.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

    E-mail
      Article Index
      Peran Pendidikan Luar Sekolah dalam Pembangunan SDM dan Pemasyarakatan Budaya Baca
      Page 2
      Page 3
      Page 4
      Page 5
      Page 6
      Page 7
      Page 8
      Page 9
      Page 10
      Page 11
      Page 12
      All Pages

      6.  Pendidikan Kecakapan Hidup (Life Skills)

      a.   Pendekatan

      Program pendidikan kecakapan hidup (life skills) melalui jalur pendidikan non formal dilakukan melalui pendekatan Broad Based Education (BBE) yang ditandai: (1) kemampuan membaca dan menulis secara fungsional, dalam bahasa Indonesia maupun salah satu bahasa asing (Inggris, Arab, Mandarin dan sebagainya), (2) kemampuan merumuskan dan memecahkan masalah yang diproses lewat pembelajaran berfikir ilmiah, penelitian (explorative), penemuan (discovery) dan penciptaan (inventory), (3) kemampuan menghitung dengan atau tanpa bantuan teknologi guna mendukung kedua kemampuan tersebut di atas, (4) kemampuan memanfaatkan ber-aneka ragam teknologi di berbagai lapangan kehidupan  (pertanian, perikanan, peternakan, kerajinan, kerumahtanggaan, kesehatan, komunikasi-informasi, manufaktur dan industri, perdagangan, keseni-an, pertunjukkan dan olahraga), (5) kemampuan mengelola sumber-daya alam, social, budaya dan lingkungan, (6) kemampuan bekerja dalam tim, baik dalam sector informal maupun formal, (7) kemampuan memahami diri sendiri, orang lain dan lingkungannya, (8) kemampuan untuk terus-menerus menjadi manusia belajar, (9) kemampuan mengintegrasikan pendidikan dan pembelajaran dengan etika sosio-relegius bangsa berlandaskan nilai-nilai Pancasila.

      b.  Pengertian Kecakapan Hidup (life skills)

      Konsep kecakapan hidup mempunyai cakupan yang luas, berinteraksi antara pengetahuan dan keterampilan dan yang diyakini sebagai unsure penting untuk hidup lebih mandiri (Broling, 1989). 

      c.   Lingkup dan Prinsip Pendidikan Kecakapan Hidup

      Kecakapan hidup meliputi kecakapan hidup untuk mengatur kebutuhan diri (daily living skills), memahami potensi diri dan dalam pergaulan sosial/lingkungan (personal/social skills), kecakapan hidup dalam pemilih keterampilan dan mengatur pekerjaan (vocasional/occupatio-nal) dengan prinsip belajar untuk memperoleh pengetahuan (learning to know), belajar untuk dapat berbuat atau bekerja sesuai dengan potensi diri (learning to do) dan belajar untuk menjadi orang yang berguna (learning to be) serta belajar untuk dapat hidup bersama dengan orang lain (learning to live together).

      1)  Daily living skills, antara lain meliputi: Pengelolaan kebutuhan pribadi, pengelolaan keuangan pribadi, pengelolaan rumah pribadi, kesadaran kesehatan, kesadaran keamanan, pengelolaan maka-nan gizi, pengelolaan pakaian, tanggung jawab sebagai pribadi warga Negara, pengeloaan waktu luang, rekreasi, kesadaran lingkungan.

      2)  Personal dan social skills

      Personal skills, pemahaman potensi diri yang dimiliki, percaya diri, komunikasi dengan orang lain, kemandirian, dan kepemimpinan.

      3)  Vocasional/Occupational skills

      Memilih pekerjaan, perencanaan kerja, kemampuan untuk me-nguasai berbagai keterampilan, persiapan keterampilan kerja, latihan keterampilan, penguasaan kompetensi menjalankan suatu profesi, kemampuan menguasai, menerapkan teknologi, meran-cang dan melaksanakan proses pekerjaan, menghasilkan produk barang dan jasa.

       

      d.  Lembaga Penyelenggara

      Dalam penyelenggara program pendidikan life skills di bidang pendidikan non formal dilaksanakan melalui kerjasama dengan (1) Pusat-pusat Kegiatan Belajar masyarakat (PKBM), (2) lembaga kursus PNF yang diselenggarakan oleh masyarakat, (3) lembaga pengem-bangan/pelatihan terpadu masyarakat, (4) lembaga perempuan, (5) lembaga kepemudaan, (6) Organisasi Kemasyarakatan Pemuda, (7) Kelompok Usaha Pemuda Produktif (KUPP), (8) Lembaga Kepemuda-an, (9) Sanggar Kegiatan Belajar, (10) Balai Pengembangan Kegiatan Belajar, (11) Perguruan Tinggi.

       

      e.  Peserta Didik (Warga Belajar)

      Kriteria peserta didik (warga belajar) adalah: (1) usia 16-35 tahun (prioritas), (2) tidak sekolah dan tidak/belum bekerja, (3) berasal dari keluarga miskin, (4) lulus seleksi yang diselenggarakan oleh lembaga penyelenggara program.

      f.   Lama Pendidikan dan Hasil yang diharapkan

      1.  
        1. Tergantung dari jenis kecakapan hidup yang diselenggarakan (3 sampai dengan 6 bulan)

        2. Hasil yang diharapkan, warga belajar dapat: (1) berusaha mandiri dan diberi dana belajar dari lembaga penyelenggara, (2) bekerja pada perusahaan terkait dengan penghasilan yang layak.

      g.  Pola Pendanaan

      Block grant, yaitu: pendanaan langsung kepada lembaga penyeleng-gara setelah proposal dinilai layak oleh suatu tim penilai yang melibatkan berbagai pihak-pihak yang terkait.



      Comments
      ernie   |2009-10-13 23:40:30
      Thanks, artikel peran PLS dalam pembengunan dst, sangat membantu sekali
      Achmad Firdaus  - -     |2009-10-26 17:44:01
      Artikel ini bagus sekali, menambah wawasan daya memahami peran pendidikan PLS
      khususnya dalam peningkatan SDM dan minat baca warga pendidikan luar sekolah.
      rustan abbas  - Edisi Buku     |2009-11-03 23:01:17
      Bisakah artikel tentang Taman Baca dan peningkatan pendidikan bisa dikemas dalam
      Edisi Buku sehingga dapat dibaca oleh pengunjung Rumah Baca Anatta

      Terima
      Kasih
      Rumah Baca Anatta
      Jl. Kangkung No 42 Wawondula Towuti Kab. Luwu Timur
      Propinsi Sulawesi Selatan
      Suherman   |2009-11-25 16:53:03
      sangat bisa, silakan. kalau bisa pak Abbas buat draft-nya, kebetulan saya dekat
      dengan beberapa penerbit
      mharywa  - sektor primer     |2009-11-19 11:00:07
      mau tanya, industri manufaktur bisa dikategorikan ke dalam sektor primer juga
      atau tidak pak? mengingat terminologi industri manufaktur sebagai industri
      penghasil barang, yg berarti termasuk komoditas primer seperti pertanian, air,
      listrik, dan gaas. terimakasih sebelumnya.
      Arief  - Artikel yg berkualitas   |2010-04-19 19:48:41
      artikel ini sangat berkualitas dan penting bagi saya sebagai calon penerus
      perjuangan PLS. semoga jaya terus... amin
      darlina  - artikel bgs   |2010-04-19 23:43:03
      artikel'y bgs.. mohon bantuan'y lbh lengkap ttg kaecakapan berpikir'y..
      ihsan  - terim kasih     |2010-05-04 21:24:46
      salam sejahtera bagi kita semua....
      melihat begtu pentingnya peran dari TBM
      untk memasyarakatkan baca.. maka dukungan dari pemerintah pun harus semakin
      nyata..
      kemudian sebenarnya terkadang timbul pertanyaan dari benak saya.. dari
      semua TBM yang telah ada apakah sudah memberikan dampak yang kiranya sangat
      dirasakan sekali dalam hal ini memebrikan kepuasan bagi masyarakat
      penggunanya...
      seringkali apablia ada seorang yang datang kali pertama untuk
      mengunjungi TBM dan kemudian dia mendapatkan pelayanan yang tidak memuaskan
      sekali maka bisa dijamin dia tidak akan pernah kembali.... nah disiniliah
      kiranya motivasi yang bagaiaman yang harus dibangun untuk menumbuhkan semnagat
      melayani masayarakat secara maksimal... meskipun TBM ini bukan lembaga yang
      menghitungkan profit (non profit)
      begitulah... saya harap hal ini perlu
      didiskusikan....
      terima kasih
      Suherman   |2010-05-05 17:18:37
      Untuk mengetahui dampak tersebut perlu sebuah penelitian (kesempatan untuk yang
      sedang nyusun skripsi nih...).
      Sekarang ini, pengelola TBM hanya berbekal
      idealisme. Perhatian dari pemerintah sudah ada tapi belum memadai. Untuk
      menciptakan para pengelola yang profesional harus dibuat sebuah program bersama.
      Mungkin bisa seminar atau workshop yang membahas tentang tantangan dan peluang
      (prospek) menjadi pengelola TBM.
      SETH MIKO   |2010-07-15 17:19:25
      Semangat terus untuk para pejuang-pejuang PLS......
      vony r.a  - pls   |2010-09-01 21:56:54
      thank taz adanya artikel nie.............
      pls caaaak...skses slalu.
      zulanwar  - pendidikan   |2012-03-01 21:27:29
      good..
      zulanwar  - pendidikan     |2012-03-01 21:31:25
      good
      elina   |2012-08-04 02:02:12
      bagus :)
      elina   |2012-08-04 02:04:09
      bgus :)
      elina  - bgus   |2012-08-04 02:05:27
      apiik
      Only registered users can write comments!

      3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

       

      Items details

      • Hits: 815814 clicks
      • Average hits: 6632.6 clicks / month
      • Number of words: 14803
      • Number of characters: 116086
      • Created 11 years and 3 months ago at Thursday, 04 June 2009 by Administrator

      Tecox component by www.teglo.info






      Selamat Datang Sahabat ^_^
      Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

      Kemiskinan

      Literasi Sains & Teknologi

      Artikel Pilihan


      Google+ Facebook Twitter mail SC