ago at Thursday, 30 May 2013 by Suherman

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Artikel Utama

      Statistik Anggota

      • Total Anggota 10,788
      • Sedang Online 132
      • Anggota Terakhir Robertrab

      Statistik Pengunjung

      mod_vvisit_counterTotal9091309
      DSCF8768.jpg

      Kalender & Agenda

      November 2018
      S M T W T F S
      28 29 30 31 1 2 3
      4 5 6 7 8 9 10
      11 12 13 14 15 16 17
      18 19 20 21 22 23 24
      25 26 27 28 29 30 1

      Contoh Proposal

      Contoh Proposal

      Google+ Facebook Twitter mail SC