.

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size

E-mail

Berikut adalah informasi Perlombaan di Festival Literasi Jawa Barat 2015

Iklan Lomba di Festival Literasi Jabar

Last Updated on Sunday, 19 April 2015 15:04
 
E-mail

Membedah Makna Pustakawan Setengah Gila

Di Perpustakaan Universitas Airlangga

 

Tiada orang besar sukses tanpa membaca, coba telusuri tokoh-tokoh dunia yang sukses semua juga karena membaca dan untuk membuat negeri ini keluar dari keterpurukan, membaca adalah kunci utamanya. Bapak Suherman begitu bersemangat memberikan inspirasi agar semua orang mau membaca, karena dengan membaca kita juga dapat menikmati hidup bahkan mampu menghindari kepikunan. Negara-negara maju didunia sangat memperhatikan apa yang disebut membaca. Karena dengan membaca budaya terbentuk bahkan mampu memajukannya secara bersamaan.

Menjadi seorang pustakawan, haruslah out of the box atau keluar dari kotak, demikian makna yang didapat dari Bedah Buku Tulisan Bapak Suherman yang berjudul Pustakawan ½ Gila, bila gila penuh tentunya tidak bisa menulis buku, demikian kelakarnya dan disambut tawa para pustakawan dan pemerhati perpustakaan yang turut hadir di sore kemarin. Pustakawan jika mau dihargai tentunya dapat memberikan banyak kontribusi ke negeri ini.

Pustakawan diharapkan tidak terpatri pada apa yang ditetapkan dalam angka kredit, harusnya lebih dari hal itu. Banyak kegalauan melanda anak muda dari jurusan perpustakaan, akibat moratorium pengangkatan pegawai, namun apakah kita harus berhenti dari situ, dimana dokumentasi dan informasi masih ada, pustakawan pun akan tetap hidup. Bapak Suherman pun menceritakan bahkan banyaknya pekerjaan yang diberikan oleh LSM untuk pustakawan merupakan lahan baru bagi kita.

Pustakawan telah menjadi pilihan hidup beliau, dan sebaran virusnya ditularkan ke rekan-rekan sejawat yang hadir saat itu. Kumpulan cerita-cerita menarik seputar kegiatannya di dunia kepustakawanan dituangkan dalam buku. Kiat menulis pun beliau juga ungkapkan. Bahkan cita-cita beliau yang ingin mendirikan sekolah berbasis membaca ingin segera diwujudkan.

[Agung] Sumber: Perpustakaan Unair

Last Updated on Tuesday, 25 August 2015 16:03
 
E-mail

BEDAH BUKU PERPUSTAKAAN SEBAGAI JANTUNG SEKOLAH

BERSAMA YPPI DAN IPI DI MAKASSAR

KS

Minggu 19 Januari 2014. YPPI terbang ke Kota Makassar. Perjalanan yang tidak lama dari Kota Surabaya. Setibanya di bandara yang pernah memiliki nama "Lapangan Terbang Kadieng" pada tahun 1935 ini menyambut kami dengan hangat. Senin 20 Januari 2014 (besok), kami akan membedah buku "Perpustakaan sebagai Jantung Sekolah" (PSJS) bersama Bapak Suherman, MSi, penulis dan sekaligus peraih Medali Emas CONSAL Outstanding Librarian Award 2012.

Bertempat di Gedung Baruga Telkomsel Jl. AP.Pettarani no. 3 Kota Makassar, buku ini akan menceritakan kondisi perpustakaan sekolah saat ini, dan bagaimana solusinya. Tidak hanya itu, pembaca juga akan tahu bagaimana memulai dari mendirikan perpustakaan dari nol dan kegiatan-kegiatan kreatif menghidupkan perpustakaan.

Rangkaian acara dimulai dengan Pengukuhan dan pelantikan Pengurus IPI Prov Sulawesi Selatan. Dan diberikan ceramah ilmiah tentang "Eksistensi Kepustakawanan Indonesia" oleh Bapak H.T. Syamsul Bahri,S.H.,M.Si, ketua IPI Pusat.

Selanjutnya acara bedah buku dimulai dengan pemaparan isi buku oleh Suherman, M.Si yang merupakan alumnus Ilmu Perpustakaan Universitas Padjadjaran. Menurut beliau di dalam pendidikan, Perpustakaan menjadi "jantung" sekolah. Sebagaimana fungsi jantung dalam tubuh, Perpustakaan sangat menentukan sehat tidaknya sistem pendidikan sekolah. Apabila jantung tidak berfungsi, akan mengakibatkan kelumpuhan, dan apabila sekolah tidak memiliki perpustakaan, sama seperti tubuh yang tidak memiliki jantung alias tidak memiliki daya hidup.

Kang Herman, begitu sapaan akrabnya, beliau menyatakan bahwa perpustakaan memiliki peranan yang signifikan untuk mendukung gemar membaca dan meningkatkan literasi informasi, juga untuk mengembangkan siswa supaya dapat belajar secara independen.

Salah satu hasil penelitian literasi di tingkat internasional menyimpulkan dalam sebuah kalimat: Menemukan cara untuk mengajak siswa membaca merupakan suatu jalan yang sangat efektif untuk perubahan sosial.

Luar biasa antusias peserta yang mengikuti acara bedah buku ini, mereka tidak mau kalah untuk membedah buku tersebut dengan cara memborong buku "Perpustakaan sebagai Jantung Sekolah" yang sebagian besar materinya berdasarkan Buku Pedoman Perpustakaan Sekolah yang diterbitkan oleh IFLA (The International Federation of Library Associations).

[Dicki] Sumber: YPPI

Last Updated on Saturday, 06 December 2014 22:02
 
E-mail

PELAYANAN PRIMA DI PERPUSTAKAAN UNIVERSITAS AIRLANGGA

 

Pelatihan di UNAIR

 

"Pustakawan adalah bidan-bidan peradaban dunia". Demikian yang dikatakan oleh Suherman, Pustakawan Terbaik Tingkat Asia Tenggara. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Suherman dalam acara pelatihan pelayanan prima di Perpustakaan Universitas Airlangga. Menurut Suherman, Pustakawan mempunyai andil yang besar untuk "melahirkan" tokoh-tokoh yang akan menjadi pelopor peradaban dunia melalui budaya baca.

Demi meningkatkan kualitas layanan yang diberikan untuk pengguna, seluruh staf Perpustakaan Universitas Airlangga mengikuti kegiatan pelatihan pelayanan prima. Secara bergantian, staf perpustakaan yang tersebar di tiga kampus pada hari Selasa 28 Mei dan Rabu 29 Mei berkumpul di perpustakaan kampus B tepatnya di ruang Parlinah Moedjono lantai 3. Dalam pelatihan ini sengaja dibagi menjadi dua kelompok selama dua hari sehingga layanan tetap dibuka.

Suherman memang sengaja diundang oleh manajemen perpustakaan untuk memberikan materi pada seluruh staf perpustakaan Unair agar dapat meningkatkan kualitas pelayanan pada pengguna. Menurut Suherman untuk menjadi seorang pustakawan yang sukses, maka harus memiliki Mimpi - Pengetahuan - Tekad. Dengan gaya khas orang Sunda, Pustakawan yang telah "melahirkan" banyak buku tersebut memberikan materi dengan disertai guyonan dan joke-joke segar agar peserta tidak merasa bosan.

Harapan setelah diadakannya pelatihan pelayanan prima ini adalah Pustakawan Perpustakaan Unair semakin termotivasi untuk memberikan pelayanan yang terbaik dan semakin berkualitas pada pengguna, serta dapat menunjukkan prestasi terbaiknya. Karena salah satu cara agar profesi pustawakan tidak dipandang sebelah mata adalah dengan mengubah diri kita sendiri dengan melakukan hal terbaik untuk profesi pustakawan dengan membekali diri dengan Mimpi-Pengetahuan-Tekad.

[Siti Muzaroh] Sumber: UNAIR

Last Updated on Saturday, 06 December 2014 22:37
 
E-mail
Masyarakat Literasi Indonesia (MLI) menyelenggarakan Pelatihan Analisis Media
dengan tema“Optimalisasi Kinerja dan Angka Kredit untuk Humas dan Pustakawan dengan Analisis Media


Hari/tanggal : Rabu-Jum’at, 11-13 Juni 2014
Pukul : 08.00 – Selesai
Tempat : Dago Highland Resort, Hotel Bintang 3 di Bandung
Peserta : 50 orang dari Humas dan Pustakawan Se-Indonesia
Last Updated on Thursday, 04 December 2014 18:56
 
E-mail

Seminar dan Workshop Literasi Nasional yang dilaksanakan oleh Masyarakat Literasi Indonesia dengan dukungan program Book Fos Asia dari The Asia Foundation sudah dilaksanakan pada tanggal 15 Mei 2013 bertempat di Aula Sukahati, Bandung. Lokasi di area Bandung Timur ini terkesan "jalan-jalan ke ujung Bandung", sebuah kesan yang memang unik bagi para peserta yang berasal dari Perpustakaan Perguruan Tinggi, Perpustakaan Umum Daerah, Perpustakaan Lembaga Kementerian dan Perpustakaan Swadaya Maasyarakat terutama bagi para peserta yang lebih mengenal pusat Kota Bandung dengan ikon Gedung Satenya. Namun, dengan pengenalan wilayah Bandung Timur, khususnya di Resto-Hotel Sukahati di Cipacing yang pernah mendapat penghargaan Presiden RI, tentunya semangat para peserta semakin meningkat untuk saling belajar meski harus menempuh jarak yang jauh.

sukahati1

Hadir dalam Seminar Nasional Literasi sebagai panelis adalah Dr. H. Muhammad Anwar (Ketua Forum Perpustakaan Umum Wil. Jawa Barat) dan Pak Agus Sutoyo (Humas Perpustakaan Nasional Republik Indonesia) yang dipandu oleh Kang Herman, moderator dari Masyarakat Literasi Indonesia. Pembahasan seputar peran perpustakaan sebagai agen perubahan di masyarakat disampaikan oleh Pak Anwar dengan gayanya yang khas, sesekali diselingi humor. Demikian pula ketika Pak Agus menyampaikan presentasinya dengan sangat menarik terkait peran perpustakaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan membangun budaya gemar membaca di kalangan masyarakat.

Ketika sesi tanya-jawab dibuka dan begitu banyak penanya dari peserta kepada para narasumber, Alhamdulillah, Pak Agus dan Kang Herman memberikan hadiah kejutan bagi para penanya berupa CD film perpustakaan dan buku-buku bagus.

Para peserta yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia hadir di Bandung dengan aneka ragam harapan dan peran serta yang umumnya sangat antusias untuk merancang visi bersama dalam menjadikan perpustakaan sebagai agen perubahan masyarakat yang bisa mengangkat derajat kualitas hidup sehat, cerdas dan sejahtera melalui lembaga perpustakaan yang mereka kelola.

sukahati2

 

Last Updated on Thursday, 22 May 2014 12:47
 
  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  Next 
  •  End 
  • »


Page 1 of 3

Balai Pustaka

1. Di Bawah Lindungan
2. Siti Nurbaya

Selamat Datang Sahabat ^_^
Dapatkan Segera Buku PUSTAKAWAN 1/2 GILA

Kemiskinan

Literasi Sains & Teknologi

Artikel Pilihan


The Inspirational Librarian



Get the Flash Player to see this player.

time2online Joomla Extensions: Simple Video Flash Player Module

Statistik Anggota

  • Total Anggota 1,875
  • Sedang Online 16
  • Anggota Terakhir acyclovir medication cost

Statistik Pengunjung

mod_vvisit_counterTotal9028232
DSCF8790.jpg

Kalender & Agenda

December 2016
S M T W T F S
27 28 29 30 1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Contoh Proposal

Contoh Proposal

Google+ Facebook Twitter mail SC